-
Kirin 9030 Pro hadir dengan peningkatan efisiensi CPU-GPU, meski tetap di bawah Snapdragon 8 Elite Gen 5.
-
Huawei Mate X7 menawarkan layar LTPO 120 Hz, baterai besar, dan desain lipat premium dengan ketahanan tinggi.
-
Mate X7 mengandalkan kamera XMAGE generasi terbaru dengan konfigurasi tiga kamera berkemampuan zoom hingga 100x.
Suara.com - Setelah berbagai teaser, HP lipat Huawei Mate X7 akhirnya debut di China dengan mengusung chipset Kirin 9030 Pro. Tentu penggemar gadget cukup penasaran mengenai performa chipset flagship Kirin anyar tersebut.
Sebagai referensi, Huawei masuk dalam daftar hitam pemerintah AS karena diklaim berdampak pada keamanan nasional.
Itu membuat Huawei tidak dapat memperoleh akses teknologi chip milik Qualcomm dan Intel.
Huawei sekarang bermitra dengan produsen chip SMIC yang juga masuk daftar hitam AS.
Leaker populer Digital Chat Station baru-baru ini mengunggah tangkapan layar mengenai Kirin 9030 dan 9030 Pro di Weibo.
Satu-satunya perbedaan antara Kirin 9030 dan 9030 Pro terletak pada arsitektur CPU-nya. Kirin 9030 memiliki 9 inti + 12 thread, sementara Kirin 9030 Pro memiliki 9 inti dan 14 thread.

Mengutip Huawei Central, detail benchmark Kirin 9030 bocor hanya beberapa jam sebelum acara peluncuran Mate X7.
Berdasarkan detail, chipset tersebut kemungkinan menggunakan node N+3.
Namun, kali ini, chipset memiliki peningkatan signifikan dalam hal efisiensi CPU + GPU.
Baca Juga: HP Motorola Misterius Muncul di Geekbench, Diprediksi Bawa Snapdragon 8 Gen 5
Perusahaan telah mencantumkan chip Kirin 9030 Pro di halaman spesifikasi Huawei Mate X7. Namun, konfigurasi inti prosesor berbasis "Pro" baru ini belum terungkap.
Jika bocoran benar, maka konfigurasi CPU akan terdiri dari tiga varian dengan clock speed terkencang pada 2.75 GHz.
DCS membagikan adanya inti (core) 2,75 GHz + 2,27 Ghz + 1.72 GHz.
Kirin 9030 meraih skor 1.131 dan 4.277 dalam uji single-core dan multi-core Geekbench.
Skor ini tidak mencerminkan performa penuhnya karena chip tersebut tidak berjalan pada kecepatan puncak.
Bahkan dengan potensi penuhnya, Kirin 9030 kemungkinan tidak akan mampu mendekati Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan MediaTek Dimensity 9500.
Sebagai pembanding, clock speed maksimal pada Snapdragon 8 Elite Gen 5 adalah 4,61 GHz.
Huawei Mate X7 (12GB/256GB) dibanderol dengan harga mulai dari 12.999 yuan atau Rp 30,1 juta di China. Belum diketahui terkait ketersediaan secara global termasuk ke Indonesia.
Fitur Huawei Mate X7

Huawei Mate X7 bakal menjadi pesaing langsung dari Samsung Galaxy Z Fold dan Oppo Find N series.
Jantung dari Huawei Mate X7 adalah chipset terbaru Kirin 9030 Pro.
SoC Kirin tersebut dipasangkan bersama opsi RAM 12 GB, RAM 16 GB, hingga RAM 20 GB (Edisi Kolektor).
Perusahaan tak hanya menjanjikan performa gahar, tetapi juga kemampuan AI canggih yang terintegrasi mulus dengan HarmonyOS 6.
Sistem operasi ini dioptimalkan untuk multitasking di layar besar, menawarkan manajemen jendela dinamis yang diklaim intuitif.
Untuk menopang kinerjanya, tertanam baterai jumbo berkapasitas 5525mAh (5600mAh untuk Collector’s Edition) yang didukung pengisian daya super cepat 66 W serta nirkabel 50 W.
Secara visual, Mate X7 memanjakan mata dengan layar ganda berkualitas tinggi.
Layar utama berukuran 8 inci, sementara layar luarnya 6,49 inci. Keduanya menggunakan panel OLED LTPO dengan refresh rate adaptif 120 Hz dan kecerahan puncak hingga 3000 nits.
Durabilitas perangkat pun tak diragukan berkat engsel Xuanwu yang kokoh dari baja kelas roket dan sertifikasi IP58/IP59.
Desainnya yang premium tetap ramping dengan ketebalan hanya 4,5 mm saat dibuka.
Namun, daya tarik utama terletak pada sistem kamera XMAGE Red Maple generasi kedua.
Mate X7 membawa kamera utama 50 MP dengan aperture variabel f/1.49 hingga f/4.0 yang revolusioner, ditemani sensor ultra lebar 40 MP, dan kamera telefoto periskop 50 MP dengan kemampuan zoom optik 3,5x hingga 100x zoom digital.