Dua Orang Panitia PPDB Diringkus OTT Polisi, Ditemukan 18 Amplop

Dythia Novianty

Minggu, 18 Juni 2017 | 04:07 WIB
Dua Orang Panitia PPDB Diringkus OTT Polisi, Ditemukan 18 Amplop
Ilustrasi pungli PPDB. [Antara]

Suara.com - Satreskrim Polres Tulungagung, Jawa Timur melakukan operasi tangkap tangan terhadap dua orang panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMPN 2 Tulungagung. Keduanya diduga melakukan pungutan liar terhadap orang tua siswa untuk penerimaan murid melalui jalur kompetensi.

"OTT dilakukan tim Saber Pungli pada Jumat (16/6) terhadap dua orang terlapor berinisial RB dan SP karena terkait dugaan korupsi," kata Kasubbag Humas Polres Tulungagung AKP Saeroji di Tulungagung, Sabtu (17/6/2017).

Ia menuturkan, OTT dilakukan saat kegiatan PPDB masih berlangsung. Petugas langsung menyergap ke ruang panitia di ruang kesiswaan dan mengamankan barang bukti berupa 18 amplop berisi uang total Rp33,5 juta dari tumpukan berkas panitia PPDB.

Petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain, yakni satu bendel daftar hadir orang tua, satu bendel daftar hadir siswa, satu bendel daftar rekapan peserta uji kompetisi, satu buku PPDB jalur tes uji kompetensi 2017/2018, tujuh berkas siswa yang mendaftar PPDB SMPN 2 Tulungagung, satu bendel amplop kosong berkop SMPN 2 Tulungagung dan satu tas warna hitam.

Dua orang panitia berinisial RB (44) dan SP (55) kemudian dibawa ke Mapolres Tulungagung untuk dimintai keterangan. Polisi tidak melakukan penahanan, karena setelah dimintai keterangan saksi RB dan SP diizinkan pulang.

"Terlapor selaku panitia PPDB SMPN 2 Tulungagung melalui jalur 'offline' (kompetensi) diduga menerima uang dari calon wali murid, dengan cara memberikan amplop warna cokelat kosong berlogo KOP SMPN 2 Tulungagung kepada mereka," kata Saeroji.

Polisi menduga, pemberian amplop kosong oleh panitia bertujuan agar calon wali murid memberikan sejumlah uang partisipasi.

"Uang itu berasal dari sumbangan wali murid. Seluruh amplop berisi sejumlah uang itulah yang kemudian kami sita sebagai barang bukti awal dilakukannya OTT dan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi (pungli)," katanya.

Saeroji menambahkan, hingga saat ini tim penyidik masih memeriksa saksi-saksi.

baca juga

"Kami baru melakukan pemeriksaan saksi terkait hal itu di SMPN 2 Tulungagung," katanya.

Dikonfirmasi terkait OTT tersebut, Kepala SMPN 2 Tulungagung Eko Purnomo enggan memberikan komentar atas dugaan penyelewengan panitia PPDB yang tertangkap OTT. Ia berdalih belum ada informasi benar dan pastinya terkait kabar tersebut.

"Jika ada hal semacam itu, langsung ke dinas saja. Kami belum mendapatkan informasi pasti terkait itu saat ini," katanya.

Ia mengatakan, jika memang ada kasus ini, pihaknya menegaskan tidak ada pengaruh atau perubahan pengumuman PPDB jalur offline yang diumumkan pada Sabtu (17/6). [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Amankan Rp470 Juta di OTT Tiga Pimpinan DPRD Mojokerto

KPK Amankan Rp470 Juta di OTT Tiga Pimpinan DPRD Mojokerto

News | Minggu, 18 Juni 2017 | 00:01 WIB

Penetapan Tersangka OTT DPRD Jatim

Penetapan Tersangka OTT DPRD Jatim

Foto | Rabu, 07 Juni 2017 | 12:55 WIB

Tujuh Bidan Diperiksa Polisi Terkait Pungli

Tujuh Bidan Diperiksa Polisi Terkait Pungli

News | Rabu, 07 Juni 2017 | 00:28 WIB

Terkini

Staf Menhut Raja Juli Mangkir! KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Terkait Kasus Suap

Staf Menhut Raja Juli Mangkir! KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Terkait Kasus Suap

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Pemkot Makassar Libatkan Sapi Kelola Sampah Warga di TPA

Pemkot Makassar Libatkan Sapi Kelola Sampah Warga di TPA

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Kisah Duka Nek Kurniati Tutup Usia Saat Ambil Beras Bantuan di Bogor

Kisah Duka Nek Kurniati Tutup Usia Saat Ambil Beras Bantuan di Bogor

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Cara Asap Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera Sampai Malaysia dan Singapura

Cara Asap Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera Sampai Malaysia dan Singapura

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Tarif LRT Velodrome - Manggarai Cuma Rp 5.000 hingga Oktober, Terhubung KRL dan Kereta Bandara

Tarif LRT Velodrome - Manggarai Cuma Rp 5.000 hingga Oktober, Terhubung KRL dan Kereta Bandara

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Sah! Sandiaga Uno Jadi Presiden Komisaris MUTU

Sah! Sandiaga Uno Jadi Presiden Komisaris MUTU

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Semen Gresik Raih Best Choice Brand Portland Cement Pada Ajang The Peoples Choice 2026

Semen Gresik Raih Best Choice Brand Portland Cement Pada Ajang The Peoples Choice 2026

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:31 WIB

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 Kevin Diks Bikin Bangga Indonesia di Jerman

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 Kevin Diks Bikin Bangga Indonesia di Jerman

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Sudah Terima Kompensasi Tapi Nekat Buka Lapak, 5 Bangunan Liar di Jalur Ciater-Subang Disegel

Sudah Terima Kompensasi Tapi Nekat Buka Lapak, 5 Bangunan Liar di Jalur Ciater-Subang Disegel

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Ulasan Nice to Not Meet You: Krisis Identitas di Balik Pekerjaan Impian

Ulasan Nice to Not Meet You: Krisis Identitas di Balik Pekerjaan Impian

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:25 WIB

×