Apakah Matcha Mengandung Kafein? Ini Perbandingannya dengan Kopi

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:15 WIB
Apakah Matcha Mengandung Kafein? Ini Perbandingannya dengan Kopi
Ilustrasi matcha (magnific)
baca 10 detik
  • Matcha terbuat dari bubuk daun teh hijau yang mengandung kafein alami, L-theanine, serta antioksidan.
  • Satu sajian standar matcha umumnya memiliki kandungan kafein yang lebih rendah daripada secangkir kopi seduh.
  • Konsumsi matcha secara berlebihan dapat memicu efek samping seperti kegelisahan, jantung berdebar, hingga gangguan tidur.

Suara.com - Matcha kerap menjadi pilihan bagi orang yang ingin menikmati minuman berkafein dengan cita rasa khas teh hijau dan sensasi yang berbeda dari kopi.

Meski sering dianggap lebih ringan, matcha tetap mengandung kafein alami yang dapat memengaruhi tingkat kewaspadaan dan respons tubuh setelah dikonsumsi.

Jumlah kafein dalam matcha dapat berbeda-beda, bergantung pada kualitas bubuk, banyaknya bubuk yang digunakan, dan cara penyajiannya.

Lantas, apakah matcha mengandung kafein lebih rendah daripada kopi, dan bagaimana perbedaan efek kedua minuman tersebut bagi tubuh?

Apakah Matcha Mengandung Kafein?

Ya, matcha mengandung kafein karena dibuat dari daun teh hijau yang digiling hingga menjadi bubuk halus.

Berbeda dengan teh hijau biasa yang umumnya diseduh menggunakan daun lalu dipisahkan dari airnya, matcha dikonsumsi bersama bubuk daun teh yang telah dilarutkan dalam air.

Kafein merupakan senyawa alami yang bekerja sebagai stimulan sistem saraf pusat. Zat ini dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk untuk sementara waktu. Karena itu, matcha sering dikonsumsi pada pagi hari atau ketika seseorang membutuhkan konsentrasi saat bekerja dan belajar.

Selain kafein, matcha mengandung L-theanine, yaitu asam amino yang secara alami terdapat dalam teh. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kafein dan L-theanine berpotensi mendukung perhatian dan konsentrasi.

Namun, respons setiap orang berbeda sehingga matcha tidak selalu menghasilkan efek yang lebih tenang atau bebas dari jantung berdebar dibandingkan kopi.

baca juga

Matcha juga mengandung katekin, termasuk epigallocatechin gallate (EGCG), yang merupakan senyawa antioksidan. Meski demikian, kandungan tersebut tidak membuat matcha bebas dari efek samping kafein.

Konsumsi berlebihan tetap dapat memicu kegelisahan, jantung berdebar, sakit kepala, gangguan pencernaan, atau kesulitan tidur, terutama pada orang yang sensitif terhadap kafein.

Oleh sebab itu, orang yang sedang membatasi kafein sebaiknya memperhitungkan konsumsi matcha bersama sumber kafein lain, seperti kopi, teh, cokelat, dan minuman energi.

Sebagai gambaran umum, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyebutkan bahwa asupan hingga 400 miligram kafein per hari umumnya tidak dikaitkan dengan efek negatif bagi kebanyakan orang dewasa sehat. Angka tersebut bukan batas yang cocok untuk semua orang, termasuk ibu hamil atau individu dengan kondisi kesehatan tertentu.

Kadar Kafein Matcha vs Kopi

Kadar kafein matcha dan kopi tidak selalu sama karena dipengaruhi oleh bahan baku, takaran, serta metode penyeduhan.

Sebagai perkiraan, satu sajian matcha yang dibuat dari sekitar 1–2 gram bubuk dapat mengandung kurang lebih 30–70 miligram kafein, meskipun produk dan resep tertentu bisa menghasilkan jumlah berbeda.

Sementara itu, secangkir kopi seduh berukuran sekitar 237 mililiter umumnya mengandung sekitar 80–100 miligram kafein.

Jumlahnya dapat jauh lebih tinggi atau lebih rendah bergantung pada jenis biji, ukuran sajian, dan metode penyeduhan. Satu takaran espresso berukuran sekitar 30 mililiter biasanya mengandung kurang lebih 60–65 miligram kafein.

Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa satu sajian matcha pada umumnya mengandung kafein lebih sedikit daripada secangkir kopi seduh standar. Namun, matcha yang dibuat dengan bubuk lebih banyak dapat memiliki kadar kafein yang mendekati atau melampaui sajian kopi tertentu.

Perlu diperhatikan pula bahwa ukuran gelas bukan satu-satunya penentu jumlah kafein. Matcha latte berukuran besar, misalnya, dapat mengandung lebih banyak kafein jika dibuat menggunakan beberapa sendok bubuk. Sebaliknya, kopi dengan seduhan ringan belum tentu memiliki kadar kafein setinggi kopi yang lebih pekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulu Harus ke Kedai, Kini Secangkir Kopi Bisa Menghampiri Konsumen Lewat Gerobak Listrik

Dulu Harus ke Kedai, Kini Secangkir Kopi Bisa Menghampiri Konsumen Lewat Gerobak Listrik

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 17:46 WIB

Wamendag Soroti Kopi Indonesia yang Lebih Dikenal sebagai Java hingga Sumatra

Wamendag Soroti Kopi Indonesia yang Lebih Dikenal sebagai Java hingga Sumatra

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 14:15 WIB

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:44 WIB

Terkini

Rudy Mas'ud Viral Lagi, Kali Ini Kedapatan di Singapura saat Kaltim Karhutla

Rudy Mas'ud Viral Lagi, Kali Ini Kedapatan di Singapura saat Kaltim Karhutla

Kaltim | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Debit Air Menyusut, Hamparan Sedimen Muncul di Waduk Wonorejo

Debit Air Menyusut, Hamparan Sedimen Muncul di Waduk Wonorejo

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Ted Lasso Season 4: Menghadirkan Pesan Kehidupan di Balik Taktik Lapangan

Ted Lasso Season 4: Menghadirkan Pesan Kehidupan di Balik Taktik Lapangan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Industri Event Siapkan Kalkulator Ekonomi untuk Hitung Kontribusi ke PDB Indonesia

Industri Event Siapkan Kalkulator Ekonomi untuk Hitung Kontribusi ke PDB Indonesia

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:43 WIB

IHSG Diguncang Isu MSCI dan Politik, Volatilitas Pasar Modal Gejolak Ekstrem

IHSG Diguncang Isu MSCI dan Politik, Volatilitas Pasar Modal Gejolak Ekstrem

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Berapa Harga Parfum Mykonos Ori? Intip Keseluruhan Variannya

Berapa Harga Parfum Mykonos Ori? Intip Keseluruhan Variannya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:38 WIB

4 Shio Paling Beruntung 13 Oktober 2026: Hoki dan Cuan Melimpah

4 Shio Paling Beruntung 13 Oktober 2026: Hoki dan Cuan Melimpah

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Batam Blackout, Baru Sejumlah Wilayah Menyala Setelah 14 Jam Tanpa Listrik

Batam Blackout, Baru Sejumlah Wilayah Menyala Setelah 14 Jam Tanpa Listrik

Batam | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:36 WIB

Ada Jakarta! NCT Wish Rilis Jadwal Tur Konser Into The Wish: Face Our Wish

Ada Jakarta! NCT Wish Rilis Jadwal Tur Konser Into The Wish: Face Our Wish

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Harga BBM Bisa Naik, ICP Melonjak Drastis Jadi 112,81 Dolar AS/Barel

Harga BBM Bisa Naik, ICP Melonjak Drastis Jadi 112,81 Dolar AS/Barel

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:24 WIB

×