Rover NASA Temukan Batu Misterius di Mars, Diduga Berasal dari Luar Planet

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 20 November 2025 | 18:56 WIB
Rover NASA Temukan Batu Misterius di Mars, Diduga Berasal dari Luar Planet
Phippsaksla, batu misterius yang ditemukan Perseverance milik NASA di Mars (NASA)

Suara.com - Penjelajah Mars milik NASA, Perseverance, kembali menemukan sesuatu yang menarik perhatian para ilmuwan. Setelah lebih dari lima tahun menjelajahi kawah Jezero, rover tersebut mendeteksi sebuah batu dengan bentuk dan komposisi yang tidak biasa.

Temuan ini membuat para peneliti menduga bahwa batu tersebut kemungkinan bukan berasal dari Mars, melainkan meteor yang pernah jatuh di permukaan planet merah.

Mengutip dari Science Alert (18/11/2025), batu selebar 80 sentimeter itu ditemukan di wilayah Vernodden dan diberi nama Phippsaksla. NASA merilis dua foto terbaru yang memperlihatkan batu tersebut dari dekat dan dari jarak yang sedikit lebih jauh.

Dalam foto itu, Phippsaksla tampak lebih menonjol dibanding batu-batu lain di sekitarnya, baik dari segi ukuran maupun bentuknya yang terlihat seolah terukir secara alami.

Menurut tim ilmuwan NASA, hal yang paling menarik dari Phippsaksla adalah kandungan kimianya. Melalui instrumen laser dan spektrometer SuperCam milik Perseverance, batu tersebut diketahui memiliki konsentrasi tinggi unsur besi dan nikel.

Komposisi semacam ini umumnya ditemukan pada meteorit logam—jenis meteorit yang jauh lebih langka dibanding meteorit batuan.

Meteorit besi-nikel berasal dari inti asteroid besar yang terbentuk pada masa awal tata surya. Pada saat itu, mineral berat seperti besi tenggelam ke pusat asteroid yang sedang memanas dan kemudian mengeras seiring berjalannya waktu. Jika pecahan dari inti tersebut terlepas dan melayang di ruang angkasa, mereka dapat jatuh ke berbagai planet—termasuk Mars.

Menurut laporan Science Alert (18/11/2025), ilmuwan NASA pertama kali memperhatikan Phippsaksla karena bentuknya yang tampak berbeda.

Batu itu lebih besar, lebih tinggi, dan terlihat memiliki permukaan yang lebih halus dibanding batu di sekitarnya. Perseverance kemudian mengambil foto menggunakan kamera Mastcam-Z sebelum melakukan analisis lebih lanjut.

baca juga

Meski tampak seperti tamu dari luar planet, keberadaan meteorit logam di Mars bukan hal yang benar-benar mengejutkan. Meteorit jenis ini telah ditemukan di beberapa lokasi lain di planet tersebut oleh misi rover sebelumnya.

Yang membuat temuan ini spesial adalah kenyataan bahwa Perseverance belum pernah menemukan meteorit logam hingga saat ini, sehingga Phippsaksla menjadi penemuan pertama dari jenisnya bagi rover tersebut.

Jika analisis lanjutan mengonfirmasi dugaan bahwa batu itu memang meteorit, maka Phippsaksla dapat menjadi petunjuk baru tentang sejarah Mars dan bagaimana permukaan planet ini diperkaya oleh material dari luar angkasa.

Perseverance sendiri memiliki alat bor untuk mengambil sampel batuan, sehingga para ilmuwan berpeluang mengumpulkan bagian dari Phippsaksla untuk penelitian lebih mendalam.

Namun, membawa sampel itu kembali ke Bumi bukan perkara mudah. Perseverance tidak dirancang untuk melakukan pengiriman sampel pulang-pergi.

Sampel yang dikumpulkan hanya bisa dikemas dan disimpan—menunggu misi masa depan yang akan mengambil dan membawanya pulang ke Bumi.

Sejak mendarat pada Februari 2021, rover ini telah menyelesaikan berbagai misi penting. Perseverance telah menelusuri sisa danau purba, menemukan berbagai batuan unik, hingga mengidentifikasi tanda-tanda yang menunjukkan kemungkinan adanya kehidupan kuno di Mars.

Dengan alat canggih yang menempel di tubuhnya, rover ini juga memberikan gambaran detail tentang permukaan Mars yang tidak mungkin diperoleh hanya dari pengamatan teleskop di Bumi.

Tidak hanya itu, Perseverance memegang rekor sebagai kendaraan dengan jarak tempuh terjauh di planet lain. Tanpa tanggal akhir misi yang pasti, rover ini kemungkinan masih akan terus “berkelana” dan menemukan lebih banyak hal menarik dari planet merah.

Temuan Phippsaksla menambah daftar panjang penemuan Perseverance yang mengungkap sejarah geologi dan potensi aktivitas masa lalu di Mars.

Para ilmuwan berharap batu misterius itu dapat membantu memahami bagaimana Mars mengalami tumbukan benda-benda luar angkasa selama miliaran tahun dan bagaimana tumbukan tersebut mempengaruhi evolusi planet tersebut.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

24 Tahun Berlalu, Begini Kondisi Terbaru Rumah Tao Ming Tse Meteor Garden

24 Tahun Berlalu, Begini Kondisi Terbaru Rumah Tao Ming Tse Meteor Garden

Entertainment | Rabu, 19 November 2025 | 21:45 WIB

Pertamina Blokir 394.000 Nomor Kendaraan, Tak Bisa Lagi Beli Pertalite dan Solar Subsidi

Pertamina Blokir 394.000 Nomor Kendaraan, Tak Bisa Lagi Beli Pertalite dan Solar Subsidi

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 18:28 WIB

Blue Origin Sukses Luncurkan Misi Mars, Gendong 2 Wahana Antariksa NASA

Blue Origin Sukses Luncurkan Misi Mars, Gendong 2 Wahana Antariksa NASA

Lifestyle | Sabtu, 15 November 2025 | 14:03 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×