OTP Dinilai Belum Cukup Lindungi Transaksi Digital, Ada Usulan Verifikasi Independen

Dythia Novianty

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:58 WIB
OTP Dinilai Belum Cukup Lindungi Transaksi Digital, Ada Usulan Verifikasi Independen
Ilustrasi Penipuan Digital Mengincar OTP dan PIN. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Koalisi Jagalah Warga mendesak Kementerian Komdigi dan OJK memperkuat standar verifikasi transaksi digital menggunakan Penyelenggara Sertifikasi Elektronik.
  • Jessica Tjondrowidjojo mengalami kerugian pembobolan kartu kredit senilai sepuluh juta rupiah pada September 2026 akibat celah kode OTP.
  • Koalisi membuka posko pengaduan untuk memberikan pendampingan hukum bagi korban penipuan transaksi digital yang dirugikan sistem perbankan.

Suara.com - Penggunaan kode OTP (One-Time Password) belum tentu menyelesaikan persoalan keamanan transaksi digital ketika nasabah menjadi korban pembobolan.

Proses verifikasi yang dianggap sah oleh sistem masih menyisakan pertanyaan mengenai siapa yang sebenarnya melakukan transaksi dan bagaimana akses terhadap akun atau data nasabah diperoleh.

Persoalan ini disoroti Koalisi Jaringan Advokasi Perlindungan Hak Warga Negara (Jagalah Warga).

Koalisi menilai perlindungan transaksi digital perlu diperkuat, termasuk melalui mekanisme verifikasi independen agar keamanan tidak hanya bergantung pada satu metode autentikasi.

Perwakilan Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI), Anindiya Icchanaya Devi, mengatakan koalisi mendorong Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menghadirkan regulasi yang memperkuat perlindungan masyarakat dalam transaksi elektronik.

Salah satu usulan yang disampaikan adalah penggunaan Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) sebagai pihak ketiga untuk mendukung verifikasi transaksi keuangan digital tanpa tatap muka.

Menurut koalisi, penguatan mekanisme verifikasi diperlukan agar keamanan transaksi berjalan seiring dengan perlindungan hak konsumen, terutama ketika terjadi transaksi yang tidak pernah disetujui pemilik akun.

Pembobolan Kartu Kredit Jadi Sorotan

Kasus ini salah satunya dialami Jessica Tjondrowidjojo, yang mengaku mengalami pembobolan kartu kredit senilai Rp10 juta pada September 2026. Meski telah mengajukan sanggahan, pengaduannya ditolak pihak bank dengan alasan transaksi menggunakan kode OTP.

baca juga

Jessica menyebut nomor telepon lamanya yang sudah tidak digunakan sejak 2021 masih terhubung dengan kartu kredit tersebut. Ia akhirnya mendapat keringanan tagihan sebesar 40 persen dan masih harus membayar sekitar Rp6 juta untuk transaksi yang tidak diakuinya.

Koalisi Dorong Standar Verifikasi Lebih Kuat

Koordinator Koalisi Jagalah Warga sekaligus Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan, menilai negara perlu mengambil tanggung jawab lebih besar untuk melindungi masyarakat dari penyalahgunaan data pribadi dan penipuan digital.

“Karena itu negara harus mengambil tanggung jawab yang memadai untuk melindungi warga yang mengalami kerentanan, sebagai nasabah dan konsumen,” ujar Halili dalam keterangan resminya, Jumat (23/10/2026).

Koalisi juga mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan industri perbankan meningkatkan standar verifikasi transaksi.

Mereka meminta agar proses penanganan sengketa tidak hanya mengandalkan catatan penggunaan OTP, tetapi turut mempertimbangkan bukti dan kondisi transaksi secara menyeluruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda eSIM Meluncur, Penumpang Bisa Akses Internet di 160 Negara

Garuda eSIM Meluncur, Penumpang Bisa Akses Internet di 160 Negara

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Tren Digital Dongkrak Transaksi Fesyen Lokal hingga 70%

Tren Digital Dongkrak Transaksi Fesyen Lokal hingga 70%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Patungan Tak Lagi Ribet, Hitung hingga Pantau Pembayaran dalam Satu Layanan

Patungan Tak Lagi Ribet, Hitung hingga Pantau Pembayaran dalam Satu Layanan

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:30 WIB

Penerima Bansos Bakal Pakai Data Terbaru, Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Penerima Bansos Bakal Pakai Data Terbaru, Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 13:41 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

AI Mulai Masuk Pabrik UKM, Data Jadi Senjata Baru Dongkrak Produktivitas

AI Mulai Masuk Pabrik UKM, Data Jadi Senjata Baru Dongkrak Produktivitas

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 12:49 WIB

Terkini

BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp1 Triliun, Bidik Optimalisasi Nilai Pemegang Saham

BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp1 Triliun, Bidik Optimalisasi Nilai Pemegang Saham

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Yakin Fundamental Bisnis Tetap Kuat, BRI Lanjutkan Buyback Saham Tahap II

Yakin Fundamental Bisnis Tetap Kuat, BRI Lanjutkan Buyback Saham Tahap II

Sumbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:55 WIB

BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Fluktuasi Pasar Modal

BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Fluktuasi Pasar Modal

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Jaga Kepercayaan Investor, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun

Jaga Kepercayaan Investor, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun

Surakarta | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:51 WIB

BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya

BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya

Malang | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Pabrik Ekstasi Rumahan di Tulang Bawang Digerebek Polisi: Kontrakan Disulap Jadi Lab Narkoba

Pabrik Ekstasi Rumahan di Tulang Bawang Digerebek Polisi: Kontrakan Disulap Jadi Lab Narkoba

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:48 WIB

2 Moisturizer Wardah dengan Kandungan Vitamin C, Mana yang Lebih Cepat Mencerahkan?

2 Moisturizer Wardah dengan Kandungan Vitamin C, Mana yang Lebih Cepat Mencerahkan?

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Optimistis Bisnis Terus Tumbuh, BRI Siapkan Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun

Optimistis Bisnis Terus Tumbuh, BRI Siapkan Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun

Jabar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Perbedaan Sifat Cancer Juni dan Cancer Juli, Siapa yang Lebih Sensitif?

Perbedaan Sifat Cancer Juni dan Cancer Juli, Siapa yang Lebih Sensitif?

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:45 WIB

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang

Bali | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:40 WIB

×