Huawei MatePad SE hadir sebagai tablet murah dengan layar besar yang nyaman untuk bekerja. Mengusung layar IPS LCD 11 inci dengan rasio screen-to-body mencapai 85%, perangkat ini cocok untuk membuka banyak dokumen sekaligus.
Ditenagai Snapdragon 680 dengan RAM 6GB dan memori 128GB, performanya cukup stabil untuk multitasking ringan hingga menengah.
Tablet ini juga mendukung penggunaan stylus M-Pen Lite (opsional) yang cocok untuk mencatat atau membuat sketsa ringan.
Untuk menunjang produktivitas, Huawei menyematkan fitur multitasking seperti split screen dan floating window di HarmonyOS 2.0.
Pengguna juga bisa menambahkan keyboard Bluetooth agar pengalaman mengetik jadi lebih nyaman. Baterai 7.700mAh memastikan tablet ini bisa digunakan sepanjang hari tanpa khawatir kehabisan daya.
3. Redmi Pad

Harga Rp3.499.000
Redmi Pad menjadi pilihan menarik di kelas harga menengah dengan spesifikasi yang cukup lengkap. Tablet ini mengusung layar 10,61 inci beresolusi 2K dengan refresh rate 90Hz, sehingga tampilan terasa halus dan tajam.
Performa didukung oleh chipset MediaTek Helio G99, RAM 6GB, dan penyimpanan 128GB UFS 2.2 yang cepat.
Kombinasi ini membuat aktivitas multitasking, editing dokumen, hingga video conference berjalan lancar. Penyimpanan juga bisa diperluas hingga 1TB menggunakan microSD.
Meski tidak memiliki stylus resmi, Redmi Pad tetap kompatibel dengan stylus universal untuk kebutuhan sederhana.
Dukungan keyboard eksternal juga membuatnya bisa diandalkan sebagai pengganti laptop ringan. Dengan baterai 8.000mAh dan quad speaker Dolby Atmos, tablet ini cocok untuk kerja sekaligus hiburan.
4. Samsung Galaxy Tab A9+

Harga Rp3.499.000
Jika membutuhkan performa lebih tinggi, Samsung Galaxy Tab A9+ bisa jadi pilihan terbaik di kelasnya. Tablet ini hadir dengan layar 11 inci dan refresh rate 90Hz yang nyaman untuk bekerja dalam waktu lama.
Ditenagai Snapdragon 695 dengan RAM 8GB dan penyimpanan 128GB, performanya sangat responsif untuk multitasking berat.
Salah satu fitur unggulannya adalah Samsung DeX, yang memungkinkan tampilan antarmuka berubah menyerupai desktop PC saat dihubungkan dengan keyboard.