Suara.com - Sop buntut bukan sekadar hidangan berkuah, melainkan bagian dari perjalanan panjang kuliner Indonesia. Kuah kaldu yang dimasak berjam-jam, potongan buntut yang empuk, serta aroma rempah yang khas menjadikan hidangan ini tetap relevan dan digemari lintas generasi.
Di tengah maraknya tempat makan baru, Sop Buntut Cut Meutia tetap bertahan sebagai salah satu kuliner legendaris. Ciri khasnya terletak pada potongan buntut yang besar, daging yang empuk hingga mudah lepas dari tulang, serta kuah yang mempertahankan cita rasa autentik dari resep turun-temurun.
Dalam Serasa Spesial Lebaran kali ini, tim mengunjungi langsung Sop Buntut Cut Meutia yang berada di dekat Stasiun Gondangdia. Seperti apa kelezatan dan keunikan yang ditawarkan? Selengkapnya, simak video di atas.
Creative/Videographer/Editor: Jasmine/Alya/Novi/Toraya/Jovan