Google Siap Hukum Aplikasi Android yang Boros Baterai

Ruth Meliana | Suara.com

Kamis, 13 November 2025 | 15:03 WIB
Google Siap Hukum Aplikasi Android yang Boros Baterai
Logo Google Play Store. [Google]

Suara.com - Google kembali mengambil langkah serius untuk mengatasi keluhan klasik para pengguna Android: baterai cepat habis. Mereka berencana menjatuhkan sanksi kepada aplikasi yang terlalu banyak menguras daya ponsel, dengan menerapkan sistem pemantauan baru di Google Play Store.

Langkah ini diambil setelah baterai pendek dan penggunaan daya berlebih menjadi dua masalah paling umum pada ponsel pintar modern. Dalam kebijakan terbaru, mengutip TechSpot (12/11/2025), Google menegaskan bahwa kini tanggung jawab efisiensi energi akan lebih besar di tangan para pengembang aplikasi.

Google mendorong pengembang untuk meningkatkan efisiensi daya aplikasi mereka. Mulai tahun depan, perusahaan akan menggunakan metrik baru untuk memantau seberapa besar konsumsi daya setiap aplikasi. Jika suatu aplikasi dianggap terlalu boros tanpa alasan yang jelas, aplikasi tersebut akan kehilangan visibilitas di Play Store, artinya tidak lagi muncul dalam fitur rekomendasi atau hasil pencarian utama.

Selain itu, pengguna juga akan melihat peringatan langsung di Play Store bahwa aplikasi tertentu memiliki “aktivitas latar belakang berlebih” dan dapat menguras baterai perangkat.

Kebijakan ini didukung oleh sistem pelacakan baru bernama Excessive Partial Wake Locks (EPWL), yang dikembangkan bersama Samsung. Fitur ini memantau saat aplikasi mencegah perangkat masuk ke mode tidur (sleep mode).

Dalam kondisi normal, aplikasi yang berjalan di latar belakang seharusnya menyelesaikan tugasnya tanpa terus-menerus membangunkan sistem. Namun, beberapa aplikasi ternyata menjaga sistem tetap aktif lebih lama dari yang seharusnya, yang membuat baterai cepat terkuras.

Google dan Samsung telah menguji serta menyempurnakan algoritma EPWL selama beberapa bulan terakhir agar lebih akurat dalam mencerminkan penggunaan dunia nyata. Batasan yang ditetapkan pun cukup ketat: aplikasi yang memicu EPWL lebih dari dua jam kumulatif dalam 24 jam, di lebih dari 5 persen sesi pengguna dalam 28 hari terakhir, akan dianggap melanggar batas.

Google menyatakan bahwa kebijakan baru ini akan mulai diterapkan pada 1 Maret 2026. Nantinya, pengembang akan mendapat pemberitahuan melalui Android Vitals dashboard jika aplikasi mereka termasuk kategori bermasalah. Mereka diberi waktu untuk memperbaiki masalah tersebut sebelum aplikasi terkena penalti.

EPWL kini menjadi bagian dari serangkaian metrik kualitas yang wajib diperhatikan pengembang untuk menjaga visibilitas di Google Play. Metrik lainnya meliputi tingkat crash aplikasi, tingkat ANR (Application Not Responding), serta konsumsi daya yang berlebihan.

Google memahami bahwa memperbaiki performa aplikasi tidak selalu mudah. Banyak pengembang mengalami kesulitan dalam menemukan penyebab pasti aplikasi mereka boros daya. Namun, dengan hadirnya metrik EPWL, diharapkan proses identifikasi penyebab konsumsi daya berlebih akan menjadi lebih mudah dan cepat.

Langkah ini juga menjadi bentuk antisipasi terhadap meningkatnya keluhan pengguna mengenai performa baterai, terutama setelah insiden baterai panas dan cepat habis pada lini ponsel Pixel beberapa waktu lalu. Upaya pembaruan firmware yang dilakukan Google sebelumnya dianggap belum sepenuhnya mengatasi masalah tersebut.

Dengan kebijakan baru ini, Google berharap dapat menciptakan ekosistem Android yang lebih ramah baterai dan berkelanjutan. Perusahaan ingin memastikan pengguna tidak perlu terus-menerus mengisi daya atau menghadapi ponsel panas akibat aplikasi yang tidak efisien.

Bagi pengguna, perubahan ini bisa jadi kabar baik karena mereka akan lebih mudah mengenali aplikasi yang aman digunakan tanpa takut baterai cepat terkuras. Sedangkan bagi pengembang, kebijakan ini menjadi dorongan untuk membuat aplikasi yang lebih ringan, efisien, dan bertanggung jawab terhadap konsumsi daya perangkat.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kelebihan dan Kekurangan POCO C85: HP Murah Rp 1 Jutaan dengan Baterai 6.000 mAh

5 Kelebihan dan Kekurangan POCO C85: HP Murah Rp 1 Jutaan dengan Baterai 6.000 mAh

Tekno | Kamis, 13 November 2025 | 12:34 WIB

Google Doodle Hari Ayah 2025, Simbol Cinta dan Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak

Google Doodle Hari Ayah 2025, Simbol Cinta dan Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Rabu, 12 November 2025 | 10:34 WIB

Pertumbuhan Mobil Listrik Melambat, Toyota Maju-Mundur Soal Rencana Bikin Pabrik Baterai

Pertumbuhan Mobil Listrik Melambat, Toyota Maju-Mundur Soal Rencana Bikin Pabrik Baterai

Otomotif | Selasa, 11 November 2025 | 20:22 WIB

Terkini

Xiaomi 17 Max Siap Menggila! Bawa Baterai 8.000mAh, Kamera Leica 200MP dan Snapdragon Terbaru

Xiaomi 17 Max Siap Menggila! Bawa Baterai 8.000mAh, Kamera Leica 200MP dan Snapdragon Terbaru

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:59 WIB

Fakta Mengejutkan! Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judol, Menkomdigi Beri Peringatan

Fakta Mengejutkan! Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judol, Menkomdigi Beri Peringatan

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:39 WIB

5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian

5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:30 WIB

Harga MacBook Neo Resmi di Indonesia, Pre-Order Dibuka Hari Ini

Harga MacBook Neo Resmi di Indonesia, Pre-Order Dibuka Hari Ini

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:12 WIB

TSMC Prediksi Industri Chip Global Tembus Rp24 Kuadriliun pada 2030, AI Jadi Mesin Utama Pertumbuhan

TSMC Prediksi Industri Chip Global Tembus Rp24 Kuadriliun pada 2030, AI Jadi Mesin Utama Pertumbuhan

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:51 WIB

Pre-Order MacBook Neo Resmi Dibuka, Ini Jadwal PO dan Bonus Menarik dari Reseller Apple di Indonesia

Pre-Order MacBook Neo Resmi Dibuka, Ini Jadwal PO dan Bonus Menarik dari Reseller Apple di Indonesia

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:37 WIB

Biwin Pamer SSD PCIe Gen5 Super Kencang di COMPUTEX 2026, Kecepatan Tembus 14.000 MB/s

Biwin Pamer SSD PCIe Gen5 Super Kencang di COMPUTEX 2026, Kecepatan Tembus 14.000 MB/s

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:22 WIB

Dell Rilis Laptop Gaming Alienware 15 Terjangkau, Pakai RTX 5060 dan Desain Lebih Ringkas

Dell Rilis Laptop Gaming Alienware 15 Terjangkau, Pakai RTX 5060 dan Desain Lebih Ringkas

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:29 WIB

3 HP Baru Xiaomi Segera Rilis, Bawa Kamera Leica dan Baterai Jumbo

3 HP Baru Xiaomi Segera Rilis, Bawa Kamera Leica dan Baterai Jumbo

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:24 WIB

55 Kode Redeem FF Max Terbaru 15 Mei 2026: Klaim Sky Effect, Incubator, dan Skin Eclipse

55 Kode Redeem FF Max Terbaru 15 Mei 2026: Klaim Sky Effect, Incubator, dan Skin Eclipse

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:22 WIB