- Tren Linimasa Google Maps di TikTok menampilkan riwayat perjalanan dalam bentuk visualisasi rute yang bergerak di atas peta.
- Konten ini dapat digunakan untuk merangkum perjalanan liburan, aktivitas beberapa bulan, hingga perjalanan selama satu tahun.
- Menariknya, visualisasi tersebut bisa dibuat tanpa aplikasi tambahan dengan layanan berbasis web, menggunakan data Linimasa Google Maps.
Suara.com - Tren Linimasa Google Maps yang menampilkan visualisasi perjalanan dari riwayat lokasi Google Maps belakangan menarik perhatian pengguna media sosial TikTok.
Jejak perjalanan yang sebelumnya hanya tersimpan sebagai data lokasi kini dapat diubah menjadi video yang menarik untuk dibagikan.
Konten tersebut menunjukkan rute perjalanan dalam bentuk garis yang bergerak di atas peta sehingga perjalanan selama periode tertentu terlihat lebih mudah dipahami.
Konsep ini cocok digunakan untuk merangkum perjalanan liburan, aktivitas selama beberapa bulan, atau bahkan perjalanan selama satu tahun.
Menariknya, Anda tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan untuk mencoba tren yang sedang viral ini.
Prosesnya dapat dilakukan menggunakan layanan berbasis web sehingga pengguna cukup menyiapkan data Linimasa Google Maps yang dimiliki.
Jika ingin ikut membuat tren tersebut, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan mulai dari menyiapkan data lokasi hingga mengubahnya menjadi animasi.
Cara Bikin Tren Linimasa Google Maps yang Viral
Nah, berikut cara bikin tren Linimasa Google Maps yang viral secara praktis dan gratis, lengkap dengan link situs untuk mengubahnya ke dalam bentuk video.
1. Siapkan Data Linimasa Google Maps
Langkah pertama adalah menyiapkan data riwayat lokasi dari Google Maps yang ingin divisualisasikan.
Pastikan data perjalanan yang akan digunakan sudah tersedia sehingga nantinya dapat diproses menjadi jejak perjalanan.
Data tersebut penting karena visualisasi dibuat berdasarkan riwayat lokasi yang pernah tersimpan.
Semakin lengkap data perjalanan yang tersedia, semakin menarik pula rute yang dapat ditampilkan dalam visualisasi.
Caranya, buka menu "Pengaturan (Setting)" dalam ponsel Android Anda. Kemudian pilih "Lokasi (Location)", lalu lanjutkan dengan memilih menu "Layanan Lokasi (Location Services)".
2. Buka Google Maps Timeline
Selanjutnya, buka fitur "Linimasa (Timeline)" Google Maps melalui akun Google yang digunakan untuk menyimpan riwayat lokasi. Pilih data perjalanan atau rentang waktu yang ingin Anda jadikan bahan visualisasi.
Anda dapat memilih periode tertentu sesuai kebutuhan, misalnya perjalanan selama satu bulan, beberapa bulan, atau satu tahun.
Pastikan data lokasi pada periode tersebut memang tersedia agar jejak perjalanan yang dihasilkan tidak kosong.
3. Siapkan Data untuk Visualisasi
Setelah data "Linimasa" tersedia, tahap berikutnya adalah menyiapkan data tersebut agar dapat digunakan oleh alat visualisasi.
Caranya dengan memilih "Ekspor Data Linimasa (Export Timeline Data)", lalu simpan data lokasi dalam folder yang mudah diingat.
4. Masukkan Data ke Timeline Visualizer
Buka layanan Timeline Visualizer melalui Google, kemudian masukkan data Linimasa Google Maps sesuai petunjuk yang tersedia. Salah satu layanan yang banyak direkomendasikan konten kreator TikTok adalah https://ahn-lab.org/google-timeline-visualizer/ dan https://www.timelinevisualizer.net/.
5. Atur Periode dan Tampilan Perjalanan
Jika tersedia pilihan pengaturan, tentukan rentang waktu perjalanan yang ingin ditampilkan. Anda dapat memilih periode tertentu agar animasi tidak terlalu panjang dan rute yang muncul lebih mudah dilihat.
Untuk membuat konten media sosial, pilih periode yang memiliki perjalanan paling menarik atau membentuk pola rute yang jelas.
Dengan begitu, hasil visualisasi akan terlihat lebih informatif sekaligus menarik ketika dibagikan.
6. Buat dan Unduh Video Jejak Perjalanan
Setelah data dan periode ditentukan, jalankan proses visualisasi dengan klik tombol "Create MP4" untuk menghasilkan animasi.
Layanan tersebut akan mengubah data lokasi menjadi tampilan perjalanan yang bergerak di atas peta sehingga rute dapat terlihat dari awal hingga akhir.
Setelah proses visualisasi selesai, video bisa diunduh dengan menekan tombol "Download MP4" di bagian bawah.
7. Bagikan ke Media Sosial
Setelah video selesai dibuat, hasilnya dapat dibagikan ke media sosial seperti TikTok, Instagram, atau platform lainnya.
Agar lebih menarik, Anda bisa menambahkan musik, teks, atau keterangan singkat mengenai perjalanan yang ditampilkan.
Tren ini menarik karena mampu mengubah data lokasi yang biasanya hanya tersimpan sebagai riwayat menjadi cerita perjalanan dalam bentuk visual.
Jadi, Anda bisa ikut membuat tren Linimasa Google Maps tanpa perlu memasang aplikasi tambahan, selama data perjalanan dan layanan visualisasi yang digunakan dapat diakses dengan baik.