Ferdy Sambo Dalangi Pembunuhan Brigadir J hingga Pernah Tangani Tragedi KM 50, Cuitan Fadli Zon Banjir Dukungan

Suara Bandung

Minggu, 21 Agustus 2022 | 09:48 WIB
Ferdy Sambo Dalangi Pembunuhan Brigadir J hingga Pernah Tangani Tragedi KM 50, Cuitan Fadli Zon Banjir Dukungan
Kolase foto dokumen kejadian KM 50, Anggota DPR Fadil Zon, dan tersangka pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo. Fadli Zon melalui medsos mengatakan sudah saatnya kasus KM 50 diusut kembali demi keadilan. (Twitter.com @fadlizon, Tribrata News, kadivpropam)

SuaraBandung.id - Nama Ferdy Sambo menjadi paling hot di tengah publik. Semenjak nama Ferdy Sambo dikaitkan dengan kematian Brigadir J, banyak arus massa yang meminta Polri membuka kembali kasus tragedi kemanusian di KM 50 dibuka kembali untuk diusut tuntas.

Irjen Ferdy Sambo saat ini berstatus tersangka atas pembunuhan berencana Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengumumkan langsung status Ferdy Sambo ini dinilai tepat, lantaran sebagai kejahatan luar biasa yang terstruktur.

Melihat kondisi Brigadir J yang sangat mengenaskan dihabisi secara brutal, publik lantas mengaitkan tragedi KM 50 pada sosok Ferdy Sambo yang saat itu juga ikut menangani kasus tersebut.

Fadli Zon minta kasus KM 50 diungkap kembali. [twitter.com @fadlizon]

Seperti diketahui, kasus besar mengenai kejadian pada tahun 2020 silam, di mana 6 nyawa laskar FPI di KM 50 ditembak mati atas nama bela diri.

Saat itu, Polri mengatakan terjadi baku tembak dan ada perampasan senjata yang dilakukan laskar, sehingga diputuskan untuk membela diri dengan cara menembak.

Satu di antara yang meminta kasus KM 50 diusut kembali adalah akun Twitter @usuludin321. 

Pemilik akun tersebut mengunggah ulang cuplikan dari sebuah acara televisi yang menyiarkan beberapa rekaman, di mana terdengar jelas suara rintihan para laskar FPI saat kejadian KM 50.

"KM 50, tragis menyayat hati, denger suara ini saja luluh lantah hati ini, Hanya ada kata : Biadab!!! Perbuatan kalian," tulis @usuludin321.

baca juga

Rekaman rintihan para laskar ini terdengar sangat jelas dan sangat menyayat, di mana mereka akhirnya diketahui sudah meninggal dunia saat kejadian di KM 50.

"Tolong pak, pak tolong pak. Sakit," teriak seseorang meminta pertolongan dan ampunan yang diduga adalah suara laskar pengawal Habib Rizieq Shihab.

Unggahan dari akun tersebut kemudian kembali viral. Bahkan saking besarnya animo publik, unggahan tersebut telah diputar sebanyak 100 ribu kali.

Kemudian publik dunia maya menilai jika kasus yang juga ditangani Ferdy Sambo tersebut harus kembali diusut.

Netizen menilai terdapat kejanggalan pada kasus itu, di mana 6 laskar tewas secara sadis,   hingga diharapkan dapat diusut kembali.

Selain kalangan netizen, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Fadli Zon ikut menyuarakan hal yang sama.

Anak buah Prabowo itu memberi tanggapan kembali terkait kasus KM 50, di mana atas nama keadilan harus diungkap dan diusut kembali.

Fadli Zon melalui akun twitternya jelas mengatakan, jika sudah waktunya peristiwa KM 50 untuk ditinjau ulang.

Tangkap layar cuitan Anggota DPR Fadli Zon. [twitter.com @fadlizon]

"Sudah waktunya Peristiwa KM 50 ditinjau ulang demi kebenaran dan keadilan. Apa yang sesungguhnya terjadi?" kata Fadli Zon dipantau melalui akun twitternya pada Sabtu (20/8/2022).

Rupanya cuitan Fadli Zon tersebut menjadi sorotan publik. Banyak yang berpendapat jika apa yang dikatakan Fadli Zon harus didengar lantaran seorang wakil rakyat.

Ada netizen yang mempertanyakan apa yang terjadi pada aparat sehingga begitu dendamnya pada laskar.

"Dendam apa wahai aparat sampai tega klean bunuh 6 manusia ? Apakah FPI mengganggu bisnis haram klean atau memang klean penganut islamphobia ? Coba bang DPR disuarakan lagi Kasus KM 50" ujar akun Erni****

Kemudian, ada yang menyinggung soal jumlah korban dalam sebuah kasus tragedi kemanusiaan.

"Satu korban tewas saja yg terlibat sekian banyaknya,apalagi kalau 6?" tulis @ua***

Sumber: SuaraKalbar.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengerikan! Brigadir J Diduga Digiring ke Duren Tiga, Pembicaraan di Lantai Tiga Siapa Bertugas Menjalankan Eksekusi

Mengerikan! Brigadir J Diduga Digiring ke Duren Tiga, Pembicaraan di Lantai Tiga Siapa Bertugas Menjalankan Eksekusi

Bandung | Minggu, 21 Agustus 2022 | 07:25 WIB

Kuwat Ma'ruf Tutupi Masalah Besar di TKP Magelang, Bharada E Sampai Diusir dan Diminta Tidak Ikut Campur

Kuwat Ma'ruf Tutupi Masalah Besar di TKP Magelang, Bharada E Sampai Diusir dan Diminta Tidak Ikut Campur

Bandung | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 16:34 WIB

Ada Wanita Lain di Rumah Ferdy Sambo, TKP Magelang Mulai Terang, Brigadir J Dipisahkan dari Putri Candrawati

Ada Wanita Lain di Rumah Ferdy Sambo, TKP Magelang Mulai Terang, Brigadir J Dipisahkan dari Putri Candrawati

Bandung | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 16:20 WIB

Beredar Kabar Panglima TNI Andika Perkasa Sikat Sindikat Ferdy Sambo di Bisnis Narkoba, Cek Fakta di Sini

Beredar Kabar Panglima TNI Andika Perkasa Sikat Sindikat Ferdy Sambo di Bisnis Narkoba, Cek Fakta di Sini

Bandung | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 14:41 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×