Viral Ditodong 'Kurang Bayar' Pajak, Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke Luar Negeri

Ruth Meliana | Rezza Dwi Rachmanta | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:24 WIB
Viral Ditodong 'Kurang Bayar' Pajak, Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke Luar Negeri
Salah satu game populer Toge Productions, Coffe Talk. (Steam, Toge Productions)
  • CEO Toge Productions Kris Antoni keluhkan tagihan pajak di media sosial X.
  • Kris Antoni pertimbangkan pindah kantor Toge Productions ke luar negeri.
  • Masalah bermula dari perbedaan penafsiran aturan amortisasi biaya pengembangan game.

Suara.com - Curhatan petinggi salah satu publisher serta developer game terkenal asal Indonesia baru-baru ini viral di media sosial. CEO Toge Productions, Kris Antoni, curhat di X terkait tuduhan 'kurang bayar' soal pajak.

Curhatan Kris Antoni Hadiputra langsung viral di mana sebagian netizen nampak mendukung postingannya.

Kehebohan bermula saat akun X milik Kris Antoni (@kerissakti) mengeluh soal todongan pajak serta menilai terdapat aturan yang dibuat-buat. Ia mempertimbangkan untuk memindahkan kantor ke negara lain.

"Habis ditodong sama orang pajak dengan aturan yang dibuat-buat membuat gue semakin yakin untuk mulai memindahkan Toge Productions ke negara lain. Saya sudah berusaha memajukan industri game Indonesia selama 17 tahun, tapi sepertinya harapan saya sudah pupus. I’ve tried my best," cuit Kris Antoni (@kerissakti) pada Rabu (25/02/2026).

Sebagai informasi, Toge Productions merupakan publisher sekaligus developer game dengan banyak karya menawan.

Salah satu game besutan mereka, Coffee Talk, memperoleh ulasan 'Sangat Positif' di Steam. Game milik Toge Productions bahkan memperoleh banyak pujian dari netizen luar negeri.

CEO Toge Productions, Kris Antoni, curhat tentang tagihan pajak. (X)
CEO Toge Productions, Kris Antoni, curhat tentang tagihan pajak. (X)

Toge Productions sudah membesut belasan game termasuk Necronator, Coffee Talk, My Lovely Wife, Coffee Talk Episode 2: Hibiscus & Butterfly, Coffee Talk Tokyo, Banyu Lintar Angin - Little Storm, My Lovely Daughter, Azure Saga: Pathfinder, When The Past Was Around, A Space For The Unbound, dan masih banyak lagi.

Publisher tersebut banyak menerbitkan game lokal untuk platform Android, PC, hingga Nintendo Switch.

Kris Antoni membahas mengenai amortisasi pajak dan kapitalisasi biaya pengembangan.

"Apabila ada studio game yg tiba-tiba ditodong kurang bayar dengan alasan biaya gaji karyawan selama development wajib diamortisasi, padahal kalian tidak pernah melakukan atau memenuhi syarat untuk mengajukan kapitalisasi biaya development, jangan mau," ungkap Kris Antoni.

"Berdasarkan UU PPh, PMK 72/2023, gaji karyawan di tahap development phase software/game dianggap bagian dari investasi --> wajib diamortisasi sebagai biaya perolehan intangible asset, bukan sebagai biaya operasional. Itulah kenapa sering bikin pusing studio kecil," balas @MySimpleID.

"Wajib diamortisasi apabila kapitalisasinya sudah diakui dan memenuhi syarat. Nah, kapitalisasi aja nga pernah apa yg mau diamortisasi?" tulis petinggi Toge Productions.

Secara sederhana, amortisasi pajak adalah proses alokasi biaya perolehan atas harta tak berwujud (intangible assets) yang dilakukan secara bertahap selama masa manfaatnya untuk dikurangi dari penghasilan bruto.

Jika "penyusutan" digunakan untuk aset fisik (seperti mesin atau gedung), maka "amortisasi" digunakan untuk aset non-fisik. Di Indonesia, aturannya diatur secara spesifik dalam UU Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 11A.

Kris Antoni menjelaskan, ia awalnya ingin mengambil uang kembalian (restitusi), malah berakhir ditagih utang atau pajak baru.

"Awalnya gue mau restitusi kelebihan bayar pajak, eh dibalesnya pakai intimidasi kalau kita kurang bayar gara-gara development cost menurut mereka 'harus diamortisasi karena jadi aset tak berwujud'. Angkanya fantastis banget. Should I move Toge Productions to Malaysia?" pungkas Kris Antoni. Curhatan viral Kris Antoni menuai beragam komentar dari netizen.

"Negara tidak pernah membantu membangun usaha dan karirmu. Namun saat usaha dan karirmu mulai berjalan, negara mengambil lebih dulu jatahnya melalui pajak," pendapat @A**r**gehe.

"Padahal dari gaji aja dah kena PPh 21, produk aja dah kena PPN, subscription aja dah kena PPN, PPh juga hahaha lagi ngejar target biasanya dah mau akhir periode," cuit @F**r*a29.

"Come on lah Kris, aturan yang dibuat-buat dari mana, coba pelajari dulu aturannya termasuk PSAK 19, baru deh ngomong di publik," kritik @sh**nc*ou.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Plat D Trending, Ini Kronologi Calya Lawan Arus Hampir Lindas Driver Ojol di Jakpus

Plat D Trending, Ini Kronologi Calya Lawan Arus Hampir Lindas Driver Ojol di Jakpus

Tekno | Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27 WIB

Anggota Damkar Depok Terima Teror Setelah Konten Diduga Sindir Oknum Brimob Viral

Anggota Damkar Depok Terima Teror Setelah Konten Diduga Sindir Oknum Brimob Viral

Entertainment | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:36 WIB

Disorot soal Kontribusi LPDP, Tasya Kamila Minta Maaf dan Bahas Pajak

Disorot soal Kontribusi LPDP, Tasya Kamila Minta Maaf dan Bahas Pajak

Your Say | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:14 WIB

Aksi Ugal-ugalan Berujung Petaka, Toyota Calya Diamuk Massa

Aksi Ugal-ugalan Berujung Petaka, Toyota Calya Diamuk Massa

Otomotif | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:20 WIB

Terkini

iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan

iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:20 WIB

Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia

Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:58 WIB

Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam

Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:35 WIB

Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei dengan Baterai Jumbo, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia

Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei dengan Baterai Jumbo, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:19 WIB

Spesifikasi iQOO 15T: Usung Dimensity 9500 Monster Edition dan Kamera 200 MP

Spesifikasi iQOO 15T: Usung Dimensity 9500 Monster Edition dan Kamera 200 MP

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:20 WIB

Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store

Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:54 WIB

7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming

7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:50 WIB

POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia

POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:20 WIB

7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking

7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:07 WIB

Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB

Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:05 WIB