- Spesialis konten matematika Fahri Abdillah menjelaskan bahwa bangun persegi dan persegi panjang memiliki sifat serta karakteristik fisik yang berbeda.
- Persegi mempunyai empat sisi sama panjang dan sudut siku-siku, sementara persegi panjang memiliki dua pasang sisi sejajar berbeda ukuran.
- Perhitungan luas dan keliling kedua bangun datar tersebut menggunakan rumus matematika spesifik sesuai dengan karakteristik sisinya masing-masing.
Suara.com - Pernahkah Anda memperhatikan bentuk permukaan meja, kertas HVS, pintu, hingga lantai keramik di rumah?
Semua benda tersebut merupakan contoh nyata dari penerapan bangun datar segi empat yang sangat dekat dengan aktivitas kita sehari-hari.
Di bangku sekolah, materi geometri ini sudah menjadi topik wajib yang diajarkan sejak dini untuk melatih logika berpikir anak.
Namun, mengapa pemahaman mengenai perbedaan karakteristik persegi dan persegi panjang ini begitu penting, dan bagaimana cara praktis menghitungnya?
Bangun datar segi empat didefinisikan sebagai suatu bidang datar yang dibentuk oleh empat garis lurus.
Meskipun sama-sama memiliki empat sisi, persegi dan persegi panjang memiliki sifat dasar yang sangat berbeda.
Untuk membantu pembaca memahaminya secara mendalam, Fahri Abdillah, seorang spesialis konten edukasi matematika, menjelaskan dalam ulasannya di Ruangguru bahwa:
"Masing-masing jenis bangun segi empat punya karakter atau sifat-sifat yang berbeda".
Karakter unik inilah yang membedakan cara kerja kedua bangun tersebut dalam berbagai perhitungan praktis di dunia nyata.
Karakteristik Unik Persegi dan Persegi Panjang
Persegi
Secara fisik, persegi sangat mudah dikenali karena memiliki empat buah sisi yang seluruhnya sama panjang.
Setiap sudut yang terbentuk di pojok bangun ini merupakan sudut siku-siku sempurna sebesar 90 derajat.
Selain itu, persegi memiliki keistimewaan berupa empat sumbu simetri lipat dan simetri putar tingkat empat, serta dua garis diagonal yang saling berpotongan tegak lurus untuk membagi bangun menjadi dua bagian yang persis sama panjang.
Persegi Panjang
Di sisi lain, persegi panjang memiliki karakteristik yang sedikit berbeda. Bangun datar ini hanya memiliki dua pasang sisi yang saling berhadapan sejajar dan sama panjang.
Sisi yang bersebelahan tidak memiliki panjang yang sama, melainkan dibagi menjadi komponen panjang yang lebih dominan dan komponen lebar yang lebih pendek.
Diagonal pada persegi panjang memang memiliki ukuran panjang yang sama dan saling berpotongan membagi dua, namun sudut perpotongannya tidak tegak lurus.
Bangun ini juga hanya memiliki dua sumbu simetri lipat serta dua sumbu simetri putar saja.
Rumus Luas dan Keliling Persegi dan Persegi Panjang

Bagaimana kita bisa menghitung kapasitas area atau keliling luar dari kedua bangun datar ini? Caranya sangat sederhana jika kita sudah mengenali komponen dasarnya.
Rumus Persegi
Untuk bangun persegi, rumus perhitungannya adalah:
- Luas (L) diperoleh dari sisi dikalikan sisi, atau L = s x s
- Keliling (K) diperoleh dari penjumlahan keempat sisinya, atau K = 4s
Rumus Persegi Panjang
Sedangkan untuk bangun persegi panjang, perhitungannya melibatkan unsur panjang (p) dan lebar (l):
- Luas (L) diperoleh dari panjang dikalikan lebar, atau L = p x l
- Keliling (K) diperoleh dari dua kali penjumlahan panjang dan lebar, atau K = 2 x (p + l)
Tiga Contoh Soal dan Pembahasan
Mari kita uji pemahaman teori di atas dengan menyelesaikan tiga contoh soal matematika berikut ini:
Soal Pertama (Keliling Persegi Panjang):
Sebuah lapangan olahraga berbentuk persegi panjang memiliki ukuran panjang 20 meter dan lebar 7 meter. Berapa panjang pagar yang dibutuhkan jika sekeliling lapangan tersebut ingin dipasangi pagar pelindung?
Jawaban:
Kita gunakan rumus keliling persegi panjang: K = 2 x (p + l)
K = 2 x (20 meter + 7 meter)
K = 2 x 27 meter
K = 54 meter
Jadi, panjang pagar yang dibutuhkan untuk mengelilingi lapangan tersebut adalah 54 meter.
Soal Kedua (Luas Persegi Panjang):
Sebuah meja belajar berbentuk persegi panjang memiliki panjang permukaan sebesar 10 cm dan lebar sebesar 5 cm. Berapakah luas permukaan dari meja belajar tersebut?
Jawaban:
Kita gunakan rumus luas persegi panjang: L = p x l
L = 10 cm x 5 cm
L = 50 cm2
Jadi, luas permukaan meja belajar tersebut adalah 50 cm2.
Soal Ketiga (Keliling Persegi):
Sebuah lantai keramik berbentuk persegi memiliki panjang sisi sepanjang 15 cm. Hitunglah berapa keliling dari lantai keramik tersebut!
Jawaban:
Kita gunakan rumus keliling persegi: K = 4s
K = 4 x 15 cm
K = 60 cm
Jadi, keliling lantai keramik berbentuk persegi tersebut adalah 60 cm.