Bertengkar dengan Pasangan Normal, Asalkan...

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Selasa, 20 Juni 2017 | 13:37 WIB
Bertengkar dengan Pasangan Normal, Asalkan...
Ilustrasi pasangan bertengkar (Shutterstock)

Suara.com - Dalam suatu hubung an, perbedaan pendapat hingga memicu pertengkaran merupakan hal wajar. Menurut para pakar, pertengkaran dalam sebuah hubungan membuktikan hubungan Anda masih berjalan baik.

Lantas, bagaimana jika pertengkaran yang terjadi sudah masuk ke dalam hubungan yang tak sehat dan buruk? Berikut, beberapa fakta tentang pertengkaran dalam hubungan yang harus Anda ketahui.

"Berdebat adalah perilaku hubungan yang benar-benar sehat, dan normal. Tapi ketika sebuah argumen menjadi kurang konstruktif dan lebih banyak menimbulkan rasa sakit, itu bisa menyebabkan banyak masalah dalam hubungan Anda," kata Ahli Strategi Kencan, Jasmine Diaz.

Setiap hubungan memiliki apa yang Diaz sebut sebagai zona merah atau topik yang seharusnya tidak Anda diskusikan. Ini seperti garis yang seharusnya tidak Anda lewati demi kenyamanan pasangan.

"Melanggar zona merah dapat menyebabkan depresi, harga diri rendah, dan perasaan rendah diri," jelas Diaz.

Lebih lanjut, Diaz memaparkan, kondisi ini bisa menjadi "racun" bagi hubungan. Pasalnya, jika Anda tidak dapat menghargai batasan pasangan, hubungan Anda tidak akan dapat dipertahankan.

"Pertengkaran seputar topik di luar batas ini tidak akan produktif dan bukanlah sesuatu yang positif untuk hubungan Anda," imbuhnya.

Jika ada masalah yang perlu Anda diskusikan, sampaikanlah itu sebagai percakapan dan bukan tuduhan, saran Diaz.

Misalnya saat Anda ingin mengucapkan, "Kamu tidak pernah menghabiskan waktu denganku! Yang kamu lakukan hanyalah bermain dengan teman-temanmu". Coba ganti dengan kata-kata berikut "Ketika aku tidak bersama kamu sebentar saja, itu langsung membuatku merasa kesepian" atau bisa juga "apakah kamu mau kalau kita melakukan kencan atau bertemu seminggu sekali, bukan sebulan sekali?"

Dengan cara ini, kata Diaz, Anda tidak hanya membuat masalah yang terjadi menjadi jelas. Namun, juga mencari solusi. Memiliki percakapan yang berfokus pada tujuan mengarah pada hasil positif.

Jika Anda dapat melakukan pertarungan konstruktif, yakni percakapan yang intens atau emosional daripada perkelahian, Anda akan terus membangun fondasi yang kuat yang membawa hubungan Anda lebih dekat.

Dengan menyampaikan sebuah masalah sebagai percakapan, Anda akan ikut mengundang pasangan Anda untuk berpartisipasi dan memastikan bahwa Anda berdua saling mendengarkan. Komunikasi yang lebih baik berarti lebih sukses dan lebih sedikit pertengkaran juga tentunya! (Huffingtonpost)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sopan Santun dalam Hubungan Kini Semakin Hilang?

Sopan Santun dalam Hubungan Kini Semakin Hilang?

Lifestyle | Senin, 09 Januari 2017 | 20:11 WIB

Lima Kesalahan Besar dalam Hubungan yang Harus Dihindari di 2017

Lima Kesalahan Besar dalam Hubungan yang Harus Dihindari di 2017

Lifestyle | Senin, 02 Januari 2017 | 19:02 WIB

Ini Alasan Jangan Bertengkar di Depan Anak

Ini Alasan Jangan Bertengkar di Depan Anak

Health | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 19:54 WIB

Ini yang Kerap Membuat Frans dan Amara Bertengkar

Ini yang Kerap Membuat Frans dan Amara Bertengkar

Entertainment | Minggu, 07 Desember 2014 | 01:00 WIB

Terkini

OJK Akui Pakai Jasa Influencer Sebar Informasi Soal Strategi Hadapi MSCI

OJK Akui Pakai Jasa Influencer Sebar Informasi Soal Strategi Hadapi MSCI

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Panduan Pakai Bedak Padat Viva dan Cara Pilih Shade-nya untuk Kulit

Panduan Pakai Bedak Padat Viva dan Cara Pilih Shade-nya untuk Kulit

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS

Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Kartu Kredit Bukan Penghasilan Tambahan, Kenali Risiko Salah Kelola Limit

Kartu Kredit Bukan Penghasilan Tambahan, Kenali Risiko Salah Kelola Limit

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:38 WIB

BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari

BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Toffin Indonesia Jangkau 3.000 Peserta di 30 Kota Lewat Program Pengembangan F&B

Toffin Indonesia Jangkau 3.000 Peserta di 30 Kota Lewat Program Pengembangan F&B

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:34 WIB

KPK Telusuri Aliran Uang Rp19 Miliar, Anak dan Suami Fadia Arafiq Diperiksa

KPK Telusuri Aliran Uang Rp19 Miliar, Anak dan Suami Fadia Arafiq Diperiksa

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Ulasan Hyper Knife: Obsesi, Pengkhianatan, dan Dendam di Meja Operasi

Ulasan Hyper Knife: Obsesi, Pengkhianatan, dan Dendam di Meja Operasi

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Pasokan Gas RI Bertambah Setelah Sumur Jangkrik North East-6 Beroperasi

Pasokan Gas RI Bertambah Setelah Sumur Jangkrik North East-6 Beroperasi

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:23 WIB

×