IESR: Data Center dan AI Harus Didukung Listrik Bersih, Geothermal Jadi Pilihan

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 28 November 2025 | 13:08 WIB
IESR: Data Center dan AI Harus Didukung Listrik Bersih, Geothermal Jadi Pilihan
Listrik panas bumi atau geothermal bisa menjadi pilihan utama untuk menyokong data center, menggantikan pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU yang menggunakan batu bara. Foto: PLTP Kamojang di Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Dok: Suara.com/Iman Firmansyah)
baca 10 detik
  • IESR menyoroti kebutuhan listrik andal dan bersih untuk mendukung perkembangan pesat pembangunan data center berbasis AI.
  • Kebutuhan listrik data center diproyeksikan meningkat signifikan, mencapai sekitar 4 GW pada tahun 2033.
  • Panas bumi (geothermal) direkomendasikan sebagai sumber energi utama, meskipun memerlukan kebijakan untuk menekan biaya operasional mahal.

Suara.com - Institute for Essential Services Reform (IESR) memberikan catatan terkait maraknya pembangunan data center seiring dengan perkembangan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Manajer Riset IESR, Raditya Wiranegara menekankan perkembangan teknologi itu harus didukung melalui penyediaan listrik yang andal dan bersih.

Listrik panas bumi atau geothermal bisa menjadi pilihan utama untuk menyokong data center, menggantikan pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU yang menggunakan batu bara. Dengan optimalisasi geothermal, pemerintah tidak lagi perlu membangun PLTU baru.

"Jadi geothermal bisa jadi salah satu sebagai pembangkit yang juga sama-sama seperti PLTU, tapi yang terbarukan," kata Raditya dalam sebuah diskusi di Jakarta pada Kamis (27/11/2025).

Raditya mengungkap bahwa suplai kebutuhan listrik untuk data center setiap waktunya mengalami peningkatan. Diproyeksikan kebutuhannya akan mencapai sekitar 4 gigawatt (GW) pada 2033.

Berdasarkan keterangan Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Jisman Hutajulu pada 11 November lalu, kebutuhan listrik untuk data center pada 2025 mencapai 1,098 GW.

Merujuk pada data Kementerian ESDM, disebutkan kebutuhan listrik untuk data center akan terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2026, diproyeksikan kebutuhannya mencapai 2,122 GW. Sementara hingga tahun 2034 kebutuhannya akan mencapai 5,226 GW.

Selain lebih bersih, dari sisi keekonomian, geothermal jauh lebih murah dibanding dengan PLTU.

"Dari kajian kami ini (penggunaan geothermal) bisa, memotong sepertiga sampai setengah dari PLTU," kata Raditya.

baca juga

Sementara menurut Manajer Program Transformasi Sistem Energi IESR, Deon Arinaldo menegaskan pembangkit listrik geothermal sama-sama memiliki biaya yang mahal dan beresiko seperti PLTU. Agar lebih murah, harus ada dukungan kebijakan pemerintah.

"Jadi kalau kita mau pakai geothermal pun ada resikonya yang harus diatasi dulu dengan kebijakan. Kalau enggak diatasi, ya, secara head to head mahal geothermal-nya," jelas Deon.

Dia mencontohkan untuk menemukan panas bumi harus dilakukan pengeboran. Setidaknya harus menggali di kedalaman 3000 meter ke perut bumi.

"Itu peralatannya lumayan mahal, operasinya mahal juga," ujar Deon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usulan Revisi PLTU Dianggap Ancam Ekonomi dan Transisi Energi: Mengapa?

Usulan Revisi PLTU Dianggap Ancam Ekonomi dan Transisi Energi: Mengapa?

News | Rabu, 19 November 2025 | 10:30 WIB

Fortinet Rilis Solusi Secure AI Data Center: Standar Baru Keamanan di Era GPU dan Model AI Raksasa

Fortinet Rilis Solusi Secure AI Data Center: Standar Baru Keamanan di Era GPU dan Model AI Raksasa

Tekno | Selasa, 18 November 2025 | 14:28 WIB

IESR Nilai SNDC Indonesia Tak Selaras dengan Ambisi Energi Terbarukan Prabowo, Kenapa?

IESR Nilai SNDC Indonesia Tak Selaras dengan Ambisi Energi Terbarukan Prabowo, Kenapa?

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:53 WIB

BNI Mendukung Pembangunan dan Operasional 500 MW Geothermal Energy PT Geo Dipa Energi (Persero)

BNI Mendukung Pembangunan dan Operasional 500 MW Geothermal Energy PT Geo Dipa Energi (Persero)

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 19:42 WIB

Bikin Geger! Gunung Lawu Dilelang jadi Proyek Geothermal, ESDM: Sudah Kami Keluarkan!

Bikin Geger! Gunung Lawu Dilelang jadi Proyek Geothermal, ESDM: Sudah Kami Keluarkan!

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:43 WIB

Terkini

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Acuhkan Komentar Eks Mendag Luftfi, Bos OJK: Kita Kerja Saja!

Acuhkan Komentar Eks Mendag Luftfi, Bos OJK: Kita Kerja Saja!

Video | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Bahlil Sebut Ketum Partai Jangan Kebanyakan Pidato

Bahlil Sebut Ketum Partai Jangan Kebanyakan Pidato

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Bawa Keranda Bertuliskan Keadilan, Mahasiswa Jayabaya Kritik Dua Tahun Prabowo-Gibran

Bawa Keranda Bertuliskan Keadilan, Mahasiswa Jayabaya Kritik Dua Tahun Prabowo-Gibran

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:14 WIB

Soal Polemik Ijazah Gibran, Bahlil: Golkar Taat Hukum

Soal Polemik Ijazah Gibran, Bahlil: Golkar Taat Hukum

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Uang Hingga Perhiasan Ditemukan Penyidik KPK di Rumah Dinas Bupati Klaten

Uang Hingga Perhiasan Ditemukan Penyidik KPK di Rumah Dinas Bupati Klaten

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:57 WIB

Beredar Video Nusron Wahid Ditangkap, KPK: Bukan Jemput Paksa

Beredar Video Nusron Wahid Ditangkap, KPK: Bukan Jemput Paksa

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:40 WIB

6 Tahun Berjuang, Korban KSP Indosurya Sedikit Bernafas Lega Usai Terima Pencairan Dana Pertama

6 Tahun Berjuang, Korban KSP Indosurya Sedikit Bernafas Lega Usai Terima Pencairan Dana Pertama

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Infrastruktur Berkembang, Apa yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Lokasi Rumah?

Infrastruktur Berkembang, Apa yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Lokasi Rumah?

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:31 WIB

×