Perlindungan Anak di Era Digital: PP TUNAS Mulai Disosialisasikan

Dythia Novianty

Kamis, 30 April 2026 | 12:53 WIB
Perlindungan Anak di Era Digital: PP TUNAS Mulai Disosialisasikan
Ilustrasi anak main gadget. [Hessam nabavi/Unsplash]
baca 10 detik
  • Kementerian Komunikasi dan Digital menyosialisasikan regulasi PP TUNAS di Bandung untuk meningkatkan keamanan anak saat beraktivitas di internet.
  • Regulasi ini mewajibkan penyelenggara sistem elektronik menyediakan fitur verifikasi usia dan perlindungan privasi guna mencegah risiko digital anak.
  • Pemerintah daerah, keluarga, dan sektor terkait perlu berkolaborasi menciptakan ekosistem digital sehat serta melakukan pengawasan penggunaan teknologi anak.

Suara.com - Pemerintah semakin serius memperkuat perlindungan anak di era digital. Melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), sosialisasi regulasi terbaru PP TUNAS (Tunggu Anak Siap) digelar di Bandung untuk memastikan keamanan anak saat beraktivitas di internet.

Diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Jawa Barat, baik secara langsung maupun daring. Fokus utamanya adalah memperkuat peran pemerintah daerah dalam menghadapi risiko digital yang semakin kompleks, mulai dari kecanduan gawai hingga ancaman keamanan data pribadi anak.

Kepala Bidang IKP Dinas Kominfo Jawa Barat, Mas Adi Komar, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan ini.

“Kolaborasi menjadi kunci dalam membangun literasi digital yang kuat, terutama untuk melindungi anak-anak sebagai generasi masa depan,” ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis (30/4/2026).

Senada dengan itu, perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital, Firmansyah, menekankan bahwa keamanan digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama.

“Keamanan ruang digital adalah fondasi penting untuk menjaga masa depan generasi muda. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan anak-anak terlindungi saat berselancar di dunia maya,” katanya.

Sosialisasi PP TUNAS (Tunggu Anak Siap) digelar di Bandung, belum lama ini. [Komdigi]
Sosialisasi PP TUNAS (Tunggu Anak Siap) digelar di Bandung, belum lama ini. [Komdigi]

Dalam pemaparannya, Sekretaris Ditjen Pengawasan Ruang Digital, Mediodecci Lustarini, menjelaskan bahwa PP TUNAS hadir sebagai respons atas meningkatnya risiko digital pada anak.

Regulasi ini mewajibkan platform digital atau Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk menyediakan sistem yang aman, termasuk verifikasi usia dan pengaturan privasi.

“PP TUNAS mewajibkan PSE memastikan perlindungan maksimal bagi anak, mulai dari penyaringan konten hingga keamanan data pribadi,” jelasnya.

baca juga

Dari sisi kesehatan, Kementerian Kesehatan juga menyoroti dampak serius penggunaan teknologi terhadap mental anak. Yunita Restu Safitri mengingatkan bahwa era digital membawa tantangan baru seperti kecanduan dan perundungan online.

“Kesehatan jiwa anak harus menjadi perhatian utama. Perlu peran keluarga, sekolah, dan pemerintah untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat,” ungkapnya.

Sementara itu, praktisi keamanan siber Ian Keikai menekankan pentingnya peran orang tua dalam pengasuhan digital. Ia menyarankan penggunaan teknologi pendukung seperti fitur kontrol orang tua.

“Orang tua harus menjadi pendamping aktif. Gunakan fitur seperti Family Link atau YouTube Supervised Experience agar anak bisa berinternet dengan aman dan terkontrol,” jelasnya.

Melalui implementasi PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang TUNAS, pemerintah berharap Jawa Barat dapat menjadi contoh nasional dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

Langkah ini juga menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi digital Indonesia yang lebih bertanggung jawab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Diprotes Gamers, Komdigi Akhirnya Akui IGRS Aneh

Viral Diprotes Gamers, Komdigi Akhirnya Akui IGRS Aneh

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 19:18 WIB

Komdigi Panggil Google-Meta Buntut Tak Patuh PP Tunas, Cecar 29 Pertanyaan

Komdigi Panggil Google-Meta Buntut Tak Patuh PP Tunas, Cecar 29 Pertanyaan

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 18:04 WIB

Sempat Bikin Emosi, Pelaku Industri Minta Tetap Kawal dan Kritisi Kebijakan IGRS Komdigi

Sempat Bikin Emosi, Pelaku Industri Minta Tetap Kawal dan Kritisi Kebijakan IGRS Komdigi

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 14:34 WIB

Kemkomdigi Sebut Rating IGRS di Steam Tidak Resmi dan Berpotensi Melanggar Hukum di Indonesia

Kemkomdigi Sebut Rating IGRS di Steam Tidak Resmi dan Berpotensi Melanggar Hukum di Indonesia

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 14:11 WIB

Steam Tegaskan Penilaian IGRS Dikeluarkan Kemkomdigi, Bukan dari Valve

Steam Tegaskan Penilaian IGRS Dikeluarkan Kemkomdigi, Bukan dari Valve

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 15:02 WIB

IGRS Jadi Sorotan Gamer, Simak Sejarah ESRB dan PEGI yang Sudah Ada Puluhan Tahun

IGRS Jadi Sorotan Gamer, Simak Sejarah ESRB dan PEGI yang Sudah Ada Puluhan Tahun

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 14:02 WIB

Terkini

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

×