El Nino Tekan Cadangan Air Waduk Sepaku, 13.273 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:35 WIB
El Nino Tekan Cadangan Air Waduk Sepaku, 13.273 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim
Karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Timur. [Antara/Auliya Rahman/tom]
baca 10 detik
  • Pemerintah bersama BMKG menjalankan operasi modifikasi cuaca di Kalimantan Timur untuk mengatasi kekeringan dan karhutla akibat El Nino.
  • Operasi modifikasi cuaca yang berlangsung pada Agustus 2026 tersebut berhasil menurunkan hujan serta menambah cadangan air Waduk Sepaku IKN.
  • Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tetap menyiagakan tim gabungan karena ancaman kekeringan dan ratusan titik panas masih berlangsung.

Suara.com - Dampak El Nino mulai menekan ketersediaan air dan meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur. Kondisi ini mendorong pemerintah menjalankan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengisi kembali cadangan air sekaligus membantu mengendalikan karhutla.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Otorita Ibu Kota Negara (OIKN), TNI Angkatan Udara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjalankan OMC di sejumlah wilayah.

Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo mengatakan salah satu sasaran operasi tersebut adalah Waduk Sepaku yang menjadi sumber air baku bagi kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Cadangan air di waduk tersebut terus menurun sejak Juli 2026 sebagai dampak El Nino.

“Modifikasi cuaca bukan membuat hujan, tetapi mengoptimalkan potensi awan yang tersedia. Apabila kondisi awan mendukung, penyemaian awan dilakukan sehingga mempercepat proses turunnya hujan serta bisa memperluas areanya,” kata Budi dalam pernyataannya, Selasa (25/8/2026).

Ia menyebutkan bahwa masalah kekeringan di Kaltim berjalan beriringan dengan meningkatnya aktivitas titik panas.

BMKG mencatat 13.273 titik panas terdeteksi di Kaltim sepanjang 1-23 Agustus 2026. Jumlah tersebut meningkat 35,5 persen dibanding periode yang sama pada 2015, ketika puncak musim kemarau juga berlangsung bersamaan dengan fenomena El Nino.

Data BMKG per 20 Agustus juga menunjukkan sejumlah wilayah Kaltim mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) dengan kategori Sangat Pendek hingga Panjang.

Durasi HTH terpanjang tercatat di Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Paser yang sudah tidak mengalami hujan selama 28 hari berturut-turut.

baca juga

Kondisi tersebut turut memengaruhi pergerakan asap karhutla. Budi mengatakan asap umumnya bergerak ke arah barat laut hingga timur laut, bahkan melewati batas administratif menuju Kalimantan Utara dan Sabah, Malaysia.

OMC di kawasan IKN dilaksanakan pada 22-27 Agustus untuk mengantisipasi terus menurunnya cadangan air Waduk Sepaku.

Menurut Budi, hujan telah turun di kawasan tersebut dan sekitarnya dalam dua hari terakhir hingga Senin pagi setelah pelaksanaan OMC.

Sementara itu, OMC di Kabupaten Berau dilakukan pada 24-28 Agustus. Operasi ini dilaksanakan berdasarkan permintaan Bupati Berau kepada BNPB dan BMKG untuk membantu menangani titik panas di wilayah tersebut.

BMKG tidak hanya melihat jumlah titik api dalam menentukan pelaksanaan OMC. Potensi pertumbuhan awan yang dapat disemai juga menjadi pertimbangan.

Untuk periode 23-31 Agustus, potensi pertumbuhan awan di Kaltim masih berada pada kategori tinggi hingga sedang, terutama di bagian utara. Namun, potensi tersebut diperkirakan menurun pada 28-31 Agustus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Enam Perusahaan Kena Sanksi, 1.511 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan

Enam Perusahaan Kena Sanksi, 1.511 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan

Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Dari Tepian Barito ke Atap Warga: Jeritan Bekantan yang Kehilangan Habitat

Dari Tepian Barito ke Atap Warga: Jeritan Bekantan yang Kehilangan Habitat

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×