Prediksi Cuaca Hari Ini 20 November, BMKG: Waspada Hujan & Angin di Berbagai Wilayah Indonesia

Rifan Aditya

Kamis, 20 November 2025 | 10:38 WIB
Prediksi Cuaca Hari Ini 20 November, BMKG: Waspada Hujan & Angin di Berbagai Wilayah Indonesia
Prediksi Cuaca Hari Ini 20 November, BMKG: Waspada Hujan & Angin di Berbagai Wilayah Indonesia (Jakarta Addicted/Unsplash)
baca 10 detik
  • Prediksi cuaca hari ini, 20 November 2025, menunjukkan potensi hujan dengan intensitas bervariasi di seluruh Indonesia.
  • BMKG mengimbau masyarakat di Jawa Barat, Jakarta, dan Jawa Timur untuk waspada terhadap hujan lebat, angin kencang, dan potensi cuaca ekstrem lainnya.
  • Kesiapsiagaan dan pemantauan informasi rutin sangat disarankan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak yang ditimbulkan oleh kondisi cuaca ini.

Sementara itu, Jakarta Selatan mendapatkan peringatan khusus untuk potensi hujan yang disertai petir. Masyarakat di area ini diimbau untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan.

Di Jakarta Barat, cuaca diperkirakan akan tetap berawan sepanjang hari. Tingkat kelembapan udara di seluruh Jakarta diperkirakan berada di rentang 70 hingga 91 persen.

Warga yang memiliki mobilitas tinggi di kawasan Jakarta dan sekitarnya dianjurkan untuk selalu menyediakan perlengkapan hujan. Perencanaan perjalanan yang matang dapat membantu menghindari hambatan akibat cuaca.

Bergeser ke timur, Provinsi Jawa Timur juga menunjukkan tren cuaca serupa. BMKG memprediksi sebagian besar kota dan kabupaten di wilayah ini akan diguyur hujan ringan.

Beberapa kota besar seperti Surabaya, Malang, dan Kediri diperkirakan akan mengalami hujan ringan. Suhu rata-rata di wilayah ini berkisar antara 21 hingga 31 derajat Celsius.

Di Kota Surabaya, hujan ringan diperkirakan terjadi dengan suhu antara 25 hingga 30 derajat Celsius. Kelembapan udaranya diprediksi mencapai 73 hingga 94 persen.

Sementara itu, di Kota Malang yang merupakan dataran tinggi, hujan ringan juga diprediksi turun. Suhu di kota ini akan lebih sejuk, berkisar antara 21 hingga 27 derajat Celsius.

Daerah lain seperti Pacitan, Ponorogo, dan Tulungagung juga diprakirakan akan mengalami hujan ringan. Informasi detail ini sangat bermanfaat bagi sektor pertanian dan perikanan setempat.

Prakiraan cuaca ini, menurut BMKG, sangat bermanfaat untuk berbagai aktivitas, termasuk kegiatan rumah tangga. Merencanakan jadwal mencuci dan menjemur pakaian menjadi lebih mudah dengan panduan cuaca.

baca juga

Kondisi cuaca di bulan November ini sejalan dengan prediksi BMKG mengenai puncak musim hujan. Indonesia secara umum telah memasuki periode dengan curah hujan yang lebih tinggi.

Faktor lain yang memperkuat intensitas hujan di wilayah barat Indonesia adalah indeks Dipole Mode (DMI) yang negatif. Fenomena ini mendukung suplai uap air dari Samudra Hindia.

Masyarakat diimbau untuk tidak hanya waspada, tetapi juga proaktif dalam mencari informasi. Aplikasi InfoBMKG dan situs web resmi BMKG menjadi sumber yang paling akurat dan tepercaya.

Dampak potensial dari cuaca ekstrem ini mencakup berbagai aspek. Genangan air atau banjir lokal adalah salah satu risiko utama di daerah perkotaan dengan drainase yang kurang optimal.

Selain itu, angin kencang dapat menyebabkan pohon tumbang yang berisiko mengganggu lalu lintas dan jaringan listrik. Aktivitas di luar ruangan seperti proyek konstruksi atau pertanian juga bisa terganggu.

Oleh karena itu, persiapan preventif menjadi sangat penting. Menyediakan perlengkapan darurat seperti payung, jas hujan, dan pelindung alat elektronik adalah langkah sederhana yang bijaksana.

Menghindari area terbuka saat terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir adalah langkah keamanan dasar. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama.

Dengan memahami dan merespons informasi prakiraan cuaca secara tepat, masyarakat dapat beradaptasi lebih baik. Mitigasi risiko bencana dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.

Pada akhirnya, informasi cuaca bukan hanya sekadar data, melainkan alat penting untuk perencanaan dan keselamatan. Kesadaran kolektif untuk selalu waspada akan sangat membantu dalam menghadapi dinamika cuaca yang tidak menentu.

Tabel Ringkasan Prediksi Cuaca di Beberapa Kota Besar (20 November 2025)

KotaPrediksi CuacaSuhu (°C)Kelembapan (%)
Jakarta PusatHujan Ringan25-3072-89
Jakarta SelatanHujan Petir24-3070-91
Bandung (Jawa Barat)Hujan Sedang-Lebat20-2875-95
Surabaya (Jawa Timur)Hujan Ringan25-3073-94
Malang (Jawa Timur)Hujan Ringan21-2766-96

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Gunung Semeru Terkini Kamis Pagi, Status Darurat Tertinggi

7 Fakta Gunung Semeru Terkini Kamis Pagi, Status Darurat Tertinggi

News | Kamis, 20 November 2025 | 10:08 WIB

Jejak Erupsi Gunung Semeru Sejak 1818, Letusan Terbaru Tahan 178 Pendaki di Ranu Kumbolo

Jejak Erupsi Gunung Semeru Sejak 1818, Letusan Terbaru Tahan 178 Pendaki di Ranu Kumbolo

Lifestyle | Kamis, 20 November 2025 | 10:11 WIB

Pakar Ungkap Tantangan Transisi Energi Indonesia, Masih Tersendat Ketergantungan Fosil

Pakar Ungkap Tantangan Transisi Energi Indonesia, Masih Tersendat Ketergantungan Fosil

Your Say | Kamis, 20 November 2025 | 08:58 WIB

Terkini

Rekening Warga Pati yang Sempat Diblokir telah Pulih, Transaksi Kembali Normal

Rekening Warga Pati yang Sempat Diblokir telah Pulih, Transaksi Kembali Normal

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Masa Sulit Berakhir, 4 Shio Ini Siap Sambut Peruntungan Baru pada 27 Agustus 2026

Masa Sulit Berakhir, 4 Shio Ini Siap Sambut Peruntungan Baru pada 27 Agustus 2026

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Nilai Strategis Selat Hormuz Semakin Terkikis, Iran di Ujung Tanduk

Nilai Strategis Selat Hormuz Semakin Terkikis, Iran di Ujung Tanduk

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

×