alexametrics

Kepergian Legenda Maradona Menyatukan Rakyat Argentina

Rinaldi Aban | BBC

Sebagian pelayat meneteskan air mata, sebagian melayangkan ciuman jauh dan memanjatkan doa ketika mereka melewati peti jenazah yang disemayamkan di Casa Rosada.

Suara.com - Ribuan orang memberikan penghormatan terakhir kepada legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, di Istana Presiden Casa Rosada, Buenos Aires.

Pihak berwenang menetapkan tiga hari berkabung mulai Kamis (26/11) setelah Maradona meninggal dunia di rumahnya di Buenos Aires hari Rabu (25/11). Setelah operasi penyumbatan darah di otak yang dilakoninya pada awal November lalu, Maradona tutup usia karena serangan jantung pada usia 60 tahun.

Sebagian pelayat meneteskan air mata, sebagian melayangkan ciuman jauh dan memanjatkan doa ketika mereka melewati peti jenazah yang disemayamkan di Casa Rosada.

Persatuan sepak bola Argentina mengatakan, "Maradona selalu ada di hati kami".

Presiden Argentina, Alberto Fernandez, mengatakan, "Anda membawa kami ke puncak dunia. Anda telah membuat kami begitu bahagia. Anda adalah yang terhebat dari yang hebat.

Komentar