- ASUS meluncurkan laptop bisnis premium ExpertBook Ultra yang memiliki bobot ringan 0,99 kg dengan desain ultra-tipis.
- Perangkat ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra terbaru untuk mendukung berbagai aplikasi komputasi AI kelas enterprise.
- Laptop ini menawarkan layar 3K OLED, sistem keamanan tinggi, serta harga mulai dari Rp38,4 juta di Indonesia.
“Kapabilitas ini memastikan pengguna profesional memiliki tenaga pemrosesan untuk menjalankan aplikasi bisnis berbasis AI yang kompleks dengan efisiensi tinggi,” imbuhnya.
![ASUS ExpertBook Ultra resmi meluncur di Jakarta, Kamis (7/5/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/08/84212-asus-expertbook-ultra.jpg)
Performa Grafis Diklaim Lampaui RTX 4050
Laptop ini juga membawa GPU terintegrasi Intel Arc B390 yang diklaim mampu mengungguli NVIDIA RTX 4050 pada TGP 30W dalam pengujian tertentu.
ASUS menyematkan teknologi pendingin ASUS ExpertCool Pro yang memungkinkan CPU berjalan stabil di TDP 50W tanpa throttling.
Untuk kebutuhan multitasking dan transfer data super cepat, ASUS membekali RAM LPDDR5x 9600 MT/s dan SSD PCIe Gen 5 x4 dengan kecepatan baca hingga 14.000 MB/s.
Layar 3K OLED 120Hz dan Audio Dolby Atmos
Di sektor visual, ASUS ExpertBook Ultra mengusung layar sentuh 14 inci 3K Tandem OLED dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 1.400 nits.
Panel ini diklaim 40 persen lebih hemat daya dibanding OLED konvensional serta dilapisi Gorilla Glass Matte anti-glare untuk mengurangi pantulan cahaya.
Pengalaman multimedia juga ditingkatkan lewat sistem audio 6-speaker Dolby Atmos.
Dibekali Fitur AI dan Keamanan Enterprise
Asus turut menyematkan paket AI enterprise MyExpert AI yang mencakup AI ExpertMeet dan Knowledge Hub lokal tanpa biaya langganan.
Laptop ini juga mendukung Microsoft Copilot+ untuk kebutuhan meeting AI, transkripsi real-time, hingga pencarian dokumen berbasis AI secara lokal.
![ASUS ExpertBook Ultra resmi meluncur di Jakarta, Kamis (7/5/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/08/13205-asus-expertbook-ultra.jpg)
Senior Partner Development Manager Microsoft Asia, Lee Edgerton, mengatakan kemampuan AI lokal menjadi nilai penting bagi perusahaan.
“Pengguna enterprise kini dapat menjalankan transkripsi rapat kompleks, penerjemahan real-time, hingga pencarian dokumen berbasis RAG langsung di perangkat,” ujarnya.
Dia menambahkan, hal ini memastikan latensi nol serta perlindungan data yang optimal untuk informasi korporasi sensitif.