- LG memperkenalkan mesin cuci hemat energi di IFA 2026 yang menghemat daya hingga 70 persen.
- LG SIGNATURE meluncurkan kulkas baru berteknologi Large Language Model untuk interaksi percakapan yang alami.
- LG WashTower 25 inci dirilis untuk menghemat ruang dan menggabungkan mesin cuci serta pengering.
Suara.com - Mesin cuci kini tak hanya dituntut pintar, tetapi juga harus semakin irit energi. LG Electronics (LG) bahkan memperkenalkan mesin cuci di IFA 2026 yang dirancang menggunakan energi hingga 70 persen lebih rendah dibandingkan batas minimum untuk peringkat A di Eropa.
Inovasi tersebut menjadi salah satu dari tujuh perangkat rumah tangga yang diperkenalkan LG di ajang IFA 2026. Menariknya, AI bukan satu-satunya senjata yang ditawarkan.
LG juga menyoroti efisiensi energi, pemanfaatan ruang, serta kemudahan penggunaan sebagai bagian dari arah baru perangkat rumah tangga untuk hunian modern.
Mesin cuci tersebut memadukan Direct Drive Motor dan Dual Inverter Heat Pump. Teknologi AI Wash dan AI Dry memungkinkan perangkat mengenali karakteristik kain, kemudian menyesuaikan proses pencucian dan pengeringan.
Dengan pendekatan tersebut, AI tidak sekadar menjadi fitur tambahan, tetapi digunakan untuk membuat perangkat bekerja lebih sesuai kebutuhan sekaligus membantu mengoptimalkan penggunaan energi.
Kulkas Bisa Diajak Berkomunikasi
Di kategori kulkas, LG menghadirkan generasi terbaru LG SIGNATURE yang membawa teknologi Large Language Model (LLM).
Teknologi ini memungkinkan pengguna berinteraksi dengan kulkas melalui percakapan yang lebih alami. Pengguna juga dapat memperoleh panduan penyimpanan bahan makanan agar tetap segar lebih lama.
Kulkas tersebut dilengkapi layar LCD 6,8 inci serta AI Fresh yang memantau perubahan suhu berdasarkan pola penggunaan.
Sistem ini dirancang untuk membuat kinerja pendinginan lebih responsif terhadap kondisi dan kebiasaan pengguna.
Solusi untuk Rumah dengan Ruang Terbatas
Persoalan ruang juga menjadi perhatian LG. Perusahaan memperkenalkan LG WashTower 25 inci, ukuran baru yang melengkapi model 24 inci dan 27 inci.
WashTower menggabungkan mesin cuci dan pengering dalam satu bodi sehingga dapat menghemat ruang dibandingkan penggunaan perangkat secara terpisah.
Secara global, penjualan lini WashTower LG telah melampaui 3,2 juta unit.
Konsep serupa diterapkan pada kulkas LG Fit & Max French-Door. Dengan desain Zero Clearance, kulkas dapat dipasang rata dengan kabinet sehingga menciptakan tampilan dapur yang lebih menyatu.
Perangkat ini juga memiliki Full Convert Drawer yang memungkinkan kompartemen digunakan sebagai ruang pendingin maupun pembeku.
![LG Electronics di IFA 2026. [LG]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/05/80575-lg-electronics-di-ifa-2026.jpg)
Sementara Dual FRESHConverter+ memungkinkan pengaturan suhu secara independen untuk membantu menjaga kesegaran bahan makanan.
Cuci Piring Selesai dalam Satu Jam
LG juga membawa solusi untuk aktivitas dapur melalui dishwasher Fit & Max dengan fitur 1-Hour Wash & Dry.
Perangkat ini dirancang untuk menyelesaikan proses pencucian sekaligus pengeringan dalam waktu satu jam.
Teknologi QuadWash Pro memanfaatkan mikrogelembung untuk membantu deterjen menjangkau sisa makanan, sementara Hybrid Air Dry mendukung pengeringan lebih cepat dengan konsumsi energi yang lebih rendah.
Ada pula AI SenseClean yang dapat mendeteksi tingkat kekotoran dan menyesuaikan parameter pencucian, termasuk suhu air dan durasi siklus.
Dari Pengering Rambut hingga Kitchen Hood
Dua inovasi lainnya menyasar kebutuhan personal care dan dapur. LG memperkenalkan AirDew Hair Dryer, pengering rambut pertama perusahaan yang menggunakan teknologi Triple Airfluidics.
Teknologi tersebut menghasilkan aliran udara berkecepatan tinggi untuk mempercepat pengeringan sekaligus membantu mengurangi paparan panas berlebih. Perangkat ini juga dirancang ringan dan ergonomis.
Untuk dapur, LG SIGNATURE Downdraft Hood menawarkan kontrol tanpa sentuhan melalui sensor gerakan. Pengguna dapat mengatur daya hisap hanya dengan gerakan tangan.
![LG Electronics di IFA 2026. [LG]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/05/45213-lg-electronics-di-ifa-2026.jpg)
Sistem aliran udara yang dioptimalkan dirancang untuk menyerap asap dan aroma masakan dengan tingkat kebisingan rendah. Desain kaca minimalisnya juga ditujukan untuk dapur dengan konsep ruang terbuka.
Tujuh perangkat tersebut memperlihatkan bagaimana LG mencoba memperluas konsep AI Home.
Fokusnya tidak berhenti pada membuat perangkat bisa mengenali perintah atau bekerja otomatis, tetapi juga bagaimana teknologi dapat menjawab persoalan sehari-hari, yakni energi yang semakin diperhatikan, ruang hunian yang terbatas, dan kebutuhan akan perangkat yang lebih praktis.