Selain itu, aktifkan juga Riwayat Lokasi di akun Google. Fitur ini memungkinkan Google mencatat pergerakan ponsel sehingga lokasi terakhir tetap bisa diakses meskipun perangkat sudah mati.
Selain melacak perangkat, keamanan data juga tidak kalah penting. Aktifkan penguncian layar otomatis menggunakan PIN, pola, atau biometrik agar orang lain tidak bisa mengakses isi ponsel dengan mudah.
Lakukan backup data secara rutin, baik melalui cloud seperti Google Drive dan iCloud, maupun penyimpanan lokal di komputer. Dengan begitu, meskipun ponsel tidak berhasil ditemukan, data penting tetap bisa dipulihkan di perangkat baru.
Demikian itu cara melacak HP yang hilang dalam keadaan mati. Langkah-langkah tersebut memang membutuhkan usaha ekstra. Namun, dengan memanfaatkan Google Find My Device, Google Maps Timeline, dan nomor IMEI, peluang untuk menemukannya tetap terbuka. Yang terpenting, lakukan langkah antisipasi sejak dini agar Anda lebih siap menghadapi situasi darurat. Dengan persiapan yang tepat, kehilangan ponsel tidak lagi menjadi mimpi buruk yang menakutkan.
Kontributor : Mutaya Saroh