Studi: Bumi Pernah Punya Lebih dari Satu Bulan

Liberty Jemadu

Selasa, 10 Januari 2017 | 20:43 WIB
Studi: Bumi Pernah Punya Lebih dari Satu Bulan
Ilustrasi Bumi dan bulan (Shutterstock).

Suara.com - Bulan, yang Anda lihat hampir setiap malam, rupanya bukan bulan pertama dan bukan satu-satunya yang pernah mengitari Bumi. Jutaan tahun silam, Bumi pernah punya lebih dari satu bulan, demikian kesimpulan hasil riset terbaru yang diutarakan oleh para ilmuwan dari Israel.

Teori baru yang dihasilkan para peneliti dari Technion-Israel Institute of Technology dan Weizmann Institute of Science itu membantah teori sebelumnya yang menyatakan bahwa bulan terbentuk ketika Bumi purba bertabrakan dengan sebuah planet kecil.

Dalam artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal Nature Geoscience, Hagai Perets dari Technion serta Raluca Rufo dan Oded Aharonson dari Weizmann Institute menulis bahwa bulan yang mengitari Bumi saat ini adalah bulan terakhir, sekaligus yang tersisa dari serangkaian bulan yang pernah mengitari Bumi di masa lalu.

"Model kami menunjukkan bahwa Bumi purba pernah memiliki serangkaian bulan. Masing-masing bulan itu terbentuk dari benturan-benturan dengan proto Bumi (planet Bumi pada awal pembentukannya)," kata Perets seperti dikutip Science Daily, Senin (9/1/2017).

Perets mengatakan bahwa bulan-bulan mini (moonlets) itu bertabrakan dengan Bumi, kemudian terpental atau berbenturan satu sama lain, sebelum berubah menjadi bulan-bulan yang berukuran lebih besar.

Sebelum sampai pada teori ini, para ilmuwan Israel ini menggelar 800 simulasi yang menggambarkan tabrakan antara Bumi dengan bulan-bulan mini tadi.

Model baru ini, simpul mereka, sesuai dengan teori yang diterima oleh dunia sains tentang sejarah terbentuknya Bumi. Dalam tahap terakhir pembentukannya, Bumi mengalami sejumlah tabrakan atau benturan dengan benda antariksa lain. Setiap benturan berkontribusi terhadap material proto Bumi, hingga akhirnya Bumi mencapai ukurannya saat ini.

"Kami yakin Bumi pernah punya banyak bulan," jelas Perets.

Ia menjelaskan bahwa bulan-bulan itu tak muncul bersamaan. Sebuah bulan, imbuh dia, sudah mengitari Bumi ketika terjadi benturan lain yang menciptakan bulan-bulan lain.

Gaya tarik-menarik antara Bumi dengan bulan-bulan itu menyebabkan mereka perlahan-lahan bergerak menjauhi Bumi. Bulan kita saat ini juga perlahan-lahan bergerak menjauhi Bumi dengan kecepatan sekitar 1cm per tahun.

Selain itu daya tarik-menarik antara tiap-tiap bulan juga mempengaruhi satu-sama lain, dan pada akhirnya mengubah jalur orbit mereka.

"Alhasil bulan-bulan berukuran kecil bisa saling bertabrakan dan menyatu," kata Rufo, yang memimpin riset ini.

Ia mengatakan bahwa tabrakan demi tabrakan pada akhirnya akan menciptakan sebuah bulan yang lebih besar.

"Itulah bulan yang kita lihat hari ini," ujar Rufo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NASA Teliti Kawah Baru di Bulan, Punya Titik Dingin Aneh

NASA Teliti Kawah Baru di Bulan, Punya Titik Dingin Aneh

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:01 WIB

Ramai Keluhan Warga soal Sumbangan Dipaksa di Senen, PMI DKI Jakarta Buka Suara

Ramai Keluhan Warga soal Sumbangan Dipaksa di Senen, PMI DKI Jakarta Buka Suara

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:54 WIB

5 Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Primbon Jawa, Dipercaya Bawa Keberkahan

5 Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Primbon Jawa, Dipercaya Bawa Keberkahan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 07:30 WIB

Bulan Dana Pensiun 2026, DPLK bank bjb Dorong Masyarakat Wujudkan Masa Depan Sejahtera

Bulan Dana Pensiun 2026, DPLK bank bjb Dorong Masyarakat Wujudkan Masa Depan Sejahtera

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 21:43 WIB

5 Fenomena Langit September 2026 yang Menarik Diamati, Ada Hujan Meteor

5 Fenomena Langit September 2026 yang Menarik Diamati, Ada Hujan Meteor

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 14:57 WIB

Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Beserta Gambarnya

Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Beserta Gambarnya

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:33 WIB

3 Shio yang Diprediksi Beruntung di September 2026, Ada Peluang Besar Menanti

3 Shio yang Diprediksi Beruntung di September 2026, Ada Peluang Besar Menanti

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Gerbang Gaib Terbuka! Ini 10 Pantangan Selama Bulan Hantu Tionghoa yang Harus Kamu Tahu

Gerbang Gaib Terbuka! Ini 10 Pantangan Selama Bulan Hantu Tionghoa yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra

Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?

Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 08:42 WIB

×