- Vivo resmi meluncurkan smartphone kelas menengah Vivo Y6 5G di China yang ditenagai chipset Snapdragon 4 Gen 2.
- Perangkat ini mengunggulkan baterai jumbo 7.200mAh, layar 120Hz, kamera utama 50MP, serta sertifikasi ketahanan air dan debu IP69.
- Smartphone ini dijual mulai harga 1.799 yuan, namun belum ada informasi mengenai ketersediaan untuk pasar global dan Indonesia.
Suara.com - Vivo Y6 5G diam-diam resmi diperkenalkan sebagai smartphone terbaru di kelas menengah dengan fokus pada daya tahan baterai, performa stabil, serta desain yang tangguh untuk penggunaan harian.
Perangkat ini ditenagai chipset 4nm Snapdragon 4 Gen 2 yang sebelumnya juga digunakan pada sejumlah ponsel di segmen serupa.
Meski bukan ditujukan untuk performa tinggi, ponsel ini diklaim mampu menjalankan aktivitas sehari-hari seperti scrolling media sosial, chatting, hingga streaming dengan lancar.
Dari sisi desain, Vivo Y6 5G hadir dengan ketebalan 8,39 mm dan bobot sekitar 219 gram, sebagaimana melansir dari laman Gizmochina, Sabtu (25/4/2026).
Bobotnya memang terasa cukup berat, namun hal ini sebanding dengan kapasitas baterai besar yang diusungnya.
Layar menjadi salah satu daya tarik dengan panel LCD 6,57 inci beresolusi HD+ (1570 x 720 piksel) dan refresh rate 120Hz.
![Vivo Y6 5G. [vivo China]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/25/16907-vivo-y6-5g.jpg)
Meski resolusinya tidak Full HD, tingkat kecerahan hingga 1.200 nits membuat layar tetap nyaman digunakan di luar ruangan.
Penggunaan resolusi lebih rendah ini juga dinilai sebagai strategi untuk menjaga performa tetap mulus pada GPU kelas menengah.
Untuk fotografi, Vivo Y6 5G mengusung kamera utama 50MP yang menjadi andalan, serta kamera depan 8MP untuk kebutuhan selfie dan video call.
Menariknya, modul kamera dilengkapi fitur “lampu bernapas” yang berfungsi sebagai indikator notifikasi sekaligus elemen estetika.
Namun, fitur paling mencolok ada pada sektor daya. Smartphone ini dibekali baterai jumbo 7.200mAh yang diklaim mampu bertahan seharian bahkan lebih, tergantung penggunaan.
Pengisian daya juga didukung fast charging 44W agar tetap efisien.
Fitur lain yang melengkapi perangkat ini antara lain sensor sidik jari di samping, infrared blaster, serta sertifikasi tahan air dan debu IP68 dan IP69 yang jarang ditemukan di kelasnya.
Di sisi software, Vivo Y6 5G menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16, meski belum ada kepastian terkait dukungan pembaruan jangka panjang.
Untuk harga, perangkat ini sudah tersedia di China dengan banderol: