Vine Hadir Kembali dengan Nama Baru, Anti Konten AI

Cesar Uji Tawakal

Senin, 17 November 2025 | 12:43 WIB
Vine Hadir Kembali dengan Nama Baru, Anti Konten AI
Vine kini “hidup kembali” dalam wujud baru berupa aplikasi bernama diVine. (diVine)

Suara.com - Aplikasi video enam detik yang pernah merajai internet, Vine, kini "hidup kembali" dalam wujud baru bernama diVine. Proyek ini hadir berkat dukungan pendanaan dari Jack Dorsey, salah satu pendiri Twitter, dan menawarkan sesuatu yang tak lagi umum di platform media sosial masa kini: konten yang benar-benar dibuat manusia. Bukan hasil AI.

Mengutip TechCrunch (12/11/2025), DiVine resmi diperkenalkan sebagai aplikasi baru yang menghadirkan kembali sekitar 100.000 video Vine lama yang berhasil dipulihkan dari arsip cadangan sebelum layanan tersebut ditutup pada 2016.

Arsip itu awalnya diselamatkan oleh Archive Team, komunitas pegiat internet yang kerap menyelamatkan situs-situs yang terancam hilang. Namun video Vine yang tersimpan ternyata berupa berkas biner raksasa berukuran puluhan giga byte, tidak praktis untuk ditonton begitu saja.

Hal inilah yang kemudian mendorong Evan "Rabble" Henshaw-Plath, mantan karyawan awal Twitter yang kini terlibat dalam organisasi non profit Dorsey, “And Other Stuff", untuk mencoba membangkitkan Vine versi baru.

Ia menghabiskan berbulan-bulan menulis skrip big data, mempelajari struktur berkas, hingga akhirnya berhasil mengekstrak kembali ribuan video, termasuk data pengguna lama dan jejak interaksi seperti jumlah tayangan serta sebagian komentar asli.

Meski tidak semua konten berhasil diselamatkan, Rabble menyebut aplikasi ini memuat hingga 200.000 video dari sekitar 60.000 kreator—sebagian besar merupakan video yang paling populer di masa kejayaannya.

Tujuan diVine bukan sekadar nostalgia. Pengguna nantinya bisa membuat profil baru dan mengunggah video Vine versi modern. Namun ada aturan baru yang tegas: konten berbasis AI tidak diperbolehkan. Aplikasi akan menandai konten yang dicurigai menggunakan AI dan mencegahnya diposting.

Kebijakan ini menjadi penegasan bahwa diVine ingin menjadi ruang bagi kreativitas manusia di tengah maraknya video yang dihasilkan mesin. Untuk memverifikasi video benar-benar direkam oleh manusia, diVine bekerja sama dengan Guardian Project, organisasi yang memiliki teknologi untuk memastikan keaslian rekaman smartphone.

Kreator Vine lama yang karyanya disertakan dalam arsip tetap memiliki hak cipta penuh. Mereka dapat meminta video mereka dihapus melalui DMCA takedown jika tidak ingin kontennya muncul di diVine. Sebaliknya, mereka juga bisa mengambil alih akun Vine mereka dengan membuktikan kepemilikan akun media sosial yang dulu dicantumkan di profil Vine.

baca juga

Setelah verifikasi selesai, mereka dapat mengunggah video baru atau menambahkan konten lama yang belum berhasil dipulihkan oleh tim diVine.

Satu hal yang membuat diVine berbeda dari platform masa kini adalah fondasi teknologinya. Aplikasi ini dibangun di atas Nostr, protokol terdesentralisasi yang memungkinkan siapapun membuat aplikasi dan server sendiri tanpa campur tangan perusahaan besar.

Mengutip dari TechCrunch (12/11/2025), Dorsey menyebut pendekatan ini sebagai upaya membuka kembali ruang eksperimentasi: dunia yang tidak bergantung pada modal besar, model bisnis eksploitatif, atau kendali penuh perusahaan raksasa.

Ia menegaskan bahwa teknologi semacam ini memberi pengembang dan komunitas kebebasan menciptakan ekosistem sosial baru yang tidak bisa dimatikan hanya karena keputusan pemilik korporasi.

Peluncuran awal diVine langsung menarik perhatian publik. Dalam empat jam pertama, lebih dari 10.000 orang ikut serta dalam program uji coba. Aplikasi ini tersedia di Android, tetapi masih kesulitan masuk App Store karena proses peninjauan Apple yang berulang kali menolak aplikasi tersebut.

Rabble menyebut pengalaman itu sebagai “frustrasi klasik dalam ekosistem Apple,” namun ia tetap optimistis aplikasi ini akan menemukan jalannya ke lebih banyak perangkat.

Kembalinya Vine ke internet bukan hanya tentang platform video singkat. Bagi banyak orang, ini adalah bentuk kerinduan pada era media sosial yang lebih sederhana—ketika algoritma tidak membanjiri lini masa dan kreativitas masih terasa otentik.

Rabble menilai bahwa meski konten AI sangat populer, banyak pengguna sebenarnya menginginkan ruang sosial yang memberi mereka kendali penuh atas pengalaman daring mereka.

Menurutnya, nostalgia terhadap era awal Web 2.0, masa blog, podcast awal, dan komunitas online yang hangat masih kuat hingga sekarang.

Meski demikian, tantangan masih menanti. Elon Musk, pemilik X (sebelumnya Twitter), telah menyatakan rencana untuk mengembalikan arsip Vine sejak Agustus lalu.

Jika ia memutuskan untuk menjadikan proyek itu prioritas, kemungkinan persaingan atau konflik terhadap diVine bisa muncul kapan saja.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sertifikat Tanah Ganda Paling Banyak Keluaran 1961 Hingga 1997, Apa Solusinya?

Sertifikat Tanah Ganda Paling Banyak Keluaran 1961 Hingga 1997, Apa Solusinya?

Bisnis | Minggu, 16 November 2025 | 19:02 WIB

Suara Penumpang Menentukan: Ajang Perdana Penghargaan untuk Operator Bus Tanah Air

Suara Penumpang Menentukan: Ajang Perdana Penghargaan untuk Operator Bus Tanah Air

Bisnis | Sabtu, 15 November 2025 | 17:15 WIB

Kompetisi Trading Akhir Tahun 2025: Hadiah Ratusan Juta untuk Para Trader Crypto

Kompetisi Trading Akhir Tahun 2025: Hadiah Ratusan Juta untuk Para Trader Crypto

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 19:15 WIB

Google Siap Hukum Aplikasi Android yang Boros Baterai

Google Siap Hukum Aplikasi Android yang Boros Baterai

Tekno | Kamis, 13 November 2025 | 15:03 WIB

WhatsApp Siapkan Fitur Message Request: Privasi Pengguna Makin Terlindungi

WhatsApp Siapkan Fitur Message Request: Privasi Pengguna Makin Terlindungi

Tekno | Rabu, 12 November 2025 | 20:16 WIB

Beraksi Siang Bolong! Jambret Bersenjata di Bekasi Gagal Rampas Rp450 Juta Usai Kepergok Warga

Beraksi Siang Bolong! Jambret Bersenjata di Bekasi Gagal Rampas Rp450 Juta Usai Kepergok Warga

News | Selasa, 11 November 2025 | 15:58 WIB

Terkini

Oversupply Nikel Makin Parah, Pemerintah Siapkan Moratorium Industri Setengah Jadi

Oversupply Nikel Makin Parah, Pemerintah Siapkan Moratorium Industri Setengah Jadi

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Bamsoet Tegaskan Hasil Pilpres 2024 Tetap Sah Usai Putusan MK soal Gibran

Bamsoet Tegaskan Hasil Pilpres 2024 Tetap Sah Usai Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Arti Mimpi Digigit Ular di Tangan Kanan Menurut Primbon, Pertanda Apa?

Arti Mimpi Digigit Ular di Tangan Kanan Menurut Primbon, Pertanda Apa?

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:03 WIB

MK Tak Temukan Bukti Pendidikan yang Memadai, Mengapa KPU Bisa Meloloskan Gibran?

MK Tak Temukan Bukti Pendidikan yang Memadai, Mengapa KPU Bisa Meloloskan Gibran?

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Dari Gang Sempit di Duren Sawit, Warga Malaka Jaya Bangun Sistem Lingkungan Mandiri

Dari Gang Sempit di Duren Sawit, Warga Malaka Jaya Bangun Sistem Lingkungan Mandiri

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Kabar Baik Buat Peternak, Ada Wacana Pemberian Subsidi Pakan Ternak

Kabar Baik Buat Peternak, Ada Wacana Pemberian Subsidi Pakan Ternak

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:00 WIB

BBM Pertalite Sempat Langka di Bali, Gimana Nasibnya Sekarang?

BBM Pertalite Sempat Langka di Bali, Gimana Nasibnya Sekarang?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Jerat "Child Grooming" Makin Berbahaya, Orang Tua Harus Menyelamatkan Anak

Jerat "Child Grooming" Makin Berbahaya, Orang Tua Harus Menyelamatkan Anak

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:50 WIB

BRI Bagikan Cashback Rp4,5 Juta Pembelian iPhone 18 Pro di Lazada, Ini Triknya

BRI Bagikan Cashback Rp4,5 Juta Pembelian iPhone 18 Pro di Lazada, Ini Triknya

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Redam Gejolak Pedagang, Pasar Jaya Buka Keran Cicilan Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro

Redam Gejolak Pedagang, Pasar Jaya Buka Keran Cicilan Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:42 WIB

×