Bumi Kehilangan 324 Miliar Meter Kubik Air Tawar Setiap Tahun

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 01 Desember 2025 | 10:07 WIB
Bumi Kehilangan 324 Miliar Meter Kubik Air Tawar Setiap Tahun
Ilustrasi penggunaan air bersih (Pexels)

Laporan itu menunjukkan bahwa sekitar seperempat dari seluruh air yang dipakai untuk pertanian dunia berasal dari komoditas yang diperdagangkan lintas batas.

Misalnya, saat seseorang membeli sweater katun dari Pakistan, mereka juga “mengonsumsi” air yang diambil dari wilayah yang mungkin sedang kesulitan air. Hal ini memperlihatkan bahwa masalah air tidak hanya bersifat lokal, tetapi saling terhubung melalui perdagangan global.

Penurunan air tanah dan penyusutan sungai juga memicu kerusakan ekosistem. Lahan basah dapat mengering, populasi ikan menurun, dan tanah dapat mengalami degradasi sehingga sulit pulih meskipun hujan kembali. Kekeringan juga meningkatkan potensi kebakaran hutan dan padang rumput.

Hasil laporan ini memperkirakan bahwa peningkatan kecil dalam laju kehilangan air dapat menaikkan kemungkinan kebakaran hingga 25 persen, dan bahkan hampir 50 persen di wilayah yang kaya biodiversitas.

Di Afrika Sub-Sahara, kesulitan air akibat kekeringan diperkirakan menyebabkan hilangnya 600.000 hingga 900.000 pekerjaan setiap tahun, terutama di sektor pertanian yang sangat bergantung pada curah hujan. Perempuan dan pekerja lansia disebut sebagai kelompok paling terdampak.

Meski temuan ini mengkhawatirkan, para peneliti tetap melihat peluang besar untuk perbaikan. Dengan mengalihkan produksi komoditas tertentu ke wilayah yang lebih efisien dalam penggunaan air, dunia dapat menghemat hingga 137 miliar meter kubik air per tahun — cukup untuk memenuhi kebutuhan lebih dari 100 juta orang.

Peningkatan efisiensi irigasi juga menjadi kunci. Teknologi seperti irigasi tetes, sprinkler, kanal berlapis, serta penjadwalan air berbasis sensor dapat mengurangi pemborosan dan memastikan lebih banyak air mencapai akar tanaman.

Di sisi lain, pemerintah dapat meningkatkan pengelolaan air melalui kebijakan harga air yang mencerminkan kelangkaan, perbaikan jaringan pipa kota, serta insentif bagi pertanian yang hemat air.

Bagi sektor bisnis, penggunaan data jejak air dapat membantu perusahaan memilih rantai pasokan yang lebih berkelanjutan, mengurangi risiko operasional, dan melindungi wilayah yang rawan kekeringan.

baca juga

Dengan alat pemantauan baru berbasis satelit dan model ekonomi, pembuat kebijakan kini dapat memantau perubahan air seperti memantau emisi karbon atau indikator ekonomi lainnya.

Hogeboom menekankan bahwa situasi ini “mengkhawatirkan, tetapi bukan tanpa harapan.” Ia menyebut pemetaan terbaru memberikan gambaran jelas mengenai hotspot penyusutan air, sehingga pemerintah dapat mengambil tindakan tepat sebelum krisis membesar.

Keputusan negara-negara dalam beberapa tahun mendatang dinilai akan menentukan apakah dunia dapat memperlambat tren penyusutan air tawar, atau justru menuju masa depan dengan risiko kekurangan air yang lebih parah bagi manusia maupun alam.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Air Bersih di Gedongtengen Yogyakarta Tertangani, Kolaborasi Ini Jadi Solusi

Krisis Air Bersih di Gedongtengen Yogyakarta Tertangani, Kolaborasi Ini Jadi Solusi

News | Minggu, 30 November 2025 | 16:25 WIB

Krisis Air Bersih di Pesisir Jakarta, Benarkah Pipa PAM Jaya Jadi Solusi?

Krisis Air Bersih di Pesisir Jakarta, Benarkah Pipa PAM Jaya Jadi Solusi?

News | Jum'at, 28 November 2025 | 19:50 WIB

IESR: Data Center dan AI Harus Didukung Listrik Bersih, Geothermal Jadi Pilihan

IESR: Data Center dan AI Harus Didukung Listrik Bersih, Geothermal Jadi Pilihan

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 13:08 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×