- HP menyimpan berbagai informasi pribadi, seperti foto, kontak, akun media sosial, hingga data perbankan, sehingga rentan menjadi sasaran kejahatan digital.
- Penyadapan HP tanpa sepengetahuan pemilik dapat membuat pihak lain mengakses data pribadi, memantau komunikasi, dan menyalahgunakan akun yang terhubung.
- Pengguna perlu mengenali tanda-tanda penyadapan dan mengetahui cara mengatasinya agar terhindar dari kerugian privasi maupun finansial.
Suara.com - Handphone (HP) kini menjadi perangkat penting yang digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.
Tidak hanya untuk berkomunikasi, perangkat ini juga menyimpan banyak informasi pribadi, mulai dari foto, kontak, akun media sosial, hingga data perbankan.
Namun, semakin banyaknya informasi yang tersimpan di HP juga membuat perangkat tersebut rentan menjadi sasaran kejahatan digital.
Salah satu ancaman yang perlu diwaspadai adalah penyadapan HP tanpa sepengetahuan pemiliknya.
Penyadapan dapat membuat pihak lain mengakses informasi pribadi, memantau aktivitas komunikasi, hingga menyalahgunakan akun yang terhubung dengan perangkat.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini berpotensi menimbulkan kerugian, baik dari segi privasi maupun finansial.
Meski demikian, pengguna sebenarnya dapat mengenali sejumlah tanda yang patut dicurigai sebagai indikasi penyadapan. Lantas, apa saja ciri-ciri HP disadap dan bagaimana cara cepat untuk mengatasinya?
Apa Saja Ciri-Ciri HP Disadap?

Ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan ketika mencurigai HP sedang disadap. Mengutip panduan Direktorat Jenderal Ekosistem Digital (DJED) Komdigi dan laman Digital Citizenship Indonesia, berikut sejumlah ciri-ciri HP yang patut diwaspadai:
1. Baterai HP cepat habis tanpa alasan jelas
Baterai yang tiba-tiba lebih cepat habis meskipun HP tidak digunakan secara intensif patut diperhatikan.
Hal ini bisa terjadi karena terdapat aplikasi mencurigakan yang berjalan di latar belakang dan terus menggunakan sumber daya perangkat.
2. Performa HP menjadi lambat
HP yang mendadak lemot atau sering mengalami gangguan juga dapat menjadi salah satu tanda adanya aktivitas mencurigakan.
Aplikasi yang berjalan tanpa diketahui pemiliknya bisa menggunakan memori dan sumber daya sehingga memengaruhi kinerja perangkat.
3. Muncul aplikasi asing
Perhatikan daftar aplikasi yang terpasang di HP. Jika menemukan aplikasi yang tidak pernah diunduh atau dipasang sendiri, pengguna perlu memeriksa asal-usul dan izin aksesnya karena aplikasi tersebut berpotensi mengandung malware.
4. HP beroperasi sendiri
Tanda lainnya adalah layar HP tiba-tiba menyala, aplikasi terbuka tanpa disentuh, atau perangkat mengalami aktivitas yang tidak biasa.
Kondisi tersebut bisa mengindikasikan adanya gangguan atau akses pihak lain terhadap perangkat.
5. Ada panggilan atau SMS yang tidak dikenal
Jika HP mengirimkan SMS atau melakukan panggilan tanpa sepengetahuan pemiliknya, hal tersebut perlu diwaspadai.
Aktivitas komunikasi yang tidak pernah dilakukan bisa menjadi indikasi bahwa perangkat atau akun telah disalahgunakan.
6. Terdapat pengalihan panggilan yang tidak diketahui
Pengguna juga perlu memeriksa pengaturan pengalihan panggilan pada HP. Jika panggilan dialihkan ke nomor lain tanpa pernah mengaktifkan fitur tersebut, segera periksa pengaturan dan hubungi operator seluler untuk memastikan penyebabnya.
7. Ada aktivitas mencurigakan pada akun email dan media sosial
Periksa riwayat login akun email maupun media sosial yang terhubung dengan HP. Jika terdapat perangkat atau aktivitas masuk yang tidak dikenal, ada kemungkinan akun telah diakses pihak lain.
Perlu diketahui, tanda-tanda tersebut tidak selalu berarti HP benar-benar disadap. Baterai boros dan performa lambat, misalnya, juga bisa disebabkan oleh usia perangkat atau aplikasi yang terlalu banyak.
Oleh karena itu, pengguna perlu memeriksa beberapa indikator sekaligus sebelum menyimpulkan adanya penyadapan.
Cara Mengatasi HP yang Disadap

Jika menemukan beberapa tanda yang mengarah pada dugaan penyadapan, pengguna sebaiknya segera mengambil langkah pengamanan.
Mengacu pada edukasi DJED Komdigi dan artikel Digital Citizenship Indonesia, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi HP yang diduga disadap:
1. Ganti PIN atau kata sandi layar HP
Langkah pertama adalah mengganti PIN, pola, atau kata sandi yang digunakan untuk mengunci HP. Gunakan kombinasi yang sulit ditebak dan hindari memakai informasi pribadi, seperti tanggal lahir atau angka berurutan.
2. Ganti kata sandi email dan akun penting
Segera ubah kata sandi email, media sosial, serta akun lain yang terhubung dengan HP. Sebaiknya lakukan melalui perangkat lain yang dipastikan aman jika HP yang digunakan masih dicurigai disusupi.
Aktifkan juga verifikasi dua langkah atau two-factor authentication (2FA) untuk memberikan perlindungan tambahan. Periksa pula alamat email dan nomor telepon pemulihan agar tidak dikuasai pihak lain.
3. Periksa kondisi perangkat menggunakan fitur keamanan
Pengguna HP Android dapat memanfaatkan fitur Device Care atau Perawatan Perangkat untuk memeriksa kondisi perangkat. Selain itu, gunakan Google Play Protect untuk memindai aplikasi berbahaya yang mungkin terpasang di HP.
Jika ditemukan aplikasi yang mencurigakan, periksa izin aksesnya, terutama izin kamera, mikrofon, lokasi, kontak, dan aksesibilitas.
4. Hapus aplikasi yang tidak dikenal
Buka menu pengaturan HP, kemudian masuk ke bagian aplikasi untuk memeriksa seluruh aplikasi yang terpasang. Jika menemukan aplikasi yang tidak pernah diunduh atau tidak diketahui fungsinya, segera periksa dan hapus apabila dipastikan tidak diperlukan.
Pastikan juga tidak ada aplikasi asing yang memiliki izin administrator perangkat atau akses khusus lainnya.
5. Lakukan reset pabrik jika diperlukan
Jika berbagai langkah pengamanan belum berhasil dan HP masih menunjukkan aktivitas mencurigakan, pengguna dapat mempertimbangkan melakukan reset pabrik (factory reset).
Sebelum melakukannya, cadangkan terlebih dahulu foto, kontak, dan dokumen penting. Setelah reset, instal kembali aplikasi hanya dari sumber resmi dan hindari memulihkan aplikasi atau file yang dicurigai sebagai sumber masalah.
6. Hubungi operator seluler
Apabila menemukan aktivitas panggilan atau SMS yang tidak pernah dilakukan, segera hubungi operator seluler. Sampaikan dugaan penyadapan dan minta bantuan untuk memeriksa kemungkinan pengalihan panggilan maupun aktivitas kartu SIM yang mencurigakan.
Jika diperlukan, pengguna juga dapat meminta operator menonaktifkan kartu SIM sementara untuk mencegah penyalahgunaan lebih lanjut.
Selain melakukan langkah-langkah tersebut, jangan lupa memeriksa aktivitas transaksi perbankan dan dompet digital yang terhubung dengan HP.
Jika terdapat transaksi yang tidak dikenal, segera hubungi pihak bank atau penyedia layanan keuangan untuk mengamankan akun dan memblokir transaksi mencurigakan.
Pengguna juga sebaiknya tidak sembarangan mengeklik tautan dari pengirim tidak dikenal atau mengunduh aplikasi di luar toko aplikasi resmi. Perbarui sistem operasi dan aplikasi secara berkala agar perangkat mendapatkan perlindungan keamanan terbaru.