Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Xbox Paling Terdampak

Agung Pratnyawan

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:38 WIB
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Xbox Paling Terdampak
Logo Microsoft. [Pexels]
baca 10 detik
  • Microsoft PHK 4.800 karyawan untuk menjaga efisiensi bisnis perusahaan.
  • Divisi penjualan dan Xbox paling terdampak kebijakan ini.
  • Keputusan Microsoft PHK 4.800 karyawan dipengaruhi investasi kecerdasan buatan.

Suara.com - Perusahaan teknologi raksasa Microsoft secara resmi mengumumkan keputusan pemutusan hubungan kerja terhadap pekerjanya. Kebijakan Microsoft PHK 4.800 karyawan ini berdampak langsung pada divisi penjualan dan bisnis video game Xbox.

Dilaporkan Business Insider, kabar mengenai Microsoft PHK 4.800 karyawan diketahui dari memo internal yang dikirimkan kepada seluruh staf perusahaan.

Keputusan PHK karyawan ini mengurangi sekitar 2,1 Persen dari total tenaga kerja global perusahaan. Khusus untuk divisi Xbox, sebanyak 1.600 posisi harus dipangkas pada tahun fiskal ini.

HR chief Microsoft, Amy Coleman, menyampaikan pengumuman berat tersebut melalui email resmi kepada para pekerja. Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menyelaraskan prioritas bisnis dengan kebutuhan pasar.

Dalam emailnya, Amy Coleman menuliskan secara terbuka alasan perusahaan merampingkan organisasi.

"Hari ini kami menghilangkan sekitar 4.800 peran, atau sekitar 2,1 Persen dari tenaga kerja global kami, seiring fokus kami pada prioritas perusahaan," tulisnya.

Ia juga menambahkan rasa terima kasih kepada individu yang terdampak kebijakan ini.

"Orang-orang yang pekerjaannya terdampak hari ini adalah kolega dan teman kita, dan kami sangat berterima kasih atas semua yang telah mereka lakukan," tambah Coleman.

Pemangkasan ini terjadi ketika Microsoft sedang mengeluarkan biaya besar untuk infrastruktur kecerdasan buatan.

baca juga

Pada saat yang sama, investor mulai khawatir bahwa teknologi baru ini dapat mengganggu bisnis perangkat lunak tradisional.

Kekhawatiran pasar tersebut sempat membuat saham Microsoft turun 19 Persen pada bulan Juni lalu. Angka ini merupakan kinerja bulanan terburuk perusahaan sejak era dot-com.

Pemangkasan pekerjaan di sekitar awal tahun fiskal baru pada 1 Juli sudah menjadi pola bagi perusahaan.

Tahun lalu, perusahaan juga telah menghilangkan ribuan peran melalui beberapa gelombang efisiensi.

Logo Microsoft (Shutterstock)
Logo Microsoft (Shutterstock)

Sebelum pengumuman terbaru ini, Microsoft tercatat memiliki lebih dari 220.000 pekerja di seluruh dunia. Untuk menekan biaya, perusahaan sempat meluncurkan program pensiun sukarela pada awal tahun ini.

Sekitar sepertiga dari 9.000 individu yang memenuhi syarat telah mengambil tawaran pensiun tersebut. Hal ini membantu perusahaan menekan persentase pemangkasan tenaga kerja dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Amy Coleman memberikan penjelasan lebih dalam terkait alasan di balik transformasi ini.

"Bisnis kami berubah karena dunia di sekitarnya berubah," jelasnya dalam memo tersebut.

Kebutuhan pelanggan dan model bisnis yang melayani mereka sedang mengalami pergeseran besar yang menuntut adaptasi.

Hal ini mengharuskan perusahaan untuk ikut menyesuaikan sumber daya, peran, dan cara beroperasi demi memberikan dampak terbaik bagi pelanggan.

Coleman menegaskan bahwa peran yang dihilangkan tidak serta-merta digantikan oleh AI. "Saya juga ingin berterus terang bahwa peran yang dihilangkan hari ini tidak digantikan oleh AI," ungkapnya.

Meski begitu, ia mengakui bahwa kecerdasan buatan mulai mengubah cara manusia dalam menyelesaikan pekerjaan.

Beberapa tugas harian kini dapat diotomatisasi, sehingga setiap individu harus terus beradaptasi dan membangun keterampilan baru.

Keputusan seperti ini diakui tidak pernah mudah bagi jajaran manajemen perusahaan.

"Selama setahun terakhir, kami telah memindahkan lebih dari 4.000 karyawan ke peran baru, termasuk 500 orang lainnya bulan ini," papar Coleman.

Microsoft berjanji akan memberikan dukungan finansial dan sumber daya bagi individu yang harus meninggalkan perusahaan.

Di samping itu, perusahaan terus berinvestasi dalam membekali sisa pekerjanya dengan keterampilan baru di bidang teknologi AI.

Tren efisiensi ini tidak hanya terjadi di Microsoft, melainkan juga mencerminkan fenomena di industri teknologi. Perusahaan besar kini mencari cara untuk menutupi biaya investasi infrastruktur baru dengan merampingkan tenaga kerja mereka.

Sebelumnya pada bulan Mei, perusahaan induk Facebook yakni Meta juga telah memberhentikan sekitar 8.000 pekerjanya. Langkah serupa turut diambil oleh banyak perusahaan lain seperti Amazon, Google, dan Block dalam beberapa bulan terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TikTok Bantah Ada PHK di Tokopedia, Penasihat Presiden Tetap Akan Demo

TikTok Bantah Ada PHK di Tokopedia, Penasihat Presiden Tetap Akan Demo

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:04 WIB

"Ini Bukan Keputusan yang Mudah" Akankah Tokopedia Bakal Senasib dengan Bukalapak?

"Ini Bukan Keputusan yang Mudah" Akankah Tokopedia Bakal Senasib dengan Bukalapak?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:35 WIB

Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox

Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Prabowo Pimpin Rapat Karhutla Kalimantan: Siapa yang Bisa Kasih Saya Presentasi?

Prabowo Pimpin Rapat Karhutla Kalimantan: Siapa yang Bisa Kasih Saya Presentasi?

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:31 WIB

KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing

KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan

Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan

Sulsel | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Kredit Mobil Brio: Berapa Gaji Minimal yang Aman? Begini Simulasinya

Kredit Mobil Brio: Berapa Gaji Minimal yang Aman? Begini Simulasinya

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Jangan Ukur Keberhasilan Politik dari Banyaknya Rapat dan Sorotan Kamera

Jangan Ukur Keberhasilan Politik dari Banyaknya Rapat dan Sorotan Kamera

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Karhutla Kalimantan Makin Parah, Airlangga: Kegiatan Ekonomi Terganggu

Karhutla Kalimantan Makin Parah, Airlangga: Kegiatan Ekonomi Terganggu

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:19 WIB

9 Rekomendasi Skin Tint Ringan untuk Tampilan Segar dan Anti Dempul

9 Rekomendasi Skin Tint Ringan untuk Tampilan Segar dan Anti Dempul

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:10 WIB

KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot

KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Krisis Air Bersih Meluas di Makassar, Ini Kecamatan Terdampak dan Cara Lapor

Krisis Air Bersih Meluas di Makassar, Ini Kecamatan Terdampak dan Cara Lapor

Sulsel | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Sudah Disambut Baik, Pramono Anung Izinkan Warga Pati Demo di Jakarta: Itu Dijamin Demokrasi!

Sudah Disambut Baik, Pramono Anung Izinkan Warga Pati Demo di Jakarta: Itu Dijamin Demokrasi!

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:06 WIB

×