Suara.com - Melalui pidato terbarunya, Prabowo menegaskan bahwa saat ini telah berdiri 10.000 Koperasi Merah Putih, dengan 3.300 di antaranya sudah beroperasi secara optimal.
Pembentukan koperasi ini bukan tanpa alasan; pemerintah bertekad agar negara dapat memegang kendali penuh atas rantai pasok, guna mencegah manipulasi pasar oleh pihak-pihak bermodal besar.
Lebih lanjut, Prabowo merancang kebijakan di mana seluruh penyaluran barang-barang subsidi ke depannya akan dilakukan eksklusif melalui Koperasi Merah Putih.
Kebijakan ini bertujuan untuk menghentikan praktik penyelewengan dan memperdagangkan barang subsidi secara bebas.
Dalam penutupnya, Prabowo juga memberikan peringatan keras terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Ia menegaskan kembali bahwa BUMN adalah milik seluruh rakyat Indonesia, bukan milik pribadi jajaran direksi, komisaris, maupun sekadar "sumber dana" bagi penguasa.
Simak pernyataan lengkapnya dalam video ini!