Rizal Ramli Sebut Awal Revolusi Rakyat Sudah Terjadi: Impact Dahsyat "Samboisme", Kekaisaran Ferdy Sambo Tumbang

Suara Bandung Suara.Com
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 12:11 WIB
Rizal Ramli Sebut Awal Revolusi Rakyat Sudah Terjadi: Impact Dahsyat "Samboisme", Kekaisaran Ferdy Sambo Tumbang
Kolase Brigadir J, Rizal Ramli, dan Ferdy Sambo. Rizal Ramli mengatakan sudah terjadi revolusi rakyat di kasus terbongkarnya kejahatan Ferdy Sambo. (rizki bali putra sundana)

SuaraBandung.id - Sambo efek benar-benar masih bisa dirasakan hingga saat ini. Kasus pembunuhan Brigadir J yang sangat sadis serta dibumbui drama, membuat panjang cerita yang belum terungkap.  

Tokoh nasional, Rizal Ramli mengatakan jika mencuatnya kasus Ferdy Sambo terkait pembunuhan Brigadir J adalah awal dari gerakan revolusi rakyat secara digital. 

Dengan gerakan itu, memaksa siapapun untuk tidak bisa tidak mengabaikan kasus tersebut.

"Inilah sebetulnya awal dari people revolution secara digital. Revolusi rakyat, tapi pakai digital doang," katanya. 

"Tapi impactnya dahsyat sekali karena memaksa siapapun untuk tidak bisa mengabaikan," kata Rizal dikutip dari ANTARA pada Sabtu (27/8/2022).

Rizal Ramli mengatakan, berita soal pembunuhan Brigadir J sangat menyita perhatian publik selama dua bulan terakhir ini. 

Kasus Ferdy Sambo ini dikatakan ekonom senior itu, mampu mengalahkan tayangan infotainment.

Hal itu disebabkan pada drama Sambo ini mengandung unsur cerita yang lengkap. Mulai dari adanya peristiwa pembunuhan, kemudian dugaan perselingkuhan, hingga dugaan geng mafia di tubuh Polri.

Rizal Ramli menyebut, kasus ini adalah gejala "Samboisme", karena memiliki beberapa dimensi pembunuhan di dalamnya, sadis, biadad, tidak bermoral.

Baca Juga: Mengerikan! Ustaz Abdul Somad Unggah Doa Habib Rizieq: Semoga Allah SWT Menghancurkan Sehancur-hancurnya Para Pelaku Pembantaian Tragedi KM 50

"Ini pembunuhan sadis, terencana, penghapusan barang-barang bukti secara sistematis," kata Rizal Ramli.

Rizal Ramil memiju kinerja Polri dalam hal menumbangka Sambo di dalam kasus pembunuhan ini.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian kini berharap kasus ini dapat membongkar lebih jauh terkait problematika Satuan Tugas Khusus (Satgassus) dalam Polri, termasuk aliran dana di dalamnya.

"Harus dibuka polanya, dipertanggungjawabkan karena kalau enggak betul-betul ini kegiatan mafia di dalam polisi," kata Rizal.

"Kita benahin demokrasi kita, kita bersihkan polisi, hapuskan multifungsi dari pada Polri," kata dia.

SuaraJawaTengah.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI