- Lenovo memperkenalkan perangkat bisnis berbasis AI di ajang Lenovo Innovation World pada Kamis, 24 September 2026.
- Perangkat baru tersebut mencakup desktop ThinkCentre, laptop ThinkBook, monitor ThinkVision, dan sistem keamanan enterprise ThinkShield.
- Rangkaian perangkat inovatif ini bertujuan membantu perusahaan mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam operasional kerja sehari-hari.
Suara.com - Kecerdasan buatan (AI) mulai bergeser dari sekadar fitur tambahan menjadi bagian dari perangkat yang digunakan sehari-hari di lingkungan kerja.
Lenovo melihat perubahan tersebut melalui konsep Hybrid AI, yang menggabungkan kemampuan AI di perangkat, edge, on-premises, hingga cloud.
Melalui ajang Lenovo Innovation World di IFA 2026, Lenovo memperkenalkan sejumlah perangkat dan solusi terbaru untuk kebutuhan bisnis.
Portofolionya mencakup desktop ThinkCentre, laptop ThinkBook, monitor ThinkVision, hingga sistem keamanan enterprise.
Menurut Lenovo, pendekatan ini dibutuhkan karena perusahaan mulai bergerak dari tahap eksperimen AI menuju penggunaan AI dalam operasional sehari-hari.
“Organisasi kini mulai beralih dari tahap eksperimen AI dan mengintegrasikan AI ke dalam operasional sehari-hari,” ujar Senior Vice President, Global Innovation Center, Lenovo Intelligent Devices Group, Johnson Jia dalam keterangan resminya, Kamis (24/9/2026).
Desktop Ringkas untuk Era Agentic AI
Salah satu perangkat yang menjadi perhatian adalah ThinkCentre X Ultra. Desktop ini dirancang untuk kebutuhan agentic AI dengan dukungan prosesor hingga AMD Ryzen AI Max+ PRO 495 Series dan memori unified hingga 128GB.
Meski memiliki kapasitas komputasi tinggi, perangkat tersebut hadir dalam bodi berukuran hanya 1,6 liter.
Lenovo juga memungkinkan hingga empat ThinkCentre X Ultra dihubungkan dalam satu konfigurasi cluster. Pengaturan ini dapat digunakan untuk memperbesar kapasitas komputasi dan memori ketika perusahaan menjalankan model AI yang lebih besar atau workflow multi-agent.
Untuk kebutuhan bisnis yang lebih umum, Lenovo menghadirkan ThinkCentre M75s Gen 6 dengan prosesor hingga AMD Ryzen AI PRO 400 Series dan akselerasi AI lokal hingga 50 TOPS.
Ada pula ThinkCentre M75q Gen 6 dengan desain lebih ringkas yang dapat dipasang di belakang monitor atau ditempatkan di ruang kerja terbatas.
Laptop AI Tak Harus Besar dan Berat
AI juga dibawa ke perangkat yang lebih mobile melalui ThinkBook 14 Gen 9.
Laptop 14 inci ini menggunakan Snapdragon X2 Plus dengan performa AI hingga 80 TOPS. Perangkat memiliki ketebalan 17,7 mm dan bobot mulai dari 1,3 kg.
Lenovo juga membekalinya dengan pengalaman Copilot+ PC dan Lenovo Qira. Fitur seperti Pay Attention dan Catch Me Up ditujukan untuk membantu pengguna mengikuti rapat dan mengejar informasi yang terlewat.
![ThinkBook 14x Gen 2. [Lenovo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/24/49200-thinkbook-14x-gen-2-jpg.jpg)
Sementara itu, ThinkBook 14x Gen 2 menyasar pengguna yang lebih mengutamakan mobilitas. Laptop ini memiliki ketebalan hanya 12,9 mm dan bobot 990 gram.
Laptop Bisa Jadi Lebih Tipis Lagi
Lenovo juga memamerkan dua proof of concept yang memperlihatkan arah pengembangan perangkat PC di masa depan.
Project AeroBlade mengeksplorasi laptop 14 inci dengan ketebalan kurang dari 10 mm dan bobot di bawah 830 gram.
Menariknya, konsep ini menggunakan sistem pendingin tanpa kipas melalui teknologi AirJet dari Frore Systems. Lenovo Active Flow dirancang untuk menjaga performa secara berkelanjutan sekaligus mengurangi kebisingan dan masuknya debu.
Sementara Project Swan membawa konsep berbeda. Perangkat yang awalnya berbentuk notebook 14 inci dapat diperluas menjadi layar 17 inci dengan rasio 16:9 melalui mekanisme roll-out.
Konsep tersebut ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan ruang layar lebih besar saat melakukan multitasking, mengolah dokumen, membuat presentasi, atau mengerjakan pekerjaan kreatif.
Monitor Ikut Dibekali AI
AI tidak berhenti di komputer. Lenovo juga membawa teknologi tersebut ke lini ThinkVision.
ThinkVision P34WD-4v hadir dengan layar curved 34 inci WQHD berasio 21:9 dan kamera 5MP yang dipadukan dengan AI sensor Lenovo.
![ThinkVision P34WD-4v. [Lenovo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/24/23598-thinkvision-p34wd-4v.jpg)
Kamera tersebut dapat membantu menyesuaikan framing pengguna saat rapat, sementara sistem juga dapat mendeteksi beberapa peserta dan menyesuaikan volume suara berdasarkan jarak.
Monitor ini juga mendukung Thunderbolt 4, daisy-chain, serta refresh rate adaptif hingga 120Hz.
Untuk kebutuhan visual profesional, Lenovo memperkenalkan ThinkVision P27UL-40, monitor OLED 27 inci beresolusi UHD dengan cakupan warna 99 persen DCI-P3 dan 100 persen sRGB.
Lenovo juga memperluas ThinkVision T Series melalui T32UD-4v dan T34WD-4v. Keduanya membawa fitur seperti USB-C docking, Windows Hello, Microsoft Teams, serta fitur kenyamanan dan privasi berbasis AI.
AI Juga Harus Dibekali Keamanan
Semakin banyak perangkat menggunakan AI, semakin besar pula kebutuhan untuk menjaga data dan perangkat yang digunakan perusahaan.
Karena itu, Lenovo turut memperkuat portofolio keamanan melalui ThinkShield, termasuk solusi ThinkShield TraceLock dan Prompt Security, a SentinelOne company.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Lenovo tidak hanya mendorong penggunaan AI pada sisi produktivitas, tetapi juga menempatkan keamanan sebagai bagian dari penerapan AI di lingkungan enterprise.