Ini Gaya Bercinta yang Disarankan Saat Hamil

Ririn Indriani Suara.Com
Jum'at, 04 Desember 2015 | 21:10 WIB
Ini Gaya Bercinta yang Disarankan Saat Hamil
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat malam Dokter,
Begini Dok, saya menanyakan tentang hubungan intim saat hamil. Misalnya usia kehamilan baru sehari, lalu di hari ke berapa hubungan intim bisa dilakukan lagi? Terima kasih, Dok.

Ralfes

Jawab:

Selamat malam Ralfes,
Pada dasarnya, berhubungan intim saat hamil sama sekali tidak dilarang, selama kehamilan berjalan dengan baik alias tanpa keluhan apa pun.

Berhubungan seks bahkan dapat dilakukan sesering ketika belum hamil. Namun Anda juga tetap harus menyesuaikan dengan mood pasnagan.

Pasalnya, kehamilan biasanya disertai perubahan hormon, emosi yang naik turun, lelah, dan mual. Malah, seiring pertambahan usia kehamilan, sakit punggung makin terasa. Ibu hamil juga bisa saja tidak percaya diri karena mengalami perubahan bentuk tubuh. Alhasil, gairah seksual pun berkurang.

Keguguran yang terjadi di awal kehamilan bukan akibat berhubungan badan dengan pasangan, namun karena adanya masalah kromosom yang abnormal atau masalah pada perkembangan janin.

Janin yang tengah tumbuh di dalam kandungan aman, karena dilindungi ketuban (cairan amniotik), otot-otot rahim yang kuat, serta cairan mukus tebal yang menutupi mulut serviks. Artinya, berhubungan intim saat hamil tidak akan melukai janin.

Semua posisi berhubungan badan dapat dilakukan selama ibu hamil nyaman. Anda dan pasangan juga bisa bereksperimen untuk mendapatkan posisi yang benar-benar nyaman, seperti posisi spooning, berhadapan, atau woman on top untuk menghindari tekanan pada punggung yang sedang sakit.

Hindari posisi telentang bisa memberikan tekanan pada pembuluh darah besar. Anda berdua sebaiknya tetap berhati-hati bila ingin berhubungan intim, terutama jika ibu hamil memiliki kondisi berikut:
 
1. Pernah mengalami kelahiran prematur.
2. Mengalami perdarahan yang keluar dari dalam vagina.
3. Mengalami kebocoran cairan ketuban.
4. Serviks ibu mulai terbuka terlalu dini (inkompetensi serviks).
5. Sebagian atau seluruh plasenta menutupi mulut serviks (placenta previa).
6. Kram perut yang berulang.

Terima kasih, semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat bagi Anda.

Dijawab oleh dr. Nina Amelia Gunawan
Sumber: www.meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI