Mimin Menangis saat Anaknya Dibully dan Seragam Sekolahnya Diinjak-injak

Yulita Futty

Dalam video yang viral di media sosial (medsos), Nia, Sugiman dan Mimin tampak menangis.

Suara.com - Jagad media sosial (medsos) diramaikan dengan viralnya video yang di anggap bullying terhadap siswa Sekolah Dasar Negeri (SD) Pangkalan 2, Kampung Bedug, Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dua anaknya yang menjadi korban bernama Nia (7) dan Sugiman (8). Keduanya masih duduk di bangku kelas satu sekolah dasar. Setiap hari untuk sampai di sekolah, Nia dan Sugiman hanya berjalan kaki, lantaran memang tak jauh.

Dalam video yang beredar di jaga media sosial (medsos), Nia, Sugiman dan Mimin tampak menangis.

Hal itu diceritakan Mimin lantaran baju sekolah anaknya di injak-injak ke tanah.

"Ya saya nangis, buku sekolah anak saya dibuang, dilempar. Terus sama baju sekolah anak saya diinjak-injak. Siapa yang nggak nangis kan. Kasihan ke anak saya," terangnya.

Mimin menceritakan bahwa Nia dam Sugiman telah berbaikan dengan siswa yang mengejeknya. Bahkan kedua putra dan putrinya itu telah kembali bersekolah untuk mengenyam bangku pendidikan.

Video Editor: Fatikha Rizky Asteria N

Kontributor : Yandhi Deslatama

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS