Polemik Istighosah Dihadiri Ahok, Begini Respons Rois Aam PBNU

Rabu, 08 Februari 2017 | 06:05 WIB
Polemik Istighosah Dihadiri Ahok, Begini Respons Rois Aam PBNU
Petahana calon Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menghadiri Istighosah Kebangsaan Warga Nahdliyin DKI Jakarta di Jalan Talang III, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/2/2017). (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Ma'ruf Amin menyerahkan polemik acara "Istighosah Kebangsaan Warga Nahdliyin" kepada Pengurus Wilayah NU DKI Jakarta.

Seperti diketahui, acara yang digelar di kediaman Ketua Umum PPP Djan Faridz, Minggu (5/2/2017) sore lalu, menyulut kontroversi. Utamanya, setelah acara itu turut pula dihadiri calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Kita serahkan ke PWNU DKI Jakarta," ujar Ma'ruf yang juga Ketua Umum MUI, usai menyambangi Kantor PWNU DKI Jakarta, Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (7/2/2017).

Sementara itu, Wakil Ketua Tanfidziah PWNU DKI Jakarta, Munahar Mukhtar mengatakan, tak mengetahui adanya acara istighosah yang diselenggarakan NU DKI Jakarta.

Namun kata Munahar, jika acara tersebut diselenggarakan oleh PWNU DKI Jakarta, pihaknya memiliki mekanisme kepada pengurus PWNU DKI Jakarta.

"Kita tidak tahu menahu sama sekali. Itu nanti kalau memang ada diantara oknum pengurus, ada mekanismenya di kita PWNU," kata Munahar.

Sebelumnya, melalui pernyataan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (6/2/2017), pihak PWNU DKI Jakarta sudah menegaskan bahwa acara tersebut diselenggarakan tanpa sepengetahuan dan tidak ada sangkut pautnya dengan pengurus PWNU DKI.

"PWNU DKI tersinggung dan tetap mengecam keras perlakuan Ahok dan pengacaranya terhadap Rois Am PBNU KH. Ma’ruf Amin," demikian pernyataan tertulis Rois Syuriah PWNU DKI Jakarta, Mahfudz Asirun.

PWNU, katanya, mendukung pernyataan tegas Ketua Tanfidziah PBNU KH. Said Agil Siraj bahwa Ahok bersalah dan masyarakat NU Jakarta tidak akan memilih Ahok.

Baca Juga: Acara Dies Natalis Demokrat, SBY Singgung Isu Keadilan

"Akan menindak tegas jika ada pengurus yang berperan aktif di acara istighosah bersama Ahok sesuai dengan ketentuan organisasi," katanya.

Selain dihadiri Ahok, acara ini juga dihadiri Nur Muhammad Iskandar SQ, Ketua Relawan Nusantara NU dan Wakil Ketua Tanfidziah PWNU Taufik Damas, Nusron Wahid, juga Pengasuh Pondok Pesantren Soko Tunggal Semarang Nuril Arifin Husein atau Gus Nuril.

Di acara tersebut, Gus Nuril bercerita, kiai besar dan sesepuh NU, KH. Maimoen Zubair juga keturunan Tionghoa.

"Kemarin (beberapa waktu lalu) dalam pertemuan Kapolri dengan para ulama, ada pesan dari KH. Maimoen Zubair," kata Gus Nuril.

"Beliau kiai, sesepuh, ulama NU yang sudah berusia 94 tahun. Bahwa ternyata Kiai Maimoen Zubair itu bapaknya berasal dari Bangka Belitung yang bernama Kiai Zubair. Dan Kiai Zubair ada keturunan dari Aga Khan, yaitu saudaranya Kubilai Khan (Raja Mongolia)," Gus Nuril menambahkan.

Dia menjelaskan dari Bangka Belitung, ayah Maimoen pindah ke Sarang, Rembang, Jawa Tengah, dan memperistri putri kiai NU di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI