Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:20 WIB
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 1 Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (31/1/2026). (Dok: Biro Humas Kemensos/ Pian Ardiansyah)

Suara.com - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 1 Deli Serdang, Sumatra Utara, pada Sabtu (31/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat berasrama yang digagas Presiden Prabowo Subianto dirancang sebagai ruang belajar yang inklusif, termasuk bagi peserta didik penyandang disabilitas, tanpa adanya perlakuan berbeda.

Kedatangan Gus Ipul di SRMP 1 Deli Serdang disambut antusias oleh para siswa melalui yel-yel. Ia juga berdialog dengan komandan barisan, Fahry Adris, sebelum memberikan motivasi dan pelukan sebagai bentuk dukungan.

Gus Ipul menekankan bahwa proses pembelajaran di Sekolah Rakyat menerapkan prinsip inklusivitas, di mana seluruh siswa belajar bersama tanpa pembedaan, termasuk siswa penyandang disabilitas.

"Dan di sini gabung. Jadi satu, inklusif, tidak dibeda-bedakan, tetap diberi pembelajaran secara bersama-sama," lugas Gus Ipul.

Di SRMP 1 Deli Serdang terdapat seorang siswi penyandang disabilitas dengan kondisi down syndrome. Meski menghadapi tantangan dalam proses belajar, Gus Ipul meyakini siswi tersebut memiliki potensi dan keunggulan tersendiri.

Ia pun mengajak para guru dan tenaga kependidikan untuk terus mendampingi serta mengembangkan bakat yang dimiliki siswi tersebut. Menurutnya, tugas pendidik adalah menggali dan memperkuat keistimewaan setiap anak.

"Jadi down syndrom itu memang susah untuk menerima pelajaran sebagaimana anak-anak yang lain. Tetapi anak ini, pasti punya keunggulan, pasti ada kehebatannya. Nah, itu tugasnya guru-guru ini untuk memperkuat keistimewaan dari anak ini," kata Gus Ipul.

Selain menyoroti pendidikan inklusif, Gus Ipul juga mengapresiasi praktik toleransi antarumat beragama yang diterapkan di SRMP 1 Deli Serdang. Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat harus menjadi lingkungan yang bebas dari sikap intoleransi, perundungan, serta segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun seksual.

Gus Ipul mencontohkan penampilan seni siswa yang melibatkan peserta didik dari berbagai latar belakang agama yang tampil bersama di atas panggung sebagai wujud pendidikan kerukunan yang dikembangkan di Sekolah Rakyat.

baca juga

"Yang tampil menari tadi itu Masya Allah, tampil ada yang (beragama) Muslim, yang Katolik, ada yang Nasrani, menari bareng di atas panggung . Ini adalah pendidikan kerukunan yang dikembangkan di Sekolah Rakyat," ujarnya.

"Tidak boleh ada intoleransi, tidak boleh ada kekerasan fisik dan seksual. Dan juga tidak boleh ada perundungan atau bullying. Anak-anak harus dididik untuk bisa rukun sebagai sesama manusia, sebagai sesama warga bangsa," tambah Gus Ipul menegaskan.

Sementara itu, Komisioner Komisi Nasional Disabilitas (KND), Jonna Damanik turut mengapresiasi konsep pembelajaran Sekolah Rakyat yang menerapkan kurikulum Multi Entry Multi Exit. Menurutnya, pendekatan tersebut memungkinkan siswa belajar sesuai dengan bakat dan minat masing-masing, termasuk bagi peserta didik penyandang disabilitas.

Ia menegaskan bahwa prinsip Multi Entry Multi Exit menjadi filosofi Sekolah Rakyat dalam menggali potensi setiap anak secara inklusif melalui peran guru, kepala sekolah, dan pendamping.

"Prinsip Multi Entry Multi Exit itu menjadi filosofi dari Sekolah Rakyat. Artinya apa? Dia juga pasti punya potensi yang kami yakin guru, kepala sekolah, pendamping bisa menggalinya kedepan. Bahwa Sekolah Rakyat itu inklusif bagi penyanaan disabitas," jelas Jonna.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, Anggota Komisi VIII DPR RI M. Husni, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico.

Dalam acara itu, para siswa juga menampilkan beragam bakat, mulai dari tarian, paduan suara, pembacaan puisi, hingga pidato dalam bahasa Inggris dan Arab.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang

Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:25 WIB

Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 23:44 WIB

Gus Ipul Tegaskan Integritas dan Mutu Siswa dalam Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tegaskan Integritas dan Mutu Siswa dalam Program Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:33 WIB

Kemensos Dampingi Keluarga Randika yang Viral Disebut Meninggal Kelaparan

Kemensos Dampingi Keluarga Randika yang Viral Disebut Meninggal Kelaparan

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:26 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Tengah Sekolah Rusak: Solusi atau Salah Prioritas?

Pembangunan Sekolah Rakyat di Tengah Sekolah Rusak: Solusi atau Salah Prioritas?

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 16:39 WIB

Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Permanen Tertahan: Terkendala Status Lahan!

Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Permanen Tertahan: Terkendala Status Lahan!

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 07:52 WIB

Terkini

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Viral Tukang Ojek Bersimbah Darah Dianiaya Sajam oleh Penumpang di Bengkalis

Viral Tukang Ojek Bersimbah Darah Dianiaya Sajam oleh Penumpang di Bengkalis

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 13:19 WIB

Bolak-balik Terjerat Korupsi, Ini Rekam Jejak Fahd A Rafiq Politikus Golkar Kena OTT KPK

Bolak-balik Terjerat Korupsi, Ini Rekam Jejak Fahd A Rafiq Politikus Golkar Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:18 WIB

Dua Jenazah Korban KM Virgo Dievakuasi Pakai Helikopter dari Tengah Laut

Dua Jenazah Korban KM Virgo Dievakuasi Pakai Helikopter dari Tengah Laut

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:17 WIB

Debut Robot Cerdas AiMOGA Tampilkan Inovasi Layanan Publik

Debut Robot Cerdas AiMOGA Tampilkan Inovasi Layanan Publik

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:15 WIB

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:15 WIB

×