- Penguatan nilai tukar dolar AS menyebabkan tekanan harga pada produk Apple di Indonesia yang berpotensi memicu penyesuaian harga.
- PT MAP Zona Adiperkasa menjaga keterjangkauan produk melalui kemitraan pembiayaan, cicilan nol persen, dan program tukar tambah perangkat lama.
- Minat beli masyarakat terhadap produk Apple di Indonesia terpantau masih stabil meski terjadi fluktuasi nilai tukar dolar global.
Namun demikian, Farah tidak menampik kemungkinan adanya penyesuaian harga pada sejumlah produk Apple ke depan apabila nilai tukar dolar terus mengalami kenaikan signifikan.
![Peluncuran Macbook Neo di Digimap Pasific Place, Jakarta, Jumat (22/5/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/22/11260-macbook-neo.jpg)
“Produk yang baru masuk sekarang harganya masih stay, tapi untuk produk-produk berikutnya mungkin akan ada adjustment,” ungkapnya.
Menurutnya, dampak kenaikan dolar tidak hanya dirasakan Apple, tetapi juga hampir seluruh industri retail dan produk impor di Indonesia.
“Ini bukan cuma terjadi di produk Apple. Semua produk kena impact karena exchange rate dan kenaikan dolar yang cukup signifikan,” tutur Farah.
Meski ada tekanan biaya impor, Farah memastikan pihak retailer akan terus menyesuaikan strategi penjualan agar harga tetap kompetitif di tengah kondisi pasar yang dinamis.
“Kita selalu berusaha beradaptasi dengan harga tersebut. Kalau dolar turun, kita juga akan adjust lagi. Jadi kita selalu mencoba untuk match dengan kondisi kurs yang ada,” ujarnya.