Gempa Pacitan M 6,2 Termasuk Jenis Gempa Apa? Jika Tembus M 7,0 Berpotensi Tsunami

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 06 Februari 2026 | 15:01 WIB
Gempa Pacitan M 6,2 Termasuk Jenis Gempa Apa? Jika Tembus M 7,0 Berpotensi Tsunami
Gempa Pacitan M 6,2 Termasuk Jenis Gempa Apa? Ilustrasi Gempa Megathrust. (Freepik)
  • Gempa M 6,2 di Pacitan merupakan jenis gempa bumi Megathrust dangkal.
  • Aktivitas subduksi lempeng menyebabkan mekanisme pergerakan naik pada gempa ini.
  • Potensi tsunami muncul jika gempa mencapai Magnitudo 7,0 kedalaman dengan kedalaman dangkal.

Suara.com - Gempa Pacitan M 6,2 menghebohkan warga Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Yogyakarta pada 6 Februari 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan mengenai penyebab serta jenis Gempa Pacitan yang baru saja terjadi.

BMKG mengungkap bahwa Gempa Pacitan M 6,2 termasuk gempa Megathrust dengan kedalaman dangkal.

Perwakilan BMKG turut menjelaskan, gempa dengan magnitudo M 6,2 saat itu tidak berpotensi tsunami. Apabila magnitudo tembus 7,0, daerah di sekitar gempa berpotensi tsunami.

"Gempa Bumi Dirasakan. Magnitudo 6,4. 6 Februari 2026 pukul 01.06 WIB. Pusat gempa berada di laut 90 km Tenggara Pacitan. Kedalaman 10 KM. Lokasi 8,99 LS-111,18 BT," bunyi pernyataan dari BMKG.

Beberapa jam kemudian, BMKG melakukan revisi serta menyebut ukuran gempa di angka 6,2. Tiga wilayah merasakan getaran dengan skala MMI IV yaitu Sleman, Bantul, dan Pacitan.

Selain 3 wilayah tersebut, terdapat setidaknya 23 wilayah lain yang merasakan dampak gempa.

Gempa Pacitan 6 Februari 2026 pukul 01.06 WIB. (BMKG)
Gempa Pacitan 6 Februari 2026 pukul 01.06 WIB. (BMKG)

Jenis dan Penyebab Gempa Pacitan M 6,2

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bila Gempa Pacitan termasuk gempa dangkal dengan mekanisme pergerakan naik.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, Gempa Pacitan tadi pagi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault)," kata Daryono melalui keterangan resminya pada Jumat (06/02/2026) pagi.

Daryono kembali menambahkan bahwa Gempa Pacitan 6 Februari patut disyukuri karena tidak menembus magnitudo 7. Apabila tembus M 7,0, daerah tersebut dapat berpotensi tsunami.

"Gempa Pacitan tadi pagi jenis gempa Megathrust, yang tergambar dari mekanisme sumbernya yang berupa pergerakan naik (thrusting) dengan kedalaman dangkal. Patut disyukuri bahwa gempa Pacitan ini tidak mencapai magnitudo 7,0 karena jika itu terjadi dapat berpotensi tsunami," ungkap Daryono.

Namun, sebagai catatan, angka M 7,0 tidak serta merta menjadi patokan.

Potensi tsunami memang rata-rata M 7,0 ke atas, dengan kedalaman juga mempengaruhi. Kedalaman kurang dari 30 km dengan M7,0 ke atas dapat menimbulkan tsunami.

"Masih ada faktor lain (penentu tsunami). Tapi rata-rata mulai M 7,0. Kurang dari 30 km, Thrusting, di laut. (Jika memenuhi) maka potensi. Pacitan sering muncul dalam tsunami historis? Karena (1) Berhadapan dgn megathrust Jawa (2) Banyak teluk & pantai sempit → amplifikasi gelombang (3) Diduga berada di atas segmen slab landai, sehingga kapling subduksi kuat dan tsunami terjadi pada gempa besar seperti catatan tsunami 1859 & 1840," jelas Daryono Prawiro Sekti.

Catatan BMKG mengungkap adanya peristiwa tsunami pada 4 Januari 1890 dan 20 Oktober 1989 setelah gempa besar di subduksi selatan Jawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Terbaru: Ini Daftar Rumah Sakit yang Menampung 40 Korban Luka Akibat Gempa Pacitan di DIY

Update Terbaru: Ini Daftar Rumah Sakit yang Menampung 40 Korban Luka Akibat Gempa Pacitan di DIY

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:06 WIB

Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY

Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:54 WIB

Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:12 WIB

Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara

Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara

Tekno | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:12 WIB

Terkini

Telkomsel Ungkap 361 BTS Sudah Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

Telkomsel Ungkap 361 BTS Sudah Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:07 WIB

SheHacks dan AI Jadi Kunci UMKM Perempuan Indonesia Naik Kelas di Era Digital

SheHacks dan AI Jadi Kunci UMKM Perempuan Indonesia Naik Kelas di Era Digital

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:23 WIB

Game Silent Hill: Townfall Meluncur 24 September 2026 ke PS5 hingga PC

Game Silent Hill: Townfall Meluncur 24 September 2026 ke PS5 hingga PC

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:34 WIB

Turnamen Yu-Gi-Oh! World Championship 2026 Resmi Dimulai, Tebar Hadiah Gratis

Turnamen Yu-Gi-Oh! World Championship 2026 Resmi Dimulai, Tebar Hadiah Gratis

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:31 WIB

Pertolongan Pertama HP Kemasukan Air, Lakukan 7 Langkah Ini agar Tidak Mati Total

Pertolongan Pertama HP Kemasukan Air, Lakukan 7 Langkah Ini agar Tidak Mati Total

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:00 WIB

5 HP Android dengan Desain Kamera Boba 3 Mirip iPhone Seri Pro, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP Android dengan Desain Kamera Boba 3 Mirip iPhone Seri Pro, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:36 WIB

5 Rekomendasi Google TV Murah, Harga Mulai 1 Jutaan Fitur Premium

5 Rekomendasi Google TV Murah, Harga Mulai 1 Jutaan Fitur Premium

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:21 WIB

5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik 2026, Performa Monster untuk Gaming hingga Fotografi

5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik 2026, Performa Monster untuk Gaming hingga Fotografi

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:25 WIB

7 HP OPPO RAM 8GB Terbaru 2026, Baterai Jumbo hingga Layar AMOLED

7 HP OPPO RAM 8GB Terbaru 2026, Baterai Jumbo hingga Layar AMOLED

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:02 WIB

Konservasi Candi Borobudur Memanfaatkan Teknologi Drone 360 Spasial

Konservasi Candi Borobudur Memanfaatkan Teknologi Drone 360 Spasial

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:28 WIB