Kemnaker Luncurkan Aplikasi Siproni, Ini Sejumlah Manfaatnya...

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 04 Desember 2020 | 08:12 WIB
Kemnaker Luncurkan Aplikasi Siproni, Ini Sejumlah Manfaatnya...
Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemnaker, Budi Hartawan, dalam acara Grand Launching Siproni di Bekasi, Kamis (3/12/2020). (Dok : Kemnaker)

Suara.com - Untuk mengidentifikasi secara cepat kebutuhan peningkatan produktivitas setiap sektor usaha, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Layanan Produktivitas Terkini (Siproni) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

"Dengan mengukur tingkat produktivitas suatu perusahaan dengan Siproni, maka akan diperoleh gambaran kondisi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) kita dalam mewujudkan cita-cita pembangunan, serta dapat melihat sejauh mana kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi," kata Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemnaker, Budi Hartawan, dalam acara Grand Launching Siproni di Bekasi, Kamis (3/12/2020).

Aplikasi Siproni dapat diakses melalui laman web produktivitas.kemnaker.go.id. Budi berharap, melalui Siproni, Kemnaker dapat menyiapkan SDM yang berdaya saing dan produktif sebagai bagian dari peningkatan daya saing nasional.

“Serta seiring dengan itu juga akan meningkatkan produktivitas nasional,” katanya.

Budi menambahkan, Siproni merupakan salah satu langkah upaya mendukung Gerakan Produktivitas Nasional (GPN), yang akan dilengkapi dengan pembentukan Forum Produktivitas Kerja (Productivity Community) untuk meningkatkan peran serta aktif Pemerintah (Pusat dan Daerah), Pelaku Usaha (Perusahaan dan Industri), Serikat Pekerja dan Akademisi di Indonesia.

Indonesia melalui Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) telah menginisiasi Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing (GNP2DS). Gerakan ini adalah upaya menggerakkan seluruh komponen bangsa yang dilakukan secara terencana, terstruktur, sistimatis dan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan produktivitas nasional, kesejahteraan dan daya saing bangsa Indonesia.

"Implementasi tersebut akan dilakukan dengan teknologi, menggunakan aplikasi yang dinamakan Sistem Informasi Layanan Produktivitas Terkini, yang hari ini kita launching," katanya.

Menurutnya, Siproni adalah terobosan yang diperlukan untuk mendongkrak produktivitas dan daya saing nasional. Berdasarkan data World Economic Forum (WEF) dalam The Global Competitiveness Report 2019, skor daya saing Indonesia pada tahun 2019 sebesar 64,6 dan menempati peringkat 50 dari 141 negara yang tercakup.

Selain Siproni, dalam kesempatan yang sama juga diluncurkan buku Produktivitas dan Daya Saing Indonesia (Jilid I). Buku ini dapat diunduh secara gratis melalui link https://bit.ly/BukuProduktivitasDayaSaingIndonesia.

baca juga

"Agar peningkatan produktivitas menjadi masif, maka diperlukan data-data sektor ketenagakerjaan untuk dijadikan dasar dalam peningkatan produktivitas agar fokus pada area yang akan ditingkatkan. Data tersebut disediakan dalam bentuk buku jilid I hasil pengukuran produktivitas dan daya saing Indonesia," ujarnya.

Staf Khsusus Menaker, Dita Indah Sari, menambahkan, banyak aspek yang memengaruhi peningkatan produktivitas, baik produktivitas pada peruashaan maupun pekerja/buruh. Dari sisi perusahaan, beberapa variable yang memengaruhi produktivitas di antaranya adalah regulasi yang baik, penerapan teknologi yang tepat guna, infrastruktur dan sebagainya.

Sedangkan dari sisi pekerja/buruh, beberapa variable yang mempengaruhi produktivitas adalah penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja dan kompetensi pekerja/buruh itu sendiri. Untuk itu, ia meminta manajemen HRD di perusahaan untuk menjadikan produktivitas pekerja ini sebagai aspek penting dalam meningkatkan produktivitas perusahaan.

“Inilah pentingnya manajemne HRD bisa menjadikan produktivitas ini sebagai ukuran memberikan tambahan insentif kepada pekerja,” kata Dita.

Peluncuran aplikasi Siproni dan Produktivitas dan Daya Saing Indonesia ini juga diisi dengan dialog bersama Ketua Tim Pokja LPN dan Menaker periode 1999-2000, Bomer Pasaribu. Turut hadir dalam acara ini Direktur Bina Produktivitas Kemnaker, Fahrurozi; Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono; dan Kepala Disnakertrans Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apresiasi Pengusaha Kecil hingga Besar, Kemnaker Anugerahkan Siddhakarya

Apresiasi Pengusaha Kecil hingga Besar, Kemnaker Anugerahkan Siddhakarya

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2020 | 19:43 WIB

Tahun Ini, Jumlah Tenaga Kerja Bersertifikat Capai 4 Juta Orang Lebih

Tahun Ini, Jumlah Tenaga Kerja Bersertifikat Capai 4 Juta Orang Lebih

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:40 WIB

Campervan: Tren Baru yang Jadi Peluang Bisnis saat Pandemi

Campervan: Tren Baru yang Jadi Peluang Bisnis saat Pandemi

Video | Selasa, 01 Desember 2020 | 20:38 WIB

Menaker : Pemerintah Fokus pada Buruh yang Belum Bekerja atau Alami PHK

Menaker : Pemerintah Fokus pada Buruh yang Belum Bekerja atau Alami PHK

Bisnis | Selasa, 01 Desember 2020 | 10:50 WIB

Bertahan di Tengah Pandemi dengan Bisnis Lukis Sepatu

Bertahan di Tengah Pandemi dengan Bisnis Lukis Sepatu

Bali | Jum'at, 27 November 2020 | 20:32 WIB

Kreativitas Bisnis Lukis Sepatu Bertahan di Tengah Pandemi

Kreativitas Bisnis Lukis Sepatu Bertahan di Tengah Pandemi

Video | Jum'at, 27 November 2020 | 19:02 WIB

Terkini

Urai Antrean BBM di Bali, Pertamina Tambah Pasokan 57,9 Juta Liter

Urai Antrean BBM di Bali, Pertamina Tambah Pasokan 57,9 Juta Liter

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, 3 Orang Luka dan Lapak Narkoba Terbakar

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, 3 Orang Luka dan Lapak Narkoba Terbakar

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Squadron 42 Pamer Trailer Baru, Deretan Bintang Hollywood Bikin Heboh!

Squadron 42 Pamer Trailer Baru, Deretan Bintang Hollywood Bikin Heboh!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:30 WIB

IHSG Rawan Koreksi, Duo Sekuritas Raksasa Bocorkan 9 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Rawan Koreksi, Duo Sekuritas Raksasa Bocorkan 9 Saham Pilihan Hari Ini

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:27 WIB

Serangan Houthi dan Taktik Baru Iran Kerek Harga Minyak Dunia

Serangan Houthi dan Taktik Baru Iran Kerek Harga Minyak Dunia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:26 WIB

Geser Darmawan Prasodjo Jadi Dirut PLN, Ini Sepak Terjang Suroso

Geser Darmawan Prasodjo Jadi Dirut PLN, Ini Sepak Terjang Suroso

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Agar Uang Pensiun Cukup untuk Kebutuhan Sehari-hari, Ini yang Perlu Diperhatikan

Agar Uang Pensiun Cukup untuk Kebutuhan Sehari-hari, Ini yang Perlu Diperhatikan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:18 WIB

5 Zodiak yang Gampang Lelah Emosional dan Paling Rentan Alami Burnout

5 Zodiak yang Gampang Lelah Emosional dan Paling Rentan Alami Burnout

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:11 WIB

Ketika Protein Jadi Barang Mewah, Edukasi Gizi Tak Cukup dengan Penyuluhan

Ketika Protein Jadi Barang Mewah, Edukasi Gizi Tak Cukup dengan Penyuluhan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:09 WIB

×