George Floyd dan Kerusuhan Anti Rasialisme di Amerika Serikat

Rinaldi Aban

Para pengunjuk rasa berulang-ulang meneriakkan kalimat terakhir George Floyd yang terekam di video. "Saya tidak bisa bernapas".

Suara.com - Aksi unjuk rasa atas meninggalnya George Floyd di tangan polisi, semakin meluas. Ribuan demonstran berunjuk rasa di lebih dari 30 kota di Amerika Serikat.

Mereka memprotes rasialisme dan kekerasan oleh aparat penegak hukum terhadap warga berkulit hitam di Amerika Serikat. Para pengunjuk rasa berulang-ulang meneriakkan kalimat terakhir George Floyd yang terekam di video. "Saya tidak bisa bernapas". Beberapa unjuk rasa berakhir dengan kerusuhan dan penjarahan. (BBC Indonesia)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS