SuaraBandung.id - Nama Ferdy Sambo menjadi paling hot di tengah publik. Semenjak nama Ferdy Sambo dikaitkan dengan kematian Brigadir J, banyak arus massa yang meminta Polri membuka kembali kasus tragedi kemanusian di KM 50 dibuka kembali untuk diusut tuntas.
Irjen Ferdy Sambo saat ini berstatus tersangka atas pembunuhan berencana Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengumumkan langsung status Ferdy Sambo ini dinilai tepat, lantaran sebagai kejahatan luar biasa yang terstruktur.
Melihat kondisi Brigadir J yang sangat mengenaskan dihabisi secara brutal, publik lantas mengaitkan tragedi KM 50 pada sosok Ferdy Sambo yang saat itu juga ikut menangani kasus tersebut.
Seperti diketahui, kasus besar mengenai kejadian pada tahun 2020 silam, di mana 6 nyawa laskar FPI di KM 50 ditembak mati atas nama bela diri.
Saat itu, Polri mengatakan terjadi baku tembak dan ada perampasan senjata yang dilakukan laskar, sehingga diputuskan untuk membela diri dengan cara menembak.
Satu di antara yang meminta kasus KM 50 diusut kembali adalah akun Twitter @usuludin321.
Pemilik akun tersebut mengunggah ulang cuplikan dari sebuah acara televisi yang menyiarkan beberapa rekaman, di mana terdengar jelas suara rintihan para laskar FPI saat kejadian KM 50.
"KM 50, tragis menyayat hati, denger suara ini saja luluh lantah hati ini, Hanya ada kata : Biadab!!! Perbuatan kalian," tulis @usuludin321.
Rekaman rintihan para laskar ini terdengar sangat jelas dan sangat menyayat, di mana mereka akhirnya diketahui sudah meninggal dunia saat kejadian di KM 50.
"Tolong pak, pak tolong pak. Sakit," teriak seseorang meminta pertolongan dan ampunan yang diduga adalah suara laskar pengawal Habib Rizieq Shihab.
Unggahan dari akun tersebut kemudian kembali viral. Bahkan saking besarnya animo publik, unggahan tersebut telah diputar sebanyak 100 ribu kali.
Kemudian publik dunia maya menilai jika kasus yang juga ditangani Ferdy Sambo tersebut harus kembali diusut.
Netizen menilai terdapat kejanggalan pada kasus itu, di mana 6 laskar tewas secara sadis, hingga diharapkan dapat diusut kembali.
Selain kalangan netizen, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Fadli Zon ikut menyuarakan hal yang sama.
Anak buah Prabowo itu memberi tanggapan kembali terkait kasus KM 50, di mana atas nama keadilan harus diungkap dan diusut kembali.
Fadli Zon melalui akun twitternya jelas mengatakan, jika sudah waktunya peristiwa KM 50 untuk ditinjau ulang.
"Sudah waktunya Peristiwa KM 50 ditinjau ulang demi kebenaran dan keadilan. Apa yang sesungguhnya terjadi?" kata Fadli Zon dipantau melalui akun twitternya pada Sabtu (20/8/2022).
Rupanya cuitan Fadli Zon tersebut menjadi sorotan publik. Banyak yang berpendapat jika apa yang dikatakan Fadli Zon harus didengar lantaran seorang wakil rakyat.
Ada netizen yang mempertanyakan apa yang terjadi pada aparat sehingga begitu dendamnya pada laskar.
"Dendam apa wahai aparat sampai tega klean bunuh 6 manusia ? Apakah FPI mengganggu bisnis haram klean atau memang klean penganut islamphobia ? Coba bang DPR disuarakan lagi Kasus KM 50" ujar akun Erni****
Kemudian, ada yang menyinggung soal jumlah korban dalam sebuah kasus tragedi kemanusiaan.
"Satu korban tewas saja yg terlibat sekian banyaknya,apalagi kalau 6?" tulis @ua***
Sumber: SuaraKalbar.id