Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Dythia Novianty

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:29 WIB
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
Ilustrasi main game. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kaspersky mendeteksi malware Argamal dalam game dewasa yang menyerang ratusan pengguna di berbagai negara sejak April 2026.
  • Malware berjenis Trojan ini memungkinkan peretas mengendalikan perangkat, mencuri data, serta memantau aktivitas korban secara jarak jauh.
  • Pelaku menyebarkan virus melalui situs tidak resmi, platform torrent, dan forum modifikasi game guna menjebak para pengguna.

Suara.com - Di tengah maraknya unduhan game dari situs tidak resmi, para pelaku kejahatan siber terus mencari cara baru untuk menyusup ke perangkat pengguna.

Salah satu metode yang kini menjadi sorotan adalah penyebaran malware melalui game populer, termasuk game dewasa yang banyak beredar di forum dan situs berbagi file.

Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengungkap temuan terbaru mengenai malware berbahaya bernama Argamal, sebuah Remote Access Trojan (RAT) yang disembunyikan di dalam game dewasa atau yang dikenal sebagai hentai games.

Malware ini telah menginfeksi ratusan pengguna di berbagai negara dan memungkinkan pelaku kejahatan siber mengambil alih perangkat korban dari jarak jauh.

Malware Argamal Menyebar Lewat Game Dewasa

Temuan tersebut berasal dari tim peneliti Kaspersky GReAT, yang mendeteksi kampanye serangan baru saat melakukan pemantauan telemetri rutin pada April 2026.

Menurut hasil investigasi, malware Argamal ditemukan menyerang pengguna di sejumlah negara, termasuk Rusia, Brasil, Jerman, dan Vietnam.

Serangan dilakukan dengan menyisipkan kode berbahaya ke dalam file game yang tampak normal.

Saat pengguna menjalankan game tersebut, malware secara otomatis aktif tanpa mengganggu jalannya permainan sehingga korban tidak menyadari perangkatnya telah terinfeksi.

baca juga

Setelah berhasil masuk ke sistem, malware akan tetap tidak aktif selama beberapa hari untuk menghindari deteksi.

Selanjutnya, Argamal mengunduh komponen tambahan yang memperluas kemampuan serangan dan memberi akses penuh kepada penyerang.

Hacker Bisa Curi Data hingga Kendalikan Komputer Korban

Berbeda dengan malware pencuri data biasa, Argamal memiliki kemampuan sebagai Remote Access Trojan, yang memungkinkan penyerang mengendalikan perangkat korban dari lokasi mana pun.

Dengan akses tersebut, pelaku dapat mencuri kredensial akun, mengambil data pribadi, memantau aktivitas pengguna, hingga menjalankan berbagai perintah berbahaya secara langsung di komputer yang terinfeksi.

Para peneliti menyebut kampanye ini tidak hanya berfokus pada pencurian data, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku untuk melakukan kompromi sistem secara menyeluruh.

Kaspersky menemukan bahwa game yang telah disusupi malware didistribusikan melalui berbagai kanal digital.

Ilustrasi malware. [Pixabay]
Ilustrasi malware. [Pixabay]

Salah satunya melalui situs yang menampilkan tangkapan layar game dan menyediakan tautan unduhan yang mengarah ke layanan berbagi file seperti PixelDrain. Selain itu, malware juga ditemukan menyebar melalui platform torrent dan komunitas berbagi file game.

Dalam sejumlah kasus, file berbahaya dikemas bersama game asli sehingga terlihat sah di mata pengguna.

Lebih berbahaya lagi, para pelaku juga memanfaatkan forum game untuk menyebarkan malware dengan menyamarkannya sebagai cheat, modifikasi, atau alat bantu permainan.

Strategi ini membuat banyak korban secara sukarela mengunduh dan menjalankan file berbahaya tanpa menyadari risikonya.

Malware Terus Dikembangkan oleh Pelaku Siber

Kepala Unit Rusia dan CIS pada Tim Riset dan Analisis Global Kaspersky, Dmitry Galov, mengatakan para pelaku kejahatan siber terus mengembangkan kemampuan malware tersebut.

"Para pelaku kejahatan siber telah lama menyalahgunakan konten terkait game dan penginstal perangkat lunak tidak resmi untuk mendistribusikan malware, mengandalkan pengguna yang mengunduh file dari sumber yang tidak terverifikasi dengan sedikit kewaspadaan," kata Dmitry Galov.

Menurutnya, selama proses investigasi, tim peneliti menemukan bahwa malware Argamal secara aktif diperbarui dengan fitur baru dan perubahan infrastruktur, yang menunjukkan bahwa kampanye serangan ini masih berlangsung.

"Sepanjang analisis, kami mengamati malware tersebut secara aktif diperbarui dengan fitur baru dan perubahan infrastruktur, menunjukkan bahwa kampanye tersebut sedang berlangsung dan kemungkinan akan berkembang lebih lanjut," ujarnya.

Galov juga mengingatkan bahwa semakin banyaknya alat otomatis dan kode publik yang tersedia membuat pengembangan malware menjadi lebih mudah dilakukan oleh para penyerang.

ilustrasi hacker. [Ist]
ilustrasi hacker. [Ist]

Pengguna Diminta Hindari Unduhan dari Sumber Tidak Resmi

Kaspersky mengimbau pengguna untuk lebih berhati-hati saat mengunduh game, perangkat lunak, maupun file pendukung dari internet.

Menggunakan sumber resmi, memverifikasi reputasi situs unduhan, serta memasang solusi keamanan yang mampu mendeteksi ancaman terbaru menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko infeksi malware.

"Kami menghimbau, pengguna harus menghindari mengunduh perangkat lunak dari situs web dan platform tidak resmi," tegas Galov dalam keterangan resminya, Sabtu (20/6/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

67 Kode Redeem FF Max Terbaru 11 Juni 2026: Jersey Bola dan Super Bundle Menanti

67 Kode Redeem FF Max Terbaru 11 Juni 2026: Jersey Bola dan Super Bundle Menanti

Tekno | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:48 WIB

Trailer Beredar, Persona 4 Revival Siap Hadirkan Nostalgia pada 2027

Trailer Beredar, Persona 4 Revival Siap Hadirkan Nostalgia pada 2027

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:39 WIB

65 Kode Redeem FF Max Terbaru 10 Juni 2026: Ada Jersey Piala Dunia dan SG2 Golden

65 Kode Redeem FF Max Terbaru 10 Juni 2026: Ada Jersey Piala Dunia dan SG2 Golden

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:22 WIB

Viral Gegara 'Percaya Diri' Rilis November, Barbie Rewind Siap Tantang GTA 6?

Viral Gegara 'Percaya Diri' Rilis November, Barbie Rewind Siap Tantang GTA 6?

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:25 WIB

Minecraft Dungeons II Siap Hadir Tahun Ini: Sekuel Dungeon Crawler yang Lebih Epik

Minecraft Dungeons II Siap Hadir Tahun Ini: Sekuel Dungeon Crawler yang Lebih Epik

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:54 WIB

62 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Juni 2026: Peluang Dapat HP Gratis dan Jersey Pildun

62 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Juni 2026: Peluang Dapat HP Gratis dan Jersey Pildun

Tekno | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:43 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×