- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memberikan beasiswa pendidikan tinggi tahun 2026 bagi 150 mitra driver beserta anggota keluarga mereka.
- Penerima beasiswa terpilih akan menempuh studi S1 di berbagai perguruan tinggi unggulan Indonesia melalui Yayasan GoTo Merah Putih.
- Perusahaan memperluas cakupan program tahun ini guna meningkatkan kesejahteraan dan membuka peluang ekonomi bagi ekosistem mitra pengemudi Gojek.
Suara.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) melalui program Beasiswa Gojek 2026 memberikan akses pendidikan tinggi gratis bagi lebih dari 150 mitra driver Gojek dan anggota keluarganya.
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan teknologi tersebut untuk mendorong peningkatan kesejahteraan dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi ekosistem mitranya.
Melalui Yayasan GoTo Merah Putih, para penerima beasiswa berkesempatan melanjutkan pendidikan S1 di sejumlah perguruan tinggi unggulan Indonesia, termasuk Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Penerima beasiswa dipilih dari ribuan pendaftar yang telah lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026.
Dari total penerima, sebanyak 54,76 persen diterima di program studi Sains dan Teknologi (SAINTEK), sementara 45,24 persen lainnya menempuh program Sosial dan Humaniora (SOSHUM).
Tahun ini menjadi momentum penting bagi program Beasiswa Sosial dan Humaniora (SOSHUM).
Tahun ini menjadi momentum penting bagi program Beasiswa Gojek karena cakupannya diperluas.
Jika sebelumnya program hanya diperuntukkan bagi anak mitra driver, kini mitra driver Gojek juga dapat menjadi penerima manfaat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Direktur Utama Grup GoTo, Hans Patuwo, mengatakan, perluasan program tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan kapasitas dan kesejahteraan mitra.
"Kami paham bahwa di balik setiap perjalanan yang ditempuh teman-teman mitra setiap hari, ada mimpi masa depan yang sedang diperjuangkan," ujar Hans dalam keterangan resminya, Kamis (18/6/2026).
Dia menuturkan, melalui akses pendidikan yang lebih luas, kami berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi mereka untuk terus tumbuh dan meraih kehidupan yang lebih baik.
Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam menciptakan mobilitas sosial dan memperluas kesempatan ekonomi bagi para mitra maupun keluarganya di masa depan.
Salah satu penerima Beasiswa Gojek 2026 adalah Simon Vega Rumaijuk, mitra driver Gojek asal Medan yang berhasil diterima di Program Studi Pendidikan Musik Universitas Negeri Medan (UNIMED).
Di sela aktivitasnya sebagai pengemudi ojek online, Simon tetap berusaha mengejar impiannya untuk menempuh pendidikan tinggi di bidang musik. Ia mengaku dukungan beasiswa tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan pendidikannya.
"Saya sangat bersyukur mendapatkan Beasiswa Gojek.Dukungan ini membuat saya bisa lebih fokus menjalani perkuliahan dan mengembangkan kemampuan di bidang musik. Saya berharap suatu hari nanti dapat membanggakan orang tua dan keluarga melalui pendidikan yang saya tempuh," kata Simon.
Secara keseluruhan, jumlah penerima Beasiswa Gojek 2026 meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya investasi sosial yang dilakukan perusahaan teknologi nasional itu dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di lingkungan mitra.
Selain membantu membuka akses pendidikan, program ini juga mencerminkan bagaimana perusahaan teknologi dapat berkontribusi dalam memperkuat ekosistem digital yang inklusif.
Melalui Beasiswa Gojek 2026, perusahaan berharap dapat terus menjadi jembatan bagi para mitra driver dan keluarganya untuk meraih pendidikan yang lebih baik, meningkatkan kompetensi, serta memperluas kesempatan dalam menghadapi tantangan ekonomi digital yang terus berkembang.