AI Jadi Tantangan Kreativitas, Kemkomdigi Ingatkan Generasi Muda Waspada Manipulasi Digital

Nur Khotimah, Rosiana Chozanah

Kamis, 22 Januari 2026 | 11:34 WIB
AI Jadi Tantangan Kreativitas, Kemkomdigi Ingatkan Generasi Muda Waspada Manipulasi Digital
Acara Indonesia.go.id Goes to Campus di STMM Yogyakarta ((IGtC)
baca 10 detik
  • Perkembangan AI yang sangat cepat menimbulkan ancaman terhadap kreativitas generasi muda, sehingga perlu dikendalikan dengan nilai, nalar, dan etika manusia.

  • Manipulasi digital seperti deepfake menjadi tantangan serius, sehingga literasi digital dan integritas akademik harus diperkuat agar AI tidak merugikan ruang publik.

  • AI harus dipandang sebagai alat bantu, bukan pengganti manusia, dengan pemanfaatan yang bijak, etis, dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat dan bangsa.

Suara.com - Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melaju lebih cepat dibanding kesiapan manusia untuk mengendalikannya.

Di tengah derasnya arus konten digital, krisis keaslian, hingga ancaman manipulasi, masa depan kreativitas anak muda dinilai berada di titik krusial.

Hal itu ditegaskan Direktur Informasi Publik Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kemkomdigi, Nursodik Gunarjo, dalam acara Indonesia.go.id Goes to Campus (IGtC) bertajuk “AI: Sahabat atau Musuh Kreativitas? Bikin Konten Gokil & Tetap Etis”.

Nursodik menekankan bahwa teknologi selalu membawa nilai dari manusia yang menggunakannya.

“AI boleh semakin canggih, tapi masa depan bangsa tetap ditentukan oleh nalar, nilai, dan keberanian manusianya,” ujar Nursodik di Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta, Rabu (21/1/2026).

Acara Indonesia.go.id Goes to Campus di STMM Yogyakarta ((IGtC)
Acara Indonesia.go.id Goes to Campus di STMM Yogyakarta (IGtC)

IGtC hadir sebagai ruang dialog strategis antara pemerintah dan mahasiswa. Program ini bukan sekadar sosialisasi kebijakan, melainkan wadah untuk memperkuat literasi digital, membangun kesadaran etis, serta mendorong generasi muda agar tak hanya jadi konsumen teknologi, tapi juga produsen gagasan.

“Indonesia tidak boleh hanya jadi pasar teknologi. Kita harus jadi penghasil ide. Kebijakan digital yang kuat lahir dari percakapan dengan generasi muda,” lanjutnya.

Ancaman Deepfake dan Integritas Akademik

Ketua STMM MMTC Yogyakarta, Agung Harimurti, mengingatkan bahwa di balik peluang besar AI, ada ancaman serius yang tak bisa diabaikan, terutama manipulasi digital. Ia mencontohkan fenomena deepfake yang kian marak.

“Pada 2025 tercatat 8 juta konten deepfake beredar, dengan tingkat keberhasilan manipulasi suara mencapai 77 persen. Jika dulu butuh 56 jam untuk membuat deepfake suara, kini hanya tiga detik dengan biaya murah,” jelas Agung yang menekankan pentingnya menjaga integritas akademik.

Kepala Prodi Manajemen Produksi STMM, Diyah Ayu, menegaskan bahwa etika harus menjadi dasar utama dalam pemanfaatan AI.

“Dasar kita adalah hati nurani, tanggung jawab sosial, dan pribadi. AI harus digunakan secara etis demi kepentingan masyarakat dan bangsa,” tambah Diah.

Diah menambahkan, penguasaan keterampilan digital akan jadi kunci masa depan generasi muda. Namun tanpa landasan nilai, teknologi justru bisa merugikan manusia.

Pakar digital branding, Ruli Nasrullah alias Kang Arul, menilai AI adalah realitas zaman yang tak bisa dihindari. Namun, ia mengingatkan agar teknologi ditempatkan secara proporsional.

“AI itu pisau bermata dua. Ia bukan pengganti manusia, tapi asisten yang membantu kita berpikir dan bekerja lebih praktis,” tutur Ruli.

Begitu pula dengan pendapat dari Tim Analisis Isu Publik Kawedanan Tandha Yekti Keraton Yogyakarta, Satya Bilal. Menurutnya, teknologi kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama bagi generasi muda.

“AI membuka peluang besar bagi kesuksesan anak muda jika dimanfaatkan dengan bijak. Jadikan teknologi sebagai jalur sukses, bukan ancaman,” sambung Satya.

Melalui IGtC, Kemkomdigi berharap kampus bisa menjadi garda depan dalam membangun ekosistem digital nasional yang kreatif, kritis, dan beretika.

“Indonesia harus kreatif sekaligus etis. AI harus jadi alat untuk membangun komunikasi publik yang sehat dan bermanfaat,” pungkas Nursodik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Penipuan Baru Manfaatkan Fitur Team Invitation OpenAI, Data Pribadi Terancam Dicuri

Waspada! Penipuan Baru Manfaatkan Fitur Team Invitation OpenAI, Data Pribadi Terancam Dicuri

Tekno | Rabu, 21 Januari 2026 | 10:46 WIB

25 Soal dan Kunci Jawaban TKA Matematika Kelas 6 SD: Pecahan hingga Operasi Hitung

25 Soal dan Kunci Jawaban TKA Matematika Kelas 6 SD: Pecahan hingga Operasi Hitung

Lifestyle | Selasa, 20 Januari 2026 | 19:14 WIB

Saat AI Terlalu Dipuja, Pendidikan Kehilangan Arah

Saat AI Terlalu Dipuja, Pendidikan Kehilangan Arah

Your Say | Selasa, 20 Januari 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu

Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung

Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:56 WIB

4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi

4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun

Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Cerita Penumpang Detik-detik Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol hingga Tewaskan 68 Orang

Cerita Penumpang Detik-detik Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol hingga Tewaskan 68 Orang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga

Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

×