-
Xiaomi unggah teaser Redmi S di Amazon India dengan fokus kecepatan tinggi.
-
Perangkat ini diduga sebagai rebrand Redmi Turbo 5 versi pasar global.
-
Spesifikasi diprediksi membawa standar performa baru untuk multitasking dan sesi game
Suara.com - Xiaomi baru-baru ini mengunggah teaser misterius yang memicu spekulasi adanya ponsel anyar.
Perusahaan mengunggah poster bertuliskan 'Redmi S' di laman toko online Amazon.
Melalui video teaser terpisah, perangkat terbaru Xiaomi menawarkan performa kencang serta mencoba menciptakan standar anyar.
"Berkedip saja sudah cukup untuk melewatkannya. Kami sedang mendefinisikan ulang di mana batasan dimulai. Kecepatan bukan lagi sekadar fitur, melainkan jiwa dari masa depan. Nantikan," tulis akun media sosial resmi Xiaomi India.
Sebagai informasi, Redmi Turbo 5 debut lebih dulu di China pada tahun lalu. Perusahaan lantas membawa Redmi Turbo 5 ke pasar global sebagai POCO X8 Pro.
Berdasarkan tradisi generasi pendahulu, seri Redmi Turbo sering mengalami rebrand sebagai HP POCO anyar di pasar global.
Produk misterius 'Redmi S' masih belum terpecahkan sejauh ini. Beberapa penggemar berspekulasi itu merupakan perangkat Redmi Turbo atau POCO X terbaru untuk pasar internasional.
Iklan Misterius Xiaomi
Antusiasme semakin memuncak setelah halaman khusus (microsite) untuk HP baru Xiaomi tayang di toko online. Ini adalah sinyal kuat bahwa peluncuran resmi sudah di depan mata.
Walaupun halaman tersebut masih minim detail tanpa spesifikasi atau tanggal rilis, pesan yang diulang-ulang sangat konsisten.
Kalimat seperti “Cepat bukan lagi fitur. Itu adalah standar bawaan,” mempertegas bahwa ponsel dirancang untuk pengguna yang mendambakan pengalaman super lancar, entah itu untuk multitasking berat atau mungkin sesi game intens.
Di tengah kampanye yang serba misterius ini, satu petunjuk kecil berhasil mencuri perhatian.
Pada halaman teaser di Amazon, muncul teks "Redmi S" yang samar.
Mengutip Gizbot, bisa jadi ini adalah awal dari seri S yang benar-benar baru, elemen branding, atau bahkan nama final dari ponsel itu sendiri.
Namun, petunjuk tersebut memicu spekulasi liar di kalangan komunitas teknologi.