AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

Dythia Novianty

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:48 WIB
AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun
Kaspersky Academy Summit di Jakarta, Rabu (19/8/2026). [Suara.com/Dythia]
baca 10 detik
  • Wamen Komdigi Nezar Patria menyatakan kecerdasan buatan dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk penipuan yang merugikan Indonesia Rp9,1 triliun.
  • Kaspersky mencatat kecerdasan buatan kini mempercepat berbagai tahapan serangan siber kompleks seperti pengembangan malware hingga phishing.
  • Indonesia menghadapi tantangan kesenjangan talenta keamanan siber sehingga membutuhkan penerapan prinsip keamanan sejak tahap awal perancangan sistem.

Kaspersky mencatat, AI semakin digunakan dalam berbagai tahapan serangan siber, mulai dari phishing, pengintaian digital, penelitian kerentanan, hingga pengembangan malware.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria falam acara Kaspersky Academy Summit di Jakarta, Rabu (19/8/2026). [Suara.com/Dythia]
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria falam acara Kaspersky Academy Summit di Jakarta, Rabu (19/8/2026). [Suara.com/Dythia]

Perubahan ini berlangsung cukup cepat. Jika sebelumnya AI lebih banyak digunakan sebagai alat bantu mencari informasi dan menulis kode, kini teknologi tersebut mulai masuk ke alur kerja serangan siber yang lebih kompleks.

“AI mengubah aspek ekonomi dan kecepatan kejahatan siber. Teknologi ini tidak hanya membantu penyerang menulis kode lebih cepat, tetapi juga semakin mendukung pengintaian, penelitian, pengujian, dan tahapan operasi ofensif lainnya,” kata , Peneliti Keamanan di Global Research and Analysis Team (GReAT) Kaspersky, Ahmad Fareed Fauzi Mohamad Radz.

Menurutnya, perkembangan tersebut membuat profesional keamanan siber perlu memahami bagaimana AI digunakan oleh penyerang agar strategi pertahanan dapat berkembang dengan kecepatan yang sama.

Indonesia Kekurangan Talenta Keamanan Siber

Tantangan lainnya bukan hanya teknologi, tetapi juga ketersediaan tenaga ahli keamanan siber.

Dalam forum tersebut disebutkan Asia-Pasifik menyumbang sekitar 60 persen kesenjangan talenta siber dunia, sementara 95 persen tim keamanan masih melaporkan kekurangan tenaga ahli.

Di Asia Tenggara, sekitar 65 persen pekerjaan keamanan siber bahkan mensyaratkan pengalaman kerja tiga tahun atau kurang. Kondisi ini membuka peluang bagi talenta baru, tetapi membutuhkan jalur pendidikan dan pelatihan yang lebih kuat.

Head of Cybersecurity Education & Academic Affairs Kaspersky, Evgeniya Russkikh, menilai kemampuan teknis saja tidak cukup untuk menghadapi era AI.

baca juga

“Ketika AI menjadi semakin cakap dalam menyerang maupun mempertahankan lingkungan digital, nilai penilaian manusia menjadi jauh lebih penting,” ujarnya.

Ia menekankan, pentingnya kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan yang etis, serta pemahaman terhadap dampak teknologi terhadap masyarakat.

Belajar dari Serangan PDN

Nezar juga mengingatkan bahwa Indonesia sudah memiliki pengalaman penting mengenai risiko keamanan infrastruktur digital, salah satunya melalui serangan terhadap Pusat Data Nasional (PDN) beberapa tahun lalu.

Peristiwa tersebut menjadi pelajaran bahwa keamanan tidak bisa dipikirkan setelah sistem selesai dibuat dan kemudian mengalami serangan.

Prinsip security by design harus diterapkan sejak tahap perencanaan, pembangunan, hingga pengoperasian sistem digital.

Ilustrasi Kebocoran Data - Deretan kasus kebocoran data di Indonesia sepanjang 2022 (Pexel)
Ilustrasi Kebocoran Data. (Pexel)

Upaya tersebut juga membutuhkan kerja sama pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat sipil.

Selain berbagi informasi mengenai ancaman, kolaborasi diperlukan untuk memperkuat regulasi, membangun teknologi pertahanan, dan menyiapkan talenta keamanan siber.

Prof. Ridi Ferdiana, Direktur Direktorat Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada, menilai kemampuan manusia tetap menjadi faktor penting di tengah perkembangan AI.

“Saya sangat meyakini pentingnya berpikir kritis, ko-kreativitas dengan AI, kolaborasi terbuka, komunikasi yang baik, serta sikap yang tepat terhadap keamanan siber,” katanya.

Pada akhirnya, perkembangan AI membuat pertarungan keamanan siber memasuki babak baru. Semakin pintar teknologi yang digunakan masyarakat, semakin canggih pula teknologi yang dapat dimanfaatkan penyerang.

Karena itu, masa depan transformasi digital Indonesia tidak cukup hanya ditentukan oleh seberapa cepat AI dikembangkan, tetapi juga seberapa kuat sistem keamanan, tata kelola, dan talenta manusia dibangun sejak awal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa

AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital

Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:06 WIB

LG Siapkan Robot Humanoid Generasi Baru Pakai AI NVIDIA, Bakal Dipamerkan 2027

LG Siapkan Robot Humanoid Generasi Baru Pakai AI NVIDIA, Bakal Dipamerkan 2027

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:08 WIB

Bukan Lagi Soal Durasi Gadget! Ini Strategi Baru Didik Anak di Era "Ledakan" AI

Bukan Lagi Soal Durasi Gadget! Ini Strategi Baru Didik Anak di Era "Ledakan" AI

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pengguna AI, Wamen Nezar Ungkap Strategi Kuasai 5 Lapisan Teknologi AI

Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pengguna AI, Wamen Nezar Ungkap Strategi Kuasai 5 Lapisan Teknologi AI

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Galaxy Z Fold8 Series Bukan Lagi Sekadar HP Lipat, Ini Alasan Cocok Jadi Perangkat Kerja di Era AI

Galaxy Z Fold8 Series Bukan Lagi Sekadar HP Lipat, Ini Alasan Cocok Jadi Perangkat Kerja di Era AI

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×