- Tiga tersangka resmi ditahan akibat kasus penyadapan ilegal pejabat negara.
- Ponsel yang disadap biasanya cepat panas serta baterainya mendadak boros.
- Status penyadapan nomor telepon dapat diperiksa menggunakan kode khusus USSD.
Suara.com - Publik tengah digegerkan oleh pengusutan kasus dugaan penyadapan ilegal (illegal tapping) dan akses ilegal (illegal access) yang menjerat mantan Kapolri sekaligus Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Bareskrim Polri resmi menetapkan Listyo Sigit bersama dua perwira tinggi (Pati) Polri berinisial ASN dan EH sebagai tersangka.
Ketiganya langsung dijebloskan ke Rutan Mabes Polri atas dugaan praktik penyadapan tanpa prosedur yang menyasar nomor telepon Presiden RI Prabowo Subianto, deretan pejabat negara, politisi, pimpinan media, tokoh ormas, LSM, hingga kalangan pengusaha sepanjang kurun waktu 2025 hingga 2026.
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa aksi penyadapan ini memang tidak mengarah pada makar, tetapi tergolong kejahatan berat terhadap privasi dan keamanan pejabat negara.
Para tersangka terancam hukuman hingga 10 tahun penjara, terlebih adanya temuan upaya penghapusan rekaman data dan jejak digital pada sistem pada Oktober 2026 lalu sebelum kasus ini resmi dilaporkan.
Hebohnya skandal ini sontak membuat publik waswas. Pertanyaannya, mungkinkah ponsel masyarakat biasa juga rentan disadap? Lantas, bagaimana cara mendeteksi apakah handphone (HP) kita sedang diintai oleh pihak tak bertanggung jawab?
Dirangkum dari laman Eraphone, Anda sebenarnya tidak perlu terburu-buru membawa perangkat ke tempat servis. Ada sederet tanda mencurigakan yang bisa dicek sendiri untuk mengetahui apakah HP Anda sedang disadap atau tidak.
Tanda-tanda HP Sedang Disadap

1. Baterai Mendadak Cepat Habis dan Boros
Salah satu indikator paling umum dari perangkat yang disusupi adalah penurunan daya tahan baterai secara drastis.
Jika HP Anda hanya digunakan untuk aktivitas ringan tetapi persentase baterai anjlok cepat, Anda patut curiga.
Hal ini biasanya terjadi karena pelaku penyadapan menjalankan program pemantau dari jarak jauh.
Proses tersembunyi yang terus aktif di latar belakang (background activity) memaksa mesin ponsel bekerja tanpa henti.
Bagi pengguna iPhone, Anda juga bisa memantau penurunan drastis pada menu Battery Health.
2. Suhu HP Meningkat Cepat (Overheat)
Suhu perangkat yang tiba-tiba melonjak panas menjadi sinyal bahwa prosesor sedang bekerja ekstra keras mengeksekusi instruksi dari luar, seperti merekam atau mentransfer data ke pihak ketiga.
3. Kamera dan Mikrofon Menyala Sendiri
Dalam menyadap percakapan dan gerak-gerik target secara real-time, peretas kerap mengaktifkan kamera atau mikrofon ponsel.
Pada sistem operasi Android maupun iOS modern, perhatikan indikator titik berwarna hijau atau oranye di pojok atas layar.
Jika titik notifikasi tersebut muncul padahal Anda tidak sedang membuka aplikasi kamera, rekaman suara, atau panggilan telepon, waspadalah karena ada pihak luar yang sedang mengaksesnya secara diam-diam.
4. Terdengar Suara Aneh Saat Melakukan Panggilan Telepon
Saat menelepon seseorang, coba pasang telinga baik-baik. Jika sering terdengar suara gema, desis konstan, suara bising aneh, atau bunyi “klik” berulang di latar belakang panggilan, hal itu bisa menjadi pertanda bahwa sinyal panggilan sedang direkam atau disalurkan (forwarding) ke perangkat lain.
5. Performa HP Tiba-tiba Menjadi Lemot dan Sering Crash
Ponsel yang awalnya mulus dan responsif mendadak berubah menjadi sangat lambat juga perlu diwaspadai sebagai tanda HP sedang disadap.
Beban kerja tambahan dari sistem penyadap sering kali memakan kapasitas RAM dan memori.
Akibatnya, ponsel sering lagging, aplikasi tiba-tiba tertutup sendiri (force close), atau bahkan sistem mendadak macet total (freeze).
6. Muncul Aplikasi Asing dan Aktivitas Mencurigakan
Coba periksa daftar aplikasi yang terpasang di HP Anda. Jika menemukan aplikasi asing yang merasa tidak pernah Anda unduh, segera hapus aplikasi tersebut.
Pasalnya, aplikasi mata-mata (spyware) kerap menyamar menggunakan nama atau ikon generik.
Selain itu, waspadai jika layar ponsel kerap menyala sendiri atau membuka aplikasi secara acak tanpa Anda sentuh.
7. Ada Riwayat Panggilan atau Pesan Keluar yang Tak Dikenal
Cek kotak keluar pesan (SMS/chat) serta log panggilan Anda secara berkala.
Jika mendapati ada SMS atau panggilan yang terkirim ke nomor tertentu tanpa sepengetahuan Anda, hampir dapat dipastikan perangkat telah dikendalikan pihak lain dari jarak jauh.
8. Sering Menerima Pesan Berisi Kode Rahasia atau Link Aneh
Penyadap kerap mengirimkan pesan berbasis teks yang berisi deretan angka acak, simbol rumit, hingga tautan (phishing).
Hindari mengeklik tautan sembarangan yang masuk melalui SMS, surel (email), maupun media sosial dari pengirim tidak dikenal, karena tautan tersebut bisa menjadi celah otomatis terpasangnya sistem penyusup ke dalam HP Anda.

Cara Praktis Cek Penyadapan Menggunakan Kode USSD
Selain mengamati perubahan fisik dan performa perangkat, Anda dapat memanfaatkan kode pintas (USSD) melalui menu dial pad untuk mendeteksi pengalihan jaringan:
1. Gunakan Kode *#21#
- Buka menu Panggilan di HP Anda.
- Ketik *#21# lalu tekan tombol panggil/telepon.
Layar akan memunculkan status pengalihan panggilan (call forwarding), pesan, hingga data.
Jika ada status yang menunjukkan “Forwarded” atau “Dialihkan” ke nomor yang tidak Anda kenal, ada kemungkinan panggilan telepon Anda dialihkan ke pihak lain.
2. Gunakan Kode *#06#
Ketik *#06# untuk memeriksa nomor IMEI resmi perangkat Anda. Informasi ini penting untuk mencocokkan identitas fisik ponsel dengan data registrasi perangkat pada operator seluler guna memastikan perangkat tidak diduplikasi secara ilegal.
Jika menemukan indikasi kuat bahwa HP Anda disadap, segera putuskan koneksi internet, cadangkan data penting secara manual, hapus aplikasi mencurigakan, atau lakukan factory reset (kembali ke setelan pabrik) untuk membersihkan perangkat dari program jahat.