Aksara Jawa Masuk Aturan Domain Internet, Pegon hingga Jawi Ikut Disorot

Dythia Novianty

Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:03 WIB
Aksara Jawa Masuk Aturan Domain Internet, Pegon hingga Jawi Ikut Disorot
Ilustrasi aksara Jawa. [Ist]
baca 10 detik
  • ICANN menerbitkan aturan referensi aksara Jawa dan Arab pada Oktober 2026 untuk mendukung penggunaan aksara Nusantara di internet.
  • Ketua PANDI Isnawan menyatakan dukungan aksara Pegon memperluas penggunaan lokal dan membuka peluang pengembangan top-level domain.
  • PANDI mengusulkan aksara Batak, Bugis, dan Sunda kepada ICANN serta memerlukan kajian karakter dan dokumentasi linguistik mendalam.

Suara.com - Aksara Nusantara mulai mendapat ruang dalam pengembangan nama domain internet global.

Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) menerbitkan aturan referensi untuk aksara Jawa pada 5 Oktober 2026, sementara pembaruan aturan untuk aksara berbasis Arab turut membuka peluang pengembangan aksara Pegon dalam nama domain.

Perkembangan ini menjadi salah satu langkah untuk membawa aksara daerah ke ruang digital. Tak hanya Pegon, pembaruan tersebut juga relevan bagi aksara Arab Melayu, Jawi, Serang, dan Buri Wolio yang memiliki keterkaitan dengan tradisi penulisan berbasis Arab di Nusantara.

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menyambut perkembangan tersebut.

Ketua PANDI, Isnawan menilai, dukungan terhadap Pegon pada tingkat second-level domain menjadi langkah penting untuk memperluas penggunaan aksara Nusantara di internet.

“Pegon di second-level domain merupakan hal yang penting,” ujar Isnawan dalam keterangan resmi, Kamis (15/10/2026).

Menurut dia, pengembangan ini juga membuka jalan bagi visi yang lebih besar, yakni menghadirkan top-level domain (TLD) berbasis aksara Arab Nusantara. 

Dengan begitu, warisan aksara lokal tidak hanya dipertahankan sebagai bagian dari sejarah dan kebudayaan, tetapi juga berpeluang digunakan dalam aktivitas digital sehari-hari.

Meski demikian, penerbitan aturan referensi tersebut belum berarti seluruh nama domain beraksara Jawa atau Pegon sudah dapat didaftarkan secara luas. 

baca juga

Aturan Label Generation Rules (LGR) merupakan bagian dari proses teknis untuk menentukan karakter yang dapat digunakan dalam nama domain internasional.

PANDI Bidik Aksara Batak, Bugis, hingga Sunda

Selain Jawa dan Pegon, PANDI juga mendorong pengembangan aksara Nusantara lainnya, termasuk Batak, Bugis, dan Sunda.

Usulan aksara-aksara tersebut telah diajukan kepada ICANN untuk menjalani proses menuju penyusunan Reference Label Generation Rules.

Prosesnya tidak sekadar mengubah bentuk tulisan ke format digital. Setiap aksara memerlukan kajian karakter, dokumentasi linguistik, validasi bersama komunitas pengguna, serta penyesuaian dengan standar internasional.

PANDI juga menyoroti aksara Kawi yang belum diajukan untuk proses LGR karena masih dikategorikan sebagai aksara historis.

Berdasarkan catatan Unicode, Kawi merupakan aksara turunan Brahmi yang pernah digunakan di Nusantara, terutama sekitar abad ke-8 hingga abad ke-16.

ICANN menerbitkan aturan referensi untuk aksara Jawa. [Pandi]
ICANN menerbitkan aturan referensi untuk aksara Jawa. [Pandi]

Status tersebut membuat kajian lebih lanjut diperlukan sebelum aksara Kawi dapat melangkah ke proses pengembangan aturan untuk nama domain internet.

Sementara itu, komunikasi untuk pengembangan aksara Makassar dan Rejang telah dimulai. Namun, tindak lanjutnya masih perlu diperkuat agar upaya digitalisasi bisa berlanjut ke tahap berikutnya.

PANDI menilai, upaya membawa aksara daerah ke internet tidak bisa hanya mengandalkan pengelola domain. 

Dukungan pemerintah daerah, komunitas budaya, akademisi, dan lembaga kebudayaan diperlukan untuk memastikan dokumentasi serta penggunaan aksara tetap sesuai dengan kaidah dan konteks masyarakatnya.

Pengembangan nama domain berbasis aksara Nusantara pun bukan sekadar persoalan teknis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga agar warisan tulisan lokal tetap memiliki tempat di tengah perkembangan teknologi digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Kena 7.988 Serangan Phishing di Q3 2022, Sektor Keuangan Jadi Target Utama

Indonesia Kena 7.988 Serangan Phishing di Q3 2022, Sektor Keuangan Jadi Target Utama

Tekno | Rabu, 28 Desember 2022 | 06:30 WIB

Belum Bayar Sewa, Situs presiden.go.id Tak Bisa Dibuka

Belum Bayar Sewa, Situs presiden.go.id Tak Bisa Dibuka

Tekno | Rabu, 23 November 2022 | 23:07 WIB

Aksara Kawi Masuk Unicode, Pandi Bersukacita

Aksara Kawi Masuk Unicode, Pandi Bersukacita

Tekno | Kamis, 08 September 2022 | 21:26 WIB

Pandi Ajak Masyarakat Manfaatkan U.ID untuk Akses Aplikasi Pihak Ketiga

Pandi Ajak Masyarakat Manfaatkan U.ID untuk Akses Aplikasi Pihak Ketiga

Tekno | Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:05 WIB

Pandi: 5.579 Laporan Phising di Indonesia di Kuartal II 2022

Pandi: 5.579 Laporan Phising di Indonesia di Kuartal II 2022

Tekno | Rabu, 03 Agustus 2022 | 21:40 WIB

7 Potret Terkini Agnez Mo Pamer Tato Baru, Seperti Ini Penampakannya

7 Potret Terkini Agnez Mo Pamer Tato Baru, Seperti Ini Penampakannya

Entertainment | Selasa, 02 Agustus 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Maruli Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala BNPPDT

Maruli Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala BNPPDT

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Aksara Jawa Masuk Aturan Domain Internet, Pegon hingga Jawi Ikut Disorot

Aksara Jawa Masuk Aturan Domain Internet, Pegon hingga Jawi Ikut Disorot

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Tipu Rekan Bisnis Berkedok Proyek Perumahan, Pria di Bandar Lampung Dijebloskan ke Penjara

Tipu Rekan Bisnis Berkedok Proyek Perumahan, Pria di Bandar Lampung Dijebloskan ke Penjara

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Viral Maling Curi Motor Jemaat Gereja di Deli Serdang, 2 Pelaku Ditembak Polisi

Viral Maling Curi Motor Jemaat Gereja di Deli Serdang, 2 Pelaku Ditembak Polisi

Sumut | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Bekas Provinsi Indonesia Tutup Sekolah di Seluruh Negeri karena Kebakaran Hutan RI

Bekas Provinsi Indonesia Tutup Sekolah di Seluruh Negeri karena Kebakaran Hutan RI

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang: Belajar Berdamai dengan Penilaian Orang Lain

Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang: Belajar Berdamai dengan Penilaian Orang Lain

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Komnas Perempuan: Kebenaran Tragedi Mei 1998 Masih Harus Dijaga dari Penyangkalan

Komnas Perempuan: Kebenaran Tragedi Mei 1998 Masih Harus Dijaga dari Penyangkalan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Remaja di Makassar Dibayar Rp100 Ribu Ikut Tawuran

Remaja di Makassar Dibayar Rp100 Ribu Ikut Tawuran

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Singapura Hadapi Ancaman Polusi Terburuk, Eks Menpora Malaysia Desak Indonesia Dikucilkan

Singapura Hadapi Ancaman Polusi Terburuk, Eks Menpora Malaysia Desak Indonesia Dikucilkan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Inspirasi Gaya Preppy Kampus Inggris, Kemeja Kotak-Kotak hingga Sweater Jadi Andalan

Inspirasi Gaya Preppy Kampus Inggris, Kemeja Kotak-Kotak hingga Sweater Jadi Andalan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:50 WIB

×