- NASA resmi memensiunkan Lenovo ThinkPad dan beralih ke laptop HP ZBook.
- Laptop HP ZBook menjadi standar komputasi baru bagi astronot di ISS.
- Performa tinggi menjadi alasan utama pemilihan laptop HP ZBook tersebut.
Suara.com - NASA, badan antariksa Amerika Serikat baru saja memensiunkan laptop andalan mereka setelah beroperasi selama 33 tahun. Selama tiga dekade lebih, para astronot di stasiun luar angkasa Internasional atau ISS setia menggunakan Lenovo ThinkPad sebagai perangkat utama.
Lenovo ThinkPad memiliki kelekatan yang sangat dekat sebelumnya dengan NASA. Perangkat Thinkpad dulunya merupakan pemandangan sehari-hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional ISS.
Secara bertahap NASA mengganti perangkat Thinkpad ke perangkat yang lebih canggih untuk memenuhi kebutuhan operasional yang semakin banyak.
Sejarah Awal
Dikutip dari BGR, laptop pertama yang di orbit Bumi adalah ThinkPad 750C, yang diperkenalkan oleh IBM pada tahun 1993. Laptop ini hadir dengan layar TFT warna 10,4 inci dan ditenagai prosesor 486.
Pada masa berikutnya, Lenovo ThinkPad T61p menggantikannya sebagai perangkat standar di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Kemudian pada tahun 2005, Lenovo mengakuisisi bisnis pribadi IBM yang di dalamnya termasuk merek ThinkPad.
Kesepakatan tersebut telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade. ThinkPad telah menjadi device andalan bagi NASA selama ini.
Transisi ke HP Zbook
Meskipun saat ini perangkat ThinkPad kebanyakan sudah dipensiunkan oleh NASA, tetapi perangkat dari ThinkPad T61p masih digunakan hingga tahun 2023.
NASA belum mengonfirmasi kembali apakah saat ini masih terdapat perangkat T61p yang masih digunakan atau keseluruhan telah dipensiunkan.
Pada April tahun 2016 lalu, NASA beralih pada perangkat yang lebih baru dan lebih canggih. Dalam dokumen, NASA melakukan transisi penggunaan ThinkPad ke HP ZBook yang menawarkan teknologi jauh lebih canggih dan penyimpanan yang lebih besar.
Masih di tahun yang sama pada bulan November, dokumen NASA mencatat ZBook pertama mulai beroperasi sebagai server di ISS, menggantikan T61p.
NASA akhirnya memutuskan untuk beralih ke workstation yang jauh lebih tangguh, yaitu HP ZBook.
Keputusan ini diambil karena HP ZBook dinilai jauh lebih modern, bertenaga, serta dibekali prosesor yang lebih baru dengan kapasitas penyimpanan dan memori yang jauh lebih besar untuk menunjang misi mereka.
Keputusan NASA untuk menggantikan lini ThinkPad dengan HP ZBook pada tahun 2016 menandai babak baru dalam modernisasi perangkat keras di antariksa.
Pengiriman lima unit pertama HP ZBook pada bulan April tahun tersebut menjadi titik awal dari pembaruan armada komputasi ISS, yang kini telah berkembang hingga mencakup 100 unit laptop HP yang digunakan secara rutin oleh para awak stasiun.
Transisi teknologi di ISS dilaksanakan bertahap. Laporan operasional NASA awal tahun 2018 mengonfirmasi bahwa kosmonot di segmen Rusia telah menyelesaikan penggantian komputer kerja mereka, meninggalkan Lenovo ThinkPad T61p lama dan beralih sepenuhnya ke HP ZBook yang lebih tangguh.
Kontributor : Muhammad Ikhwan Nur Ariyansyah