- Qualcomm meluncurkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Gen 6 untuk mendukung pemrosesan agentic AI langsung di perangkat.
- Chipset baru ini mengintegrasikan teknologi fabrikasi 2 nm, CPU Oryon, serta GPU Adreno guna meningkatkan performa gaming dan kamera.
- Sejumlah produsen smartphone global siap merilis perangkat flagship menggunakan kedua platform mobile baru buatan Qualcomm tersebut.
Suara.com - Persaingan chipset smartphone flagship memasuki babak baru. Qualcomm Technologies memperkenalkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6, dua platform mobile premium yang disiapkan untuk membawa kemampuan agentic AI ke generasi smartphone berikutnya.
Salah satu sorotan utama ada pada Snapdragon 8 Elite Gen 6 yang menggunakan fabrikasi 2 nanometer (nm). Chipset ini juga mengandalkan CPU Qualcomm Oryon, GPU Qualcomm Adreno dengan arsitektur baru, serta NPU Qualcomm Hexagon.
Kombinasi tersebut dirancang untuk menangani pemrosesan AI langsung di perangkat sekaligus mendukung berbagai kebutuhan smartphone premium, mulai dari gaming, kamera, hingga konektivitas.
Senior Vice President dan General Manager Mobile Handsets Qualcomm Technologies, Chris Patrick, mengatakan Qualcomm kini menghadirkan dua platform flagship untuk memperluas pilihan produsen smartphone sekaligus mendorong pengalaman agentic AI.
“Hari ini menjadi pencapaian penting karena kami tidak hanya merilis satu, melainkan dua platform mobile flagship baru. Kedua platform ini menghadirkan pengalaman agentic AI yang responsif, personal, dan adaptif,” kata Chris dalam keterangan resminya, Selasa (29/9/2026).
AI Mulai Bekerja Lebih Personal
Qualcomm menempatkan agentic AI sebagai salah satu kemampuan utama pada Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Teknologi tersebut memungkinkan agen AI membantu menghadirkan pengalaman yang lebih cepat dan personal, sekaligus menyesuaikan diri dengan aktivitas pengguna sepanjang hari.
Pemrosesan AI juga dilakukan langsung di perangkat. Pendekatan ini menjadi bagian dari pengembangan smartphone yang tidak hanya menggunakan AI untuk menjalankan perintah, tetapi dapat memberikan pengalaman yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pengguna.
Chris mengatakan, strategi dua platform flagship tersebut ditujukan untuk membawa inovasi AI Qualcomm ke lebih banyak perangkat premium.
“Seiring berkembangnya era agentic AI, strategi multi-flagship ini membantu kami mendobrak batas kemampuan teknologi mobile, sekaligus membawa inovasi AI terbaru kami ke lebih banyak perangkat premium,” ujarnya.
Gaming Ikut Digenjot
Selain AI, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 membawa teknologi Adreno Neural Fusion yang memanfaatkan AI untuk mengolah grafis.
Teknologi tersebut dirancang untuk menghasilkan visual gaming yang lebih kaya dan gameplay yang lebih imersif. Qualcomm juga menyebut kemampuan tersebut dapat membantu memperpanjang waktu bermain.
Di sisi kamera, Qualcomm menghadirkan kemampuan berbasis AI dengan dukungan Advanced Professional Video (APV) dan Intelligent Pixel Control.
Sistem tersebut dapat memahami konteks objek dan scene secara lebih mendalam untuk membantu meningkatkan kualitas gambar serta menghasilkan foto dan video yang terlihat lebih alami.
![Ilustrasi Qualcomm Snapdragon. [Unsplash]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/29/28138-ilustrasi-qualcomm-snapdragon.jpg)
Dua Chipset untuk HP Flagship
Qualcomm menghadirkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 sebagai platform mobile paling bertenaga yang dimilikinya saat ini. Sementara Snapdragon 8 Elite Gen 6 membawa sejumlah kemampuan serupa untuk menjangkau lebih banyak perangkat premium.
Keduanya dirancang untuk mendukung berbagai pengalaman berbasis AI, gaming, fotografi, dan konektivitas.
Sejumlah produsen smartphone global juga telah disiapkan untuk menghadirkan perangkat flagship berbasis kedua chipset tersebut.
Nama-nama yang disebut Qualcomm antara lain Honor, iQOO, Motorola, Nubia, OnePlus, OPPO, REDMI, RedMagic, Samsung, vivo, Xiaomi, dan ZTE.
Kehadiran dua chipset tersebut menunjukkan bahwa persaingan platform mobile flagship tidak lagi hanya berkutat pada performa CPU dan GPU.
Kemampuan AI yang berjalan langsung di perangkat kini menjadi bagian penting dalam pengembangan smartphone premium.
Dengan fabrikasi 2 nm pada Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan fokus yang semakin besar pada agentic AI, Qualcomm menempatkan kemampuan pemrosesan AI sebagai salah satu fondasi utama generasi smartphone flagship berikutnya.