Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

IESR: Data Center dan AI Harus Didukung Listrik Bersih, Geothermal Jadi Pilihan

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 28 November 2025 | 13:08 WIB
IESR: Data Center dan AI Harus Didukung Listrik Bersih, Geothermal Jadi Pilihan
Listrik panas bumi atau geothermal bisa menjadi pilihan utama untuk menyokong data center, menggantikan pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU yang menggunakan batu bara. Foto: PLTP Kamojang di Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Dok: Suara.com/Iman Firmansyah)
  • IESR menyoroti kebutuhan listrik andal dan bersih untuk mendukung perkembangan pesat pembangunan data center berbasis AI.
  • Kebutuhan listrik data center diproyeksikan meningkat signifikan, mencapai sekitar 4 GW pada tahun 2033.
  • Panas bumi (geothermal) direkomendasikan sebagai sumber energi utama, meskipun memerlukan kebijakan untuk menekan biaya operasional mahal.

Suara.com - Institute for Essential Services Reform (IESR) memberikan catatan terkait maraknya pembangunan data center seiring dengan perkembangan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Manajer Riset IESR, Raditya Wiranegara menekankan perkembangan teknologi itu harus didukung melalui penyediaan listrik yang andal dan bersih.

Listrik panas bumi atau geothermal bisa menjadi pilihan utama untuk menyokong data center, menggantikan pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU yang menggunakan batu bara. Dengan optimalisasi geothermal, pemerintah tidak lagi perlu membangun PLTU baru.

"Jadi geothermal bisa jadi salah satu sebagai pembangkit yang juga sama-sama seperti PLTU, tapi yang terbarukan," kata Raditya dalam sebuah diskusi di Jakarta pada Kamis (27/11/2025).

Raditya mengungkap bahwa suplai kebutuhan listrik untuk data center setiap waktunya mengalami peningkatan. Diproyeksikan kebutuhannya akan mencapai sekitar 4 gigawatt (GW) pada 2033.

Berdasarkan keterangan Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Jisman Hutajulu pada 11 November lalu, kebutuhan listrik untuk data center pada 2025 mencapai 1,098 GW.

Merujuk pada data Kementerian ESDM, disebutkan kebutuhan listrik untuk data center akan terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2026, diproyeksikan kebutuhannya mencapai 2,122 GW. Sementara hingga tahun 2034 kebutuhannya akan mencapai 5,226 GW.

Selain lebih bersih, dari sisi keekonomian, geothermal jauh lebih murah dibanding dengan PLTU.

"Dari kajian kami ini (penggunaan geothermal) bisa, memotong sepertiga sampai setengah dari PLTU," kata Raditya.

Sementara menurut Manajer Program Transformasi Sistem Energi IESR, Deon Arinaldo menegaskan pembangkit listrik geothermal sama-sama memiliki biaya yang mahal dan beresiko seperti PLTU. Agar lebih murah, harus ada dukungan kebijakan pemerintah.

"Jadi kalau kita mau pakai geothermal pun ada resikonya yang harus diatasi dulu dengan kebijakan. Kalau enggak diatasi, ya, secara head to head mahal geothermal-nya," jelas Deon.

Dia mencontohkan untuk menemukan panas bumi harus dilakukan pengeboran. Setidaknya harus menggali di kedalaman 3000 meter ke perut bumi.

"Itu peralatannya lumayan mahal, operasinya mahal juga," ujar Deon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usulan Revisi PLTU Dianggap Ancam Ekonomi dan Transisi Energi: Mengapa?

Usulan Revisi PLTU Dianggap Ancam Ekonomi dan Transisi Energi: Mengapa?

News | Rabu, 19 November 2025 | 10:30 WIB

Fortinet Rilis Solusi Secure AI Data Center: Standar Baru Keamanan di Era GPU dan Model AI Raksasa

Fortinet Rilis Solusi Secure AI Data Center: Standar Baru Keamanan di Era GPU dan Model AI Raksasa

Tekno | Selasa, 18 November 2025 | 14:28 WIB

IESR Nilai SNDC Indonesia Tak Selaras dengan Ambisi Energi Terbarukan Prabowo, Kenapa?

IESR Nilai SNDC Indonesia Tak Selaras dengan Ambisi Energi Terbarukan Prabowo, Kenapa?

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:53 WIB

BNI Mendukung Pembangunan dan Operasional 500 MW Geothermal Energy PT Geo Dipa Energi (Persero)

BNI Mendukung Pembangunan dan Operasional 500 MW Geothermal Energy PT Geo Dipa Energi (Persero)

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 19:42 WIB

Bikin Geger! Gunung Lawu Dilelang jadi Proyek Geothermal, ESDM: Sudah Kami Keluarkan!

Bikin Geger! Gunung Lawu Dilelang jadi Proyek Geothermal, ESDM: Sudah Kami Keluarkan!

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:43 WIB

Terkini

Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi

Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:17 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis

Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:16 WIB

Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?

Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:08 WIB

Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?

Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:59 WIB

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:50 WIB

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:46 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:37 WIB

Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi

Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:28 WIB

Iduladha 2026, Pertamina Trans Kontinental Jaga Operasional & Berbagi Berkah Kurban pada Masyarakat

Iduladha 2026, Pertamina Trans Kontinental Jaga Operasional & Berbagi Berkah Kurban pada Masyarakat

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:24 WIB