- Perusahaan teknologi Synology meluncurkan seri perangkat Network Attached Storage neo+ di Indonesia pada 5 November 2026.
- Perangkat NAS seri neo+ berfungsi mengelola serta mencadangkan file secara terpusat dari berbagai perangkat secara mudah.
- Peluncuran seri neo+ bertujuan memberikan solusi penyimpanan data berbiaya awal terjangkau bagi konsumen Indonesia.
Suara.com - Foto, video, dokumen pekerjaan, hingga berbagai file digital lainnya kini semakin banyak tersimpan di perangkat pribadi. Tanpa disadari, koleksi tersebut bisa membuat kapasitas memori ponsel dan laptop cepat penuh.
Ketika ruang penyimpanan mulai terbatas, pengguna biasanya punya beberapa pilihan, mulai dari menghapus file lama, memindahkannya ke hard disk eksternal, hingga berlangganan layanan cloud. Namun, masing-masing pilihan memiliki pertimbangan tersendiri, terutama jika kebutuhan penyimpanan terus meningkat.
Layanan cloud, misalnya, menawarkan kemudahan mengakses file melalui internet. Namun, pengguna perlu mempertimbangkan biaya langganan yang harus dibayarkan secara berkala, terutama ketika membutuhkan kapasitas penyimpanan lebih besar.
Alternatif lainnya adalah Network Attached Storage (NAS), perangkat penyimpanan yang terhubung ke jaringan dan dapat digunakan sebagai cloud pribadi.
Melalui NAS, pengguna bisa mengumpulkan berbagai file dari sejumlah perangkat ke satu tempat, kemudian mengaksesnya kembali melalui jaringan lokal maupun internet.
Berbeda dengan layanan cloud berbasis langganan, NAS membutuhkan investasi perangkat dan hard disk di awal. Kapasitas penyimpanan juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Mengenal NAS untuk Penyimpanan Data Pribadi
NAS dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang memiliki banyak foto, video, dokumen pekerjaan, atau file berukuran besar.
Perangkat ini memungkinkan data tersimpan secara terpusat sehingga pengguna tidak perlu terus-menerus berpindah antara ponsel, laptop, dan hard disk eksternal untuk mencari file.
Salah satu produsen yang menawarkan perangkat NAS adalah Synology. Perusahaan teknologi asal Taiwan tersebut baru saja menghadirkan seri neo+ di Indonesia pada 5 November 2026.
Tidak Hanya Menyimpan, tetapi Juga Mengelola File
Salah satu fungsi NAS adalah membantu pengguna mengelola file dari berbagai perangkat. Pada seri neo+, Synology menyediakan sistem operasi DiskStation Manager (DSM) yang dilengkapi sejumlah aplikasi pendukung.
Untuk pengguna yang sering menyimpan foto dan video melalui ponsel, aplikasi Synology Photos memungkinkan pencadangan koleksi secara otomatis ke NAS. Dengan begitu, file yang sudah tersimpan dapat diakses kembali tanpa harus memenuhi memori internal ponsel.
Sementara itu, Synology Drive memungkinkan pengguna mengakses dan menyinkronkan file melalui perangkat Windows, macOS, Android, maupun iOS. Fitur ini dapat membantu pekerja lepas, fotografer, dan kreator konten yang kerap berpindah perangkat saat bekerja.
NAS juga dapat dimanfaatkan untuk pencadangan data komputer melalui Active Backup Suite. Aplikasi ini mendukung pencadangan dari sejumlah perangkat dan sistem, termasuk Windows, macOS, Linux, mesin virtual, serta layanan cloud tertentu.

Memilih Kapasitas Sesuai Kebutuhan
Dalam memilih perangkat penyimpanan, kapasitas bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Pengguna juga perlu mempertimbangkan jumlah perangkat yang akan terhubung, ukuran file yang disimpan, kebutuhan pencadangan, serta kemungkinan penambahan kapasitas di masa mendatang.
Pada Synology seri neo+, seluruh model dilengkapi port 2.5GbE untuk mendukung transfer file dan slot M.2 untuk SSD cache. Kapasitas penyimpanan juga dapat diperluas menggunakan unit ekspansi DX525.
Khusus model DS1525neo+ dan DS1825neo+, tersedia slot PCIe 3.0 yang mendukung penggunaan kartu jaringan opsional 10GbE atau 25GbE.
Menurut Executive Vice President Synology NAS Group, Bie-I Chu, model desktop tetap menjadi bagian penting dari ekosistem NAS perusahaan. Kehadiran seri neo+ disebut sebagai upaya membuat solusi penyimpanan Synology lebih mudah dijangkau, sekaligus memberi ruang bagi pengguna untuk menyesuaikan perangkat dengan kebutuhan.
Sementara itu, Indonesia Country Manager Synology, Clara Hsu, mengatakan perusahaan melihat konsumen semakin selektif dalam membeli perangkat teknologi. Seri neo+ dihadirkan sebagai pilihan NAS dengan biaya awal yang lebih terjangkau.