2 Lubang Hitam Bakal Tabrakan 100 Tahun Lagi, Dampaknya Bisa Terasa hingga Bumi

Agung Pratnyawan, Dita Alvinasari

Senin, 20 April 2026 | 14:27 WIB
2 Lubang Hitam Bakal Tabrakan 100 Tahun Lagi, Dampaknya Bisa Terasa hingga Bumi
Ilustrasi lubang hitam supermasif (Freepik/freepik)
baca 10 detik
  • Peneliti menemukan dua lubang hitam supermasif yang diduga saling mengorbit dan menuju tabrakan.
  • Peristiwa ini diperkirakan bisa terjadi dalam sekitar 100 tahun dan menghasilkan gelombang gravitasi besar.
  • Temuan ini berasal dari analisis data radio teleskop dan telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah astronomi internasional.

Suara.com - Para astronom menemukan pasangan lubang hitam supermasif yang diduga sedang berada dalam proses tarik-menarik menuju tabrakan besar.

Jika benar, peristiwa kosmik ini diperkirakan bisa terjadi dalam sekitar 100 tahun ke depan dan berpotensi menghasilkan gelombang gravitasi yang dapat terdeteksi dari Bumi.

Menyadur informasi dari Live Science Plus pada Senin, 20 April 2026, berikut ini fakta-fakta dua black holes supermasif yang diduga akan bertabrakan dalam kurun waktu 100 tahun.

Objek sangat terang yang ternyata bukan satu lubang hitam

Penelitian ini berawal dari pengamatan objek sangat terang di alam semesta yang sebelumnya dikira blazar. Objek ini berada sekitar 500 juta tahun cahaya dari tata surya.

Diketahui, blazar dikenal sebagai salah satu objek paling terang di alam semesta karena memancarkan jet energi berintensitas tinggi yang mengarah ke Bumi.

Namun, pengamatan terbaru menunjukkan adanya sesuatu yang tidak biasa pada objek di galaksi Markarian 501.

Ilustrasi Lubang Hitam. [NASA/JPL-Caltech]
Ilustrasi lubang hitam (NASA/JPL-Caltech)

Data radio teleskop ungkap keberadaan dua jet energi

Dengan menganalisis lebih dari 80 data dari jaringan Very Long Baseline Array, para peneliti menemukan pola aneh pada jet energi yang dipancarkan.

baca juga

Alih-alih hanya satu jet utama, terdapat indikasi adanya jet kedua yang berputar berlawanan arah di sekitar pusat galaksi.

Temuan ini mengarah pada kesimpulan bahwa terdapat dua lubang hitam supermasif yang masing-masing menghasilkan jet energi sendiri.

Massa keduanya diperkirakan mencapai puluhan hingga miliaran kali massa Matahari.

Peneliti juga menyebut bahwa pada Juni 2022 terjadi momen sejajar yang langka, ketika gravitasi lubang hitam utama membengkokkan cahaya dari jet lainnya hingga membentuk pola cincin Einstein, sebuah fenomena lensa gravitasi alami.

Dua lubang hitam yang saling mengorbit

Dari hasil pengamatan, kedua lubang hitam ini diduga saling mengorbit dalam waktu sekitar 121 hari untuk satu putaran.

Jarak keduanya juga tergolong sangat dekat dalam skala astronomi, yaitu sekitar 250 hingga 540 kali jarak Bumi-Matahari.

Seiring waktu, jarak ini diperkirakan akan semakin mengecil hingga akhirnya kedua objek tersebut bergabung menjadi satu lubang hitam raksasa.

Ilustrasi lubang hitam (Shutterstock).
Ilustrasi lubang hitam (Shutterstock).

Potensi tabrakan dan dampaknya bagi alam semesta

Ketika kedua lubang hitam ini berpotensi bertabrakan, peristiwa tersebut diperkirakan akan menghasilkan gelombang gravitasi yang sangat kuat.

Gelombang tersebut merupakan riak dalam struktur ruang dan waktu yang muncul akibat peristiwa kosmik ekstrem.

Jika benar terjadi, sinyalnya berpotensi lebih kuat dibandingkan peristiwa penggabungan lubang hitam yang pernah terdeteksi sebelumnya.

Gelombang tersebut juga bisa ditangkap oleh detektor di Bumi, membuka peluang baru untuk memahami sifat lubang hitam supermasif.

Temuan ini telah dipublikasikan pada 27 Maret di jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, salah satu jurnal ilmiah internasional populer.

Meski belum bisa dipastikan kapan tepatnya peristiwa ini terjadi, penelitian ini memberikan gambaran tentang dinamika ekstrem di pusat galaksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Penemuan Baru tentang Lubang Hitam yang Mengejutkan Sepanjang Tahun 2024

10 Penemuan Baru tentang Lubang Hitam yang Mengejutkan Sepanjang Tahun 2024

Tekno | Jum'at, 07 Februari 2025 | 12:15 WIB

Apakah Lubang Hitam Terbentuk Sebelum Bintang?

Apakah Lubang Hitam Terbentuk Sebelum Bintang?

Tekno | Sabtu, 28 Desember 2024 | 11:45 WIB

Rahasia di Balik Bentuk Lubang Hitam: Apakah Selalu Bulat Sempurna?

Rahasia di Balik Bentuk Lubang Hitam: Apakah Selalu Bulat Sempurna?

Tekno | Kamis, 12 Desember 2024 | 16:45 WIB

5 Penemuan Luar Angkasa Ini Sulit Dijelaskan Ilmuwan

5 Penemuan Luar Angkasa Ini Sulit Dijelaskan Ilmuwan

Tekno | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:18 WIB

Terkini

Katekyo Hitman Reborn! Rayakan 20 Tahun, Hadirkan Reborn! Music Month

Katekyo Hitman Reborn! Rayakan 20 Tahun, Hadirkan Reborn! Music Month

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 10:59 WIB

Fenomena Living with Parents: Gagal Mandiri atau Strategi Finansial Gen Z?

Fenomena Living with Parents: Gagal Mandiri atau Strategi Finansial Gen Z?

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 10:51 WIB

Sering Ngeluh Soal Motor, Fabio Quartararo Kena Semprot Bos Yamaha!

Sering Ngeluh Soal Motor, Fabio Quartararo Kena Semprot Bos Yamaha!

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 10:51 WIB

KAI Pantau Dampak Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan Kereta Masih Normal

KAI Pantau Dampak Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan Kereta Masih Normal

News | Minggu, 06 September 2026 | 10:49 WIB

Menyebar ke Jabar dan Bengkulu, BMKG Ungkap 2 Klaster Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

Menyebar ke Jabar dan Bengkulu, BMKG Ungkap 2 Klaster Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

News | Minggu, 06 September 2026 | 10:35 WIB

Kupas Tuntas HP Lipat Terbaik 2026: Mana yang Paling Sempurna Buat Kamu?

Kupas Tuntas HP Lipat Terbaik 2026: Mana yang Paling Sempurna Buat Kamu?

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 10:32 WIB

Waspada, Hampir Seluruh Wilayah Kota Tangerang Kini Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau

Waspada, Hampir Seluruh Wilayah Kota Tangerang Kini Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau

News | Minggu, 06 September 2026 | 10:23 WIB

Bedak Tabur Make Over untuk Kulit Apa? Ini 3 Produk yang Bikin Makeup Bagus dan Awet

Bedak Tabur Make Over untuk Kulit Apa? Ini 3 Produk yang Bikin Makeup Bagus dan Awet

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 10:22 WIB

DPR Cecar Soal Sewa Kantor, BGN Siap Boyongan ke Gedung Telkom

DPR Cecar Soal Sewa Kantor, BGN Siap Boyongan ke Gedung Telkom

Video | Minggu, 06 September 2026 | 10:22 WIB

Bukan Sekadar Dongeng: Petualangan Menegangkan Inky si Gurita Menemukan Kembali Kebebasannya

Bukan Sekadar Dongeng: Petualangan Menegangkan Inky si Gurita Menemukan Kembali Kebebasannya

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 10:10 WIB

×