Pascagempa Sulawesi Tengah, Kemkomdigi Pulihkan 8 BTS dan Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi

Dythia Novianty

Rabu, 17 Juni 2026 | 07:46 WIB
Pascagempa Sulawesi Tengah, Kemkomdigi Pulihkan 8 BTS dan Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi
Seorang anak memperhatikan bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa di Palu, Sulawesi Tengah. [Antara/Basri Marzuki/Lmo/YU]
baca 10 detik
  • Gempa magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026 menyebabkan gangguan pada 29 site BTS telekomunikasi.
  • Kemkomdigi melaporkan delapan BTS berhasil dipulihkan di Kota Palu dan Kabupaten Sigi, sementara 21 lainnya diperbaiki.
  • Gangguan jaringan terjadi akibat rusaknya jalur transmisi dan listrik, namun tidak ada korban jiwa pada fasilitas tersebut.

Suara.com - Menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026), Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus memantau dan mengoordinasikan percepatan pemulihan layanan telekomunikasi di wilayah terdampak.

Berdasarkan data terbaru dari Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) Kemkomdigi hingga pukul 15.00 WIB (Selasa 16/6), sebanyak 29 site Base Transceiver Station (BTS) mengalami gangguan dari total 2.601 site yang beroperasi di wilayah terdampak.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 1,04 persen dari keseluruhan infrastruktur telekomunikasi yang ada di tiga daerah terdampak gempa.

Delapan BTS Berhasil Kembali Beroperasi

Dari total BTS yang terdampak, Kemkomdigi melaporkan sebanyak delapan site BTS telah berhasil dipulihkan.

Artinya, sekitar 27,59 persen dari total BTS yang sempat mengalami gangguan kini telah kembali beroperasi dan melayani masyarakat.

Sementara itu, sebanyak 21 site atau 72,41 persen masih dalam proses pemulihan oleh operator telekomunikasi.

Gangguan jaringan tersebar di tiga wilayah utama yang terdampak gempa, yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Poso.

Pemulihan tercepat tercatat terjadi di Kota Palu dengan lima BTS yang berhasil kembali aktif. Kabupaten Sigi menyusul dengan tiga BTS yang telah pulih.

baca juga

Adapun Kabupaten Poso masih menjadi fokus utama proses perbaikan karena memiliki jumlah BTS terdampak terbanyak, yakni 13 site.

Jalur Transmisi dan Listrik Jadi Kendala Utama

Berdasarkan laporan operator telekomunikasi, gangguan layanan terjadi akibat terputusnya jalur transmisi dan pasokan listrik yang terdampak oleh aktivitas gempa.

Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah BTS tidak dapat beroperasi secara normal meskipun perangkat telekomunikasi di lokasi masih dalam kondisi baik.

"Kemkomdigi memastikan koordinasi dengan operator telekomunikasi, pemerintah daerah, dan pihak terkait terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan di seluruh wilayah terdampak," demikian keterangan resmi Kemkomdigi, Rabu (17/6/2026).

Langkah percepatan dilakukan agar masyarakat dapat kembali mengakses layanan telepon, internet, dan komunikasi digital yang menjadi kebutuhan penting selama masa tanggap darurat.

Komunikasi Jadi Kunci Penanganan Bencana

Ilustrasi BTS. [Unsplash]
Ilustrasi BTS. [Unsplash]

Pemulihan jaringan telekomunikasi memiliki peran strategis dalam mendukung penanganan bencana.

Ketika konektivitas kembali tersedia, masyarakat dapat lebih mudah menghubungi keluarga, mengakses informasi resmi, melaporkan kondisi darurat, hingga memperoleh bantuan lebih cepat.

Di sisi lain, pemerintah daerah, petugas lapangan, dan lembaga kemanusiaan juga dapat menjalankan koordinasi secara lebih efektif melalui jaringan komunikasi yang stabil.

Karena itu, percepatan pemulihan BTS menjadi salah satu prioritas utama pascabencana.

Tidak Ada Korban di Fasilitas Telekomunikasi

Selain fokus pada pemulihan jaringan, Kemkomdigi juga terus memantau kondisi personel dan fasilitas telekomunikasi yang berada di wilayah terdampak.

Berdasarkan laporan sementara yang diterima kementerian, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka di lingkungan fasilitas telekomunikasi akibat gempa bumi tersebut.

Hal ini memungkinkan proses pemulihan dapat dilakukan lebih cepat dengan dukungan teknisi dan personel operator yang tetap siaga di lapangan.

Tips Menghadapi Gangguan Jaringan Saat Bencana

Ketika terjadi bencana alam yang berdampak pada jaringan telekomunikasi, masyarakat disarankan untuk menggunakan layanan komunikasi secara bijak agar kapasitas jaringan yang tersedia tetap optimal.

Penampakan salah satu rumah warga yang rusak pasca Gempa Bumi M6,7 di Palu, Sulawesi Tengah [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Penampakan salah satu rumah warga yang rusak pasca Gempa Bumi M6,7 di Palu, Sulawesi Tengah [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Pengguna juga dapat memanfaatkan layanan pesan singkat atau aplikasi berbasis data yang membutuhkan bandwidth lebih kecil dibanding panggilan suara.

Selain itu, penting untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan operator telekomunikasi terkait kondisi jaringan serta lokasi layanan darurat yang tersedia.

Kemkomdigi Terus Pantau Perkembangan Pemulihan

Kemkomdigi menegaskan akan terus memantau perkembangan pemulihan infrastruktur telekomunikasi di Sulawesi Tengah hingga seluruh layanan kembali beroperasi normal.

Kementerian juga akan menyampaikan informasi terbaru berdasarkan hasil pemantauan lapangan dan laporan yang diterima dari operator telekomunikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komidigi Minta Semua Pengguna Ponsel Registrasi Ulang Kartu SIM Pakai Data Biometrik

Komidigi Minta Semua Pengguna Ponsel Registrasi Ulang Kartu SIM Pakai Data Biometrik

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:57 WIB

Nomor HP Akan Terintegrasi dengan Akun Media Sosial, Ini Respons XLSmart

Nomor HP Akan Terintegrasi dengan Akun Media Sosial, Ini Respons XLSmart

Tekno | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengejutkan! Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judol, Menkomdigi Beri Peringatan

Fakta Mengejutkan! Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judol, Menkomdigi Beri Peringatan

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:39 WIB

Perlindungan Anak di Era Digital: PP TUNAS Mulai Disosialisasikan

Perlindungan Anak di Era Digital: PP TUNAS Mulai Disosialisasikan

Tekno | Kamis, 30 April 2026 | 12:53 WIB

Komdigi Resmi Mulai Lelang Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, Dorong Percepatan Jaringan 5G di Indonesia

Komdigi Resmi Mulai Lelang Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, Dorong Percepatan Jaringan 5G di Indonesia

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 15:22 WIB

Komdigi Siapkan Roadmap Data Center, Indonesia Timur Jadi Target Baru Infrastruktur Digital

Komdigi Siapkan Roadmap Data Center, Indonesia Timur Jadi Target Baru Infrastruktur Digital

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 14:27 WIB

Terkini

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:49 WIB

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:42 WIB

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:39 WIB

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 08:36 WIB

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:35 WIB

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

×